Normalisasi Kali Krukut Dipersoalkan PKS, Gubernur Pramono Janji Lakukan Sosialisasi ke Warga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Normalisasi Kali Krukut Dipersoalkan PKS, Gubernur Pramono Janji Lakukan Sosialisasi ke Warga

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan melakukan normalisasi Kali Krukut di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Yani menyebut sejumlah warga di bantaran kali, khususnya di kawasan Pela Mampang, mulai merasa resah setelah mendengar rencana proyek tersebut.

Menurutnya, keresahan muncul karena hingga kini belum ada sosialisasi resmi dari pemerintah mengenai dampak dan mekanisme pelaksanaan proyek.

“Warga khawatir tempat tinggal mereka akan terdampak langsung. Mereka menyampaikan keresahan itu kepada saya saat reses,” kata Yani, Kamis (13/11).

Politikus PKS itu mendesak agar Pemprov DKI segera turun ke lapangan untuk memberikan penjelasan dan memastikan hak-hak warga yang terdampak terpenuhi secara layak.

Baca juga:

Hari Pertama Kerja, Wagub Rano Karno Ungkap Kendala Pengerukan Kali Krukut untuk Atasi Banjir

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa pemerintah akan segera melakukan sosialisasi menyeluruh kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Kali Krukut dan Kali Mampang.

“Kami sudah rapat khusus mengenai ini, dan saya telah memerintahkan untuk dilakukan sosialisasi, baik di Sungai Krukut maupun Sungai Mampang, termasuk hulunya,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.

Pramono menjelaskan, normalisasi Kali Krukut dilakukan untuk mengatasi banjir berulang di kawasan Jakarta Selatan, terutama di wilayah Kemang dan sekitarnya.

Dari hasil peninjauan langsung di Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, ia menemukan kondisi aliran sungai yang menyempit akibat banyaknya bangunan berdiri di atas badan kali, sehingga menghambat laju air saat hujan deras.

Baca juga:

Normalisasi Kali Krukut Mulai dari Segmen Tarakanita hingga Jembatan Tendean

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, berencana melakukan normalisasi sepanjang 1,3 kilometer pada segmen Kali Krukut yang paling rawan banjir. Selain itu, pemerintah juga akan menyiagakan pompa air tambahan di ujung Kali Krukut untuk membantu mempercepat aliran air ke hilir.

“Persoalan di Kali Krukut ini sudah berulang-ulang. Sudah waktunya dieksekusi. Dengan normalisasi 1,3 kilometer ini, banjir di Jakarta Selatan bisa berkurang, walau sebagian air akan turun ke wilayah lain,” jelas Pramono.

Ia menegaskan, normalisasi ini menjadi langkah penting dalam strategi pengendalian banjir jelang musim penghujan, sekaligus bagian dari upaya jangka panjang Pemprov DKI untuk memperbaiki tata kelola sungai di Jakarta. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Gubernur DKI Jakarta #Pramono Anung #Normalisasi Sungai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Rano Karno: Layanan Pajak Masih Tetap Berjalan
Gedung Bapenda DKI terbakar pada Sabtu (8/8) lalu. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, layanan pajak tetap berjalan.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Rano Karno: Layanan Pajak Masih Tetap Berjalan
Indonesia
Pramono Ingin Persija Juara, Trofi Liga Jadi Kado HUT ke-500 Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ingin Persija juara liga. Momentum itu menjadi kado ulang tahun Jakarta ke-500.
Soffi Amira - Minggu, 09 Agustus 2026
Pramono Ingin Persija Juara, Trofi Liga Jadi Kado HUT ke-500 Jakarta
Indonesia
Bank Jakarta Kolaborasi Bareng Persija, Macan Kemayoran Bidik Trofi Liga
Persija membidik trofi liga musim ini. Bank Jakarta pun memberikan dukungan untuk Macan Kemayoran.
Soffi Amira - Minggu, 09 Agustus 2026
Bank Jakarta Kolaborasi Bareng Persija, Macan Kemayoran Bidik Trofi Liga
Indonesia
Ribuan ASN Terdampak Kebakaran Bapenda, DKI Siapkan Kantor Sementara Gedung di Cikini
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan gedung di Cikini untuk relokasi ASN terdampak kebakaran Bapenda.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Ribuan ASN Terdampak Kebakaran Bapenda, DKI Siapkan Kantor Sementara Gedung di Cikini
Indonesia
Akhir Polemik Viral 2 JPO 'Love-Hate Relationship' Rasuna Said, Milik Pemprov DKI Dibongkar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan membongkar JPO lama di Kuningan yang viral sebagai ‘Love-Hate Relationship’. JPO baru integrasi LRT akan dipertahankan dan diperbaiki.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Akhir Polemik Viral 2 JPO 'Love-Hate Relationship' Rasuna Said, Milik Pemprov DKI Dibongkar
Indonesia
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono: Polisi masih Selidiki
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses investigasi.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono: Polisi masih Selidiki
Indonesia
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono Sebut tak Ada Korban Jiwa dan Data Perpajakan Aman
Gubernur menegaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono Sebut tak Ada Korban Jiwa dan Data Perpajakan Aman
Indonesia
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Data Perpajakan dan Aset DKI Dipastikan Aman
Pemprov DKI memastikan pelayanan publik dan data perpajakan tetap aman setelah Gedung Abdul Muis terbakar. Sekitar 1.000 ASN disiapkan skema kerja sementara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Data Perpajakan dan Aset DKI Dipastikan Aman
Indonesia
Mobil Disembunyikan di IRTI Monas, Pramono Bongkar Siasat ASN Akali Aturan Naik Transportasi Umum
Pramono Anung mengungkap cara sejumlah ASN DKI mengakali aturan wajib naik transportasi umum setiap Rabu dengan memarkir mobil di IRTI Monas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Mobil Disembunyikan di IRTI Monas, Pramono Bongkar Siasat ASN Akali Aturan Naik Transportasi Umum
Indonesia
Gubernur Pramono Kaget Sekolah Simpan Ratusan Senjata Api hingga Narkoba, Sebut Menodai Dunia Pendidikan
Politikus PDI Perjuangan ini menilai yayasan sekolah telah memberikan contoh yang buruk.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Gubernur Pramono Kaget Sekolah Simpan Ratusan Senjata Api hingga Narkoba, Sebut Menodai Dunia Pendidikan
Bagikan