NTT Haramkan Gerakan #2019GantiPresiden, Ada Langsung Ditindak

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 04 September 2018
NTT Haramkan Gerakan #2019GantiPresiden, Ada Langsung Ditindak

#2019GantiPresiden

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi mengharamkan adanya deklarasi gerakan "2019gantipresiden# di wilayah mereka. Jika sampai ada yang melanggar akan ditindak dan langsung dibubarkan

"Jika ada organisasi massa yang hendak melakukan gerakan #2019gantipresiden# maka akan berhadapan dengan aparat keamanan," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTT Sisilia Sona di Kupang, Selasa (4/9).

Tito
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Setkab

Sisilia beralasan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah menyatakan gerakan ganti presiden 2019 resmi dilarang, sehingga tidak boleh ada aktivitas di NTT.

Penegasan ini disampaikan Sisilia terkait dengan rencana Presidium Gerakan #2019gantipresiden# Hajenang yang akan menggelar gerakan tersebut di Manggarai Barat, Pulau Flores pada 10 November 2018 sebagai wahana pendidikan politik buat rakyat.

Hajenang berdasarkan informasi yang dilansir dari Antara, diketahui sempat mengajar di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kupang, dan berprofesi sebagai pengacara. Namun, saat ini dilaporkan sudah tidak mengajar lagi di universitas swasta itu.

ganti

Sementara itu, Ketua Presidium Gerakan #2019gantipresiden# Wilayah NTT Hajenang beralasan gerakan yang digagasnya ini lebih kepada pendidikan politik. Menurut dia, kegiatan ini bukanlah makar, dan bukan pula anti UUD 1945 dan Pancasila.

"Gerakan yang saya bangun adalah lebih ke pendidikan politik. Supaya masyarakat jangan salah tafsir tentang gerakan #2019ganti presiden#," kata Hajenang.

Ketita ditanya soal motivasinya, Hajenang mengatakan gerakannya juga hanya bersifat dialogis untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang demokrasi, hukum, dan politik terkait tagar #2019gantipresiden#. (*)

Hajenang menegaskan, kegiatan deklarasi ini lebih fokus kepada dialogis tentang kebijakan-kebijakan strategis bangsa yang selama ini belum menjawab kebutuhan rakyat itu sendiri.

Tidak ada kampanye di jalanan lalu teriak-teriak dan mencelah atau memfitnah tokoh-tokoh penting di republik ini tanpa dasar argumen yang jelas," tandas dia. (*)

##2019GantiPresiden #NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Rekaman yang ditampilkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 bukan pascagempa Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Bantuan tersebut, dikirim menggunakan ragam jenis pesawat angkut dari mulai Hercules C-130 hingga pesawat terbesar milik TNI AU yakni A400M.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Bagikan