Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Nokia Hengkang dari Rusia

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 13 April 2022
Nokia Hengkang dari Rusia

Nokia menarik diri dari pasar bisnisnya di Rusia (Foto: unsplash/pawerczerwinski)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUNTUT dari invasi Rusia ke Ukraina cukup berdampak luas. Sejumlah perusahaan yang berbisnis di Rusia memilih untuk menghentikan dan menarik bisnisnya dari negara tersebut. Salah satunya yakni produsen ponsel ternama, Nokia.

CEO Nokia Pekka Lundmark menuturkan bahwa Nokia telah menarik diri dari pasar bisnisnya di Rusia. Seperti yang dikutip dari laman Reuters, langkah Nokia dinilai lebih jauh dari produsen ponsel saingannya yakni Ericsson, yang mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan bisnis di Rusia tanpa batas waktu.

Baca Juga:

Ponsel Android dengan Chipset Unisoc Jadi Sasaran Peretas

okia mengatakan bahwa keputusan keluar dari Rusia merupakan satu-satunya pilihan (Foto: pixabay/hermann)

Sejumlah sektor bisnis seperti telekomunikasi di Rusia, sudah dibebaskan dari beberapa sanksi atas dasar kemanusiaan. Namun, Nokia mengatakan bahwa keputusan keluar dari Rusia merupakan satu-satunya pilihan. "Kami hanya tidak melihat kemungkinan untuk melanjutkan (bisnis) di negara ini dalam situasi saat ini," jelas Lundmark dalam sebuah wawancara.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Nokia dikabarkan tengah mengajukan lisensi yang relevan untuk mendukung pelanggan sesuai dengan sanksi saat ini. Baik Nokia maupun Ericsson menghasilkan persentase penjualan satu digit yang rendah di Rusia, sementara perusahaan Tiongkok seperti Huawei dan ZTE punya pangsa pasar yang lebih besar.

Baca Juga:

Mengenal Teknologi Kamera Ponsel Canggih pada Huawei P50 Pro

Pihak Nokia tak mengharapkan keputusan tersebut berdampak pada prospek 2022. Rusia pun berslisih dengan Finlandia dan Swedia, yang merupakan negara asal Nokia dan Ericsson, terkait minat mereka untuk bergabung dengan aliansi militer NATO.

Tak hanya itu, Rusia pun telah mendorong perusahaan untuk mulai membangun jaringannya hanya dengan memakai peralatan Rusia, dan berusaha membujuk Nokia serta Ericsson untuk membangun pabrik di negara itu.

Nokia tidak akan melanjutkan rencana membangun pangkalan telekomunikasi 4G dan 5G di Rusia. (Foto: pixabay/hermann)

Lundmark mengatakan bahwa Nokia tidak akan mengimplementasikan rencana yang diumumkan pada November tersebut untuk mendirikan usaha patungan dengan Yadro Rusia. Usaha tersebut bertujuan untuk membangun stasiun pangkalan telekomunikasi 4G dan 5G.

Keputusan Nokia untuk meninggalkan Rusia cukup berdampak besar. Karena akan memengaruhi sekitar 2.000 pekerja, dan beberapa dari mereka mungkin ditawari pekerjaan di negara lainnya. Saat ini Nokia memiliki sekitar 90 ribu karyawan di seluruh dunia.

Lundmark menutup pernyataannya dengan mengatakan banyak yang harus diubah sebelum memungkinkan untuk mempertimbangkan kembali berbisnis di Rusia. (ryn)

Baca Juga:

Samsung Dilarang Jual Ponsel di Rusia, Ada Apa?

#Teknologi #Nokia #Smartphone
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Tekno
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Spesifikasi Redmi Note 17 dan Note 17 Pro kini sudah terungkap. HP itu akan rilis 14 Juli 2026.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Tekno
Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, Tembus Rp 56 Juta!
Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra akan rilis 22 Juli 2026. Kini, bocoran harganya sudah terungkap.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, Tembus Rp 56 Juta!
Tekno
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Biaya produksi iPhone 18 Pro Max kemungkinan akan naik. Hal itu dikarenakan harga komponennya meningkat hampir Rp 5,4 juta.
Soffi Amira - Jumat, 10 Juli 2026
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Bagikan