Cegah Kantuk saat Berkendara dengan Permen Karet

KaptenKapten - Rabu, 28 Juni 2017
Cegah Kantuk saat Berkendara dengan Permen Karet

Berkendara selama tiga jam dapat membuat saraf lemah. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Saat mengemudi untuk rute yang jauh, Anda mungkin saja mengantuk. Kondisi seperti ini sangat berbahaya karena dapat memicu terjadinya kecelakaan.

Seperti dilansir New York Times, kondisi mengantuk menjadi penyebab 37 persen dari total kecelakaan di Amerika Serikat setelah 59 persen total kecelakaan karena mabuk.

Survei lain dari Societe de I' assurance du Québec (SAAQ) menyebutkan mengantuk merupakan penyebab kematian tertinggi akibat kecelakaan,

Pada dasarnya, kurang tidur menjadi hal utama penyebab kantuk. Lelah karena kurang tidur saat mengemudi menyebabkan saraf sensorik dan motorik lemah, berpengaruh pada refleks yang juga ikut melemah.

Salah satu cara menghindari kejadian yang tidak diinginkan dalam berkendara seperti yang telah disebutkan antaranya, mengatur waktu mengemudi anda. Umumnya orang akan kelelahan jika telah mengemudi selama 2 - 3 jam. Karena kedua syaraf tersebut dituntut untuk konsentrasi terhadap jalan sehingga mengalami ketegangan syaraf berdampak menurunnya tingkat konsentrasi.

Cara terbaik dengan beristirahat, bila Anda mulai merasakan kelelahan dan kantuk sebaiknya carilah tempat singgah. Istirahatkan syaraf Anda selama 20-30 menit. Lalu olahraga ringan dengan melakukan peregangan agar otot bisep dan trisep dan laktat di otot-otot tidak tegang lagi.

Kurangi konsumsi makanan mengandung karbohidrat sebelum anda berkendara, karena asam animo esensial di karbohidrat akan mengubahnya ke niacin dan vitamin B di mana niacin memproduksi seretonin. Menurut berbagai pakar kesehatan, seretonin menimbulkan rasa nyaman dan memicu rasa kantuk.

Cara lain adalah mengunyah permen karet. Selama mengunyah permen karet, konsentrasi berkendara akan meningkat. Itulah beberapa tips mencegah kantuk yang dapat Anda praktikkan sebelum dan selama berkendara di musim libur Lebaran ini. (Bing)

Baca juga berita terkait: Tetap Bugar Saat Perjalanan Umroh

#Keselamatan Berkendara #Kualitas Tidur #Kecelakaan Maut
Bagikan
Ditulis Oleh

Kapten

Kapten Merah Putih

Berita Terkait

Indonesia
Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan Maut di Tol Paspro, Dikabarkan Sudah Lewati Masa Kritis
Anggota DPR RI, Gus Hilman, sudah melewati masa kritis usai mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan Maut di Tol Paspro, Dikabarkan Sudah Lewati Masa Kritis
Indonesia
Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Anggota DPR di Tol Pasuruan hingga Sebabkan Korban Jiwa, Diduga Sopir Tak Konsentrasi
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Probolinggo Kota, Aipda Muhammmad Taufik Rahadian mengatakan, kecelakaan melibatkan dua mobil.
Frengky Aruan - Minggu, 24 Mei 2026
Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Anggota DPR di Tol Pasuruan hingga Sebabkan Korban Jiwa, Diduga Sopir Tak Konsentrasi
Indonesia
Menhub Beberkan Kronologi Tabrakan KA di Bekasi Timur
Kecelakaan itu menewaskan 16 orang dan menyebabkan total 124 korban. 

Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Menhub Beberkan Kronologi Tabrakan KA di Bekasi Timur
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
Tim DVI Kesulitas Identifikasi 17 Jenazah Korban Bus ALS Terbakar
Proses identifikasi korban melalui ciri fisik maupun properti pribadi mengalami kendala karena sebagian besar barang milik korban terlepas dari tubuh
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Tim DVI Kesulitas Identifikasi 17 Jenazah Korban Bus ALS Terbakar
Indonesia
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
KAI buka suara soal insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. KAI meminta publik menunggu hasil investigasi KNKT.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
Indonesia
Tim DVI Terima 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel
Tim DVI saat ini masih fokus melakukan identifikasi korban melalui pencocokan data antemortem dan postmortem yang diperoleh dari keluarga korban.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Tim DVI Terima 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel
Indonesia
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Muratara, DPR Minta Investigasi Total
Tragedi bus ALS vs truk tangki BBM di Muratara menewaskan 16 orang. DPR pun meminta KNKT untuk segera melakukan investigasi total.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Muratara, DPR Minta Investigasi Total
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
DPR memberikan dukungan penuh kepada Direktur Utama PT KAI (Persero) untuk menginisiasi perbaikan menyeluruh yang mengacu pada akurasi data
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
Bagikan