Negara Ini Punya Pasukan Militer Anak-Anak

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 24 Januari 2015
Negara Ini Punya Pasukan Militer Anak-Anak

Foto: News.com.au

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional- Sejak tahun 2011, telat tercatat sebanyak 19 negara merekrut anak-anak sebagai gerilyawan militernya. UNICEF memperkirakan bahwa ada sekitar 250.000 anak-anak yang diikutsertakan dalam kelompok bersenjata untuk ikut berperang, bom bunuh diri, mata-mata, dan bahkan turut melakukan tugas-tugas rumah tangga seperti memasak.

Human Rights Watch mengungkapkan bahwa alasan negara-negara tersebut merekrut anak-anak adalah karena mereka dianggap mudah diintimidasi dan dimanipulasi.

Seperti yang dikutip News.com.au, berikut adalah negara-negara yang merekrut anak-anak sebagai pasukan militer mereka:

1. Afganistan

Negara ini merekrut anak-anak sebagai kelompok pemberontak bagi pasukan Taliban. Menurut Human Rights Watch, mereka digunakan untuk bom bunuh diri, mata-mata dan sebagainya. Polisi Nasional Afganistan juga memakai anak-anak sebagai bagian dari mereka.

2. Kolumbia

Beberapa dari ribuan anak laki-laki dan perempuan dipaksa dan sukarela untuk ikut kelompok oposisi bersenjata. Mereka digunakan sebagai gerilyawan untuk meletakkan ranjau dan bahan peledak dan tugas militer lainnya. Banyak gadis yang mengalami pelecehan seksual termasuk perkosaan dan aborsi paksa.

3. Kongo

Pada puncak perang di Kongo, PBB mencatat ada lebih dari 30.000 anak-anak yang berjuang dengan angkatan bersenjata pemerintah. Sebagian besar memang sudah ada yang ditarik namun perekrutan masih tetap ada akibat konflik bar di sana menurut laporan Human Rights Watch.

4. Uganda

PBB memperkirakan ada 2 juta anak-anak tewas sejak tahun 1987 dii Uganda. Selain itu 6 juta lainnya juga dikabarkan terluka parah atau cacat permanen.

Baik pemerintah dan tentara pemberontak memaksa anak-anak untuk bergabung dengan mereka. Beberapa lainnya ikut secara sukarela karena mereka ingin keluar dari kondisi kelaparan dan kemiskinan.

#Militer #Anak-anak #Tentara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Indonesia
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Nasib Empat Tersangka Penganiaya Andrie Yunus Ditentukan di Pengadilan Militer Besok
Oditurat Militer memastikan proses hukum terhadap empat oknum TNI yang menjadi tersangka penyiraman air keras ini berjalan transparan dan profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Nasib Empat Tersangka Penganiaya Andrie Yunus Ditentukan di Pengadilan Militer Besok
Indonesia
Tambahan Pesawat Militer A400M Tergantung Putusan Menteri Pertahanan
TNU AU hanya bertugas sebagai pengguna atau operator dari setiap alat utama sistem senjata yang dibeli Kemhan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Tambahan Pesawat Militer A400M Tergantung Putusan Menteri Pertahanan
Indonesia
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia
Selain pengerahan armada mandiri, Prancis memperkuat komitmennya terhadap keamanan kolektif Eropa
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia
Indonesia
Pramono Anung Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung kebijakan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang mulai berlaku 28 Maret 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Pramono Anung Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Dunia
Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak
Menurut juru bicara Kemlu Qatar, wilayah Qatar telah menjadi sasaran tiga rudal jelajah, yang semuanya ditembak jatuh, 101 rudal balistik, 98 di antaranya ditembak jatuh, dan 39 drone, 24 di antaranya ditembak jatuh.
Frengky Aruan - Rabu, 04 Maret 2026
Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak
Dunia
Militer AS Klaim Telah Serang Hampir 2.000 Target di Iran dalam Pengerahan Terbesar di Timur Tengah
Kepala Komando Pusat Angkatan Darat AS juga menilai bahwa kemampuan Iran untuk membalas menurun.
Frengky Aruan - Rabu, 04 Maret 2026
Militer AS Klaim Telah Serang Hampir 2.000 Target di Iran dalam Pengerahan Terbesar di Timur Tengah
Indonesia
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
“Ini bisa menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme," ujar Gus Yahya
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
Bagikan