Nilai Perdagangan Indonesia-Swedia Naik 13 Persen Per Oktober 2022

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 14 Desember 2022
Nilai Perdagangan Indonesia-Swedia Naik 13 Persen Per Oktober 2022

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan State Secretary for Foreign Trade Kementerian Luar Negeri Swedia HE Mr Hakan Jevrell. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan State Secretary for Foreign Trade Kementerian Luar Negeri Swedia HE Mr Hakan Jevrell di sela-sela rangkaian acara KTT Peringatan ASEAN-EU.

Pertemuan tersebut membahas kesepakatan untuk memanfaatkan keketuaan kedua negara di kedua kawasan.

"Kedua pihak tentunya ingin melakukan langkah sinergi yang strategis, memanfaatkan peran penting Indonesia dan Swedia yang memegang keketuaan (chairmanship) di kawasan masing-masing pada tahun 2023 mendatang," ujar Airlangga, Rabu (14/12).

Baca Juga:

Bappebti Hentikan Perdagangan Aset Kripto FTX

Salah satu isu yang didiskusikan adalah terkait peningkatan kerja sama bidang ekonomi antara Indonesia dan Swedia. Per bulan Oktober 2022 kemarin, nilai total perdagangan bilateral meningkat sebesar 13,2 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Hal ini menggambarkan besarnya kesempatan untuk meningkatkan kerja sama bilateral guna semakin menyeimbangkan dan menguntungkan kedua pihak," ujar Airlangga.

Lebih lanjut, Swedia mendukung percepatan penyelesaian perundingan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sesegera mungkin.

Indonesia meyakini bahwa perjanjian perdagangan tersebut dapat menjadi pendorong yang kuat untuk upaya peningkatan kerja sama bidang ekonomi, perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan Uni Eropa.

Indonesia mencatat bahwa Swedia merupakan investor terbesar di Indonesia untuk negara di kawasan Nordik. Kerja sama investasi kedua pihak terus meningkat dengan signifikan, termasuk di sektor manufaktur, di mana terdapat relokasi Pusat Manufaktur SKF dari Tiongkok ke Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 70 juta.

"Di lain sisi, Indonesia juga mencatat realisasi investasi dari Swedia yaitu proyek pembangunan ramah lingkungan dari OurEcolution untuk membangun fasilitas rendah karbon di Nusa Tenggara Barat dengan nilai sebesar USD 5,3 juta," kata Airlangga.

Baca Juga:

Neraca Perdagangan RI Surplus 30 Bulan Berturut-turut

Airlangga mencatat sudah terdapat perusahaan manufaktur SKF yang merupakan investor utama Swedia di Indonesia. Lebih lanjut, Indonesia juga mengundang perusahaan Swedia lainnya untuk dapat berpartisipasi dalam proyek pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara yang fokus pada konsep smart city dan mengedepankan aspek keberlanjutan.

"Indonesia juga mendorong Swedia untuk bekerja sama dalam upaya pengurangan emisi melalui pemanfaatan energi terbarukan, misalnya melalui proyek pengembangan green hydrogen dan green ammonia," paparnya.

Ditambah lagi, Swedia juga memiliki banyak expertise dalam pengembangan small modular nuclear reactor yang merupakan salah satu sumber energi bersih yang dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Harapannya, Swedia dapat berbagi pengalaman terhadap sektor potensial ini yang mana Swedia telah menyatakan kesiapannya. (Asp)

Baca Juga:

Siap Masuki Era Perdagangan 4.0, PB ESI Dukung Pengembang Gim E-Sports Lokal

#Airlangga Hartarto #Swedia
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Berita Foto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sambangi KPK Bahas Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai pertemuan dengan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Januari 2026
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sambangi KPK Bahas Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Indonesia
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 akan menjadi yang tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Indonesia
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Penerapan Work From Mall dilakukan secara bertahap di sejumlah provinsi dengan dukungan Pemerintah daerah dan perusahaan teknologi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 28 Desember 2025
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Indonesia
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
Pemerintah mendorong pemanfaatan pusat perbelanjaan sebagai ruang kerja alternatif yang mendukung perkembangan ekonomi digital dan gig economy.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
Indonesia
Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik
Berdasarkan data nasional, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat tercatat mencapai USD 26,4 miliar, sedangkan impor berada pada kisaran USD 12 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 18 November 2025
Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik
Indonesia
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen
Sejumlah komoditas Indonesia yang tidak diproduksi di AS dipastikan akan mendapatkan pembebasan tarif masuk seperti minyak kelapa sawit mentah
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen
Indonesia
Menko Airlangga Malah Senang Emas Sumbang Inflasi Terbesar, Ini Alasannya
Lonjakan inflasi saat ini menunjukkan masyarakat mulai beralih ke investasi emas setelah diluncurkannya bullion bank pada Februari 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 04 November 2025
Menko Airlangga Malah Senang Emas Sumbang Inflasi Terbesar, Ini Alasannya
Indonesia
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis, Didukung 3 Pokja
Perintah Presiden ditindaklanjuti dengan rakortas menteri dan tujuannya adalah untuk mengoordinasi dan mengonsolidasikan, menyelaraskan program strategis pemerinta
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Oktober 2025
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis, Didukung 3 Pokja
Bagikan