Olahgaya Jenama Lux Buatan Indonesia
Salah satu koleksi pakaian dari Nushantara. ([email protected])
KENYATAAN yang tidak dapat disangkal adalah salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan seseorang dalam membeli produk adalah merek-nya. Saat membicarakan merek produk fesyen, tidak hanya tentang seberapa mahal produk tersebut. Melainkan prestise dan rasa bangga ketika menggunakan produk dari merek tertentu.
Bagi banyak orang, membeli barang mewah bukanlah pembelian yang tidak biasa. Daya tarik barang-barang mewah tidak dapat disangkal seperti bahan kulit yang lembut, logo yang mencolok, dan label harganya.
Sekarang sudah banyak merek barang mewah Indonesia yang kualitasnya tidak kalah dengan merek mewah luar negeri. Dilansir dari Tiktok @Fendifashionblog, ada beberapa luxury brand Indonesia yang kualitasnya tidak kalah saing dengan merek-merek luar negeri.
Baca Juga:
Kaynn
Kaynn merek tas lokal asal bandung memiliki kualitas bahan dan pengerjaan tidak kalah dengan brand sekelas MIU MIU. Memiliki desain yang serupa dengan tas Double Knot dari Bottega Veneta tapi ada perbedaan dari segi struktur dan siluetnya. Dibuat dengan desain dan konstruksi cermat dan jahitan tersembunyi tanpa cela. Tas ini juga menggunakan bahan kulit sapi yang sangat lembut saat disentuh. Tas ini juga cukup kokoh sehingga tidak akan mudah tergores.
Nushantara.id
Garmen berdesain sederhana dengan sentuhan keluruhan budaya ini akan sangat cocok untuk dikenakan sehari - hari. Brand lokal Nushantara mengadopsi motif Toile de Jouy yang berakar dari Irlandia namun pada tahun 1760 berkembang pesat di Perancis.
Nushantara menyuntikan ragam identitas budaya tanah air pada latar kain polos yang menjadi ciri khas Toile de Jouy. Koleksi bertajuk Barong Bagus dari Nushantara menampilkan karakter Barong dan Jatayu sebagai “Bintang Utama” yang menjadi simbol kebajikan dan kepahlawanan yang juga terinspirasi dari bentangan alam Bali.
Baca Juga:
Jetalla aneiu
Brand lokal yang membutuhkan waiting list selama 2 tahun. Sebuah fashion brand yang memproduksi tas dan leather goods handmade yang berlokasi di bandung. Menggunakan leather import yang dikirim langsung dari jerman dan perancis. Produk-produk dari Jetalla Aneiu dibuat secara manual. Satu tas berukuran medium membutuhkan pengerjaan hingga 60 jam lamanya. Setiap kulit dan jahitan dirangkai menggunakan tangan.
Sapindelick
Brand lokal asal Kediri ini memproduksi tas dan leather goods handmade. Sapindelick memiliki beberapa koleksi mulai dari tas hingga dompet tetapi yang paling mencuri perhatian adalah warna - warna kustom untuk kulit - kulitnya. Berbagai pilihan warna dapat kita pilih mulai dari kuning hingga merah muda. Tentu saja jahitannya tidak perlu kita ragukan lagi. (ahs)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik