Novel September Pengingat Tragedi Berdarah

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 22 September 2018
Novel September Pengingat Tragedi Berdarah

Noorca M. Massardi penulis novel September. (Foto: instagram@raynimassardi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TENTU bukan tanpa alasan novel berjudul September dipilih untuk acara Bincang Buku Bersama Anggota DPR RI di Perpustakaan MPR Gedung Nusantara IV, Senayan. Novel fiksi tersebut diilhami oleh peristiwa Tragedi September 1965 di Indonesia.

Bangsa Indonesia tentu tak bisa melepaskan diri dari catatan kelam yang membunuh tujuh perwira tinggi militer Indonesia dan beberapa orang lainnya dalam usaha kudeta. Hal tersebut kemudian membuat sang penulis,Noorca M. Massardi ingin mengabadikannya dalam bentuk tulisan.

noorca m massardi
Noorca M. Massardi. Menulis buku yang sensitif menurut sebagian orang. (Foto: instagram@raynimassardi)

Sebelum dibukukan novel tersebut pernah dimuat di harian Media Indonesia sejak 2004. Tema yang sensitif membuat banyak orang enggan menggali cerita tersebut. Banyak orang berspekulasi bahwa hal tersebut membuat penerbitan cerita bersambung September dihentikan secara tiba-tiba. “Penerbitan cerita tersebut dihentikan oleh pihak redaksi di tengah jalan karena hal yang tak saya ketahui secara pasti,” ucap Noorca.

Mengangkat sejarah dalam karya sastra tak bisa main-main. Meskipun ia banyak melibatkan imajinasi agar karyanya menjadi menarik, Noorca juga melakukan riset secara mendalam. Jiwa jurnalis yang mendarah daging dalam diri lulusan Ecole Superieure de Journalis, Paris, Perancis tersebut membuatnya mencari tahu banyak fakta seputar peristiwa yang terjadi pada 30 September hingga 1 Oktober 1965 tersebut. Novel yang ditulis selama enam tahun tersebut didasarkan pada riset pustaka dari jurnal ilmiah baik Indonesia atau asing.

noorca M Massardi
Menulis novel September selama enam tahun. (Foto: instagram@raynimassardi)

Dirinya berusaha memahami sesungguhnya apa yang terjadi pada periode itu. Dengan demikian, ia lebih bisa menjiwai karyanya tersebut. Dirinya juga piawai dalam membangun emosi para pembaca lewat deskripsi yang hidup.

Selain itu, riset mendalam juga dilakukan agar data yang ia kumpulkan valid dan sesuai dengan kenyataan yang ada. Ia tak ingin menyesatkan sejarah Indonesia. “Ini bagian dari tanggung jawab saya sebagai pengarang kepada rakyat Indonesia,” tuturnya. (avia)

#Buku
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fun
Komik PGI Mulai Naik Harga 1 November 2026, Ini Daftar Manga yang Perlu Diketahui
PGI akan menyesuaikan harga komik mulai 1 November 2026. Simak daftar manga yang saat ini dibanderol Rp 65.000 di Phoenix Anime Store.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Komik PGI Mulai Naik Harga 1 November 2026, Ini Daftar Manga yang Perlu Diketahui
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Ita mengajak pembaca melakukan sesuatu yang sering kali tidak mudah dilakukan seorang pemimpin, yakni becermin pada diri sendiri sambil tertawa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
ShowBiz
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Jason Ranti dan Mice Misrad mempertemukan puisi dan kartun dalam buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Bagikan