Nasib Tak Menentu Korban First Travel di Padang Lapor Polisi

Eddy FloEddy Flo - Senin, 28 Agustus 2017
Nasib Tak Menentu Korban First Travel di Padang Lapor Polisi

Warga mengantre untuk mengurus refund di Kantor First Travel, Jakarta Selatan, Rabu (26/7). (ANTARA/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Korban penipuan First Travel dari daerah-daerah mulai menjerit. Setelah jemaah umrah dari Yogyakarta mengadukan Firs Travel ke YKLI kini giliran korban dari kota Padang, Sumatera Barat.

Sudah empat orang korban First Travel melaporkan nasibnya ke polisi. Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, Sumbar, Kombes Pol Chairul Aziz mengatakan hingga saat ini pihaknya menerima empat laporan dari korban biro perjalanan umroh First Travel.

"Hingga saat ini telah ada empat warga yang membuat laporan, laporan tersebut dan segera ditindaklanjuti," katanya di Padang, Senin (28/8).

Ia mengimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Fisrt Travel untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Sehingga diketahui berapa banyak warga di Padang yang menjadi korban.

"Jika yang melapor sedikit maka kami hanya akan menerima dan menampung saja, kemudian dilimpahkan ke Mabes Polri yang menangani kasus. Namun jika korbannya banyak, tidak tertutup kemungkinan untuk membuka posko pengaduan," jelasnya.

Sebelumnya, warga melapor terakhir ke Polresta Padang adalah pasangan suami-isteri Suparman (53) dan Jusmayenti (50) serta satu korban lainnya Rostina Senin (28/8). Sementara satu korban telah membuat laporan terlebih dahulu.

Ketiganya mengaku menjadi korban perjalanan umroh tersebut dan mendaftar melalui agen yang ada di daerah setempat.

Hanya saja, sampai saat ini para korban itu tidak kunjung diberangkatkan sesuai jadwal.

Suparman beserta isterinya mendaftar pada November 2015, dan mengaku telah melunasi seluruh biaya administrasi sebesar Rp28,6 juta. Termasuk biaya perlengkapan umroh sebesar Rp280 ribu, yang menurut agen untuk administrasi.

Saya dijadwalkan berangkat pada Juni 2017, namun hingga kini tak kunjung diberangkatkan. Kemudian setelah melihat pemberitaan tentang First Travel, akhirnya saya putuskan untuk melapor ke polisi, jelasnya.

Laporan korban itu diterima dengan nomor nomor LP/1751/K/VIII/2017 - SPKT Unit I. Sementara laporan korban Rosnita diterima dengan nomor LP/1750/K/VIII/2017-SPKT UNIT I.

Korban Rosnita telah menyetor uang kepada salah satu agen First Travel sebesar Rp14,3 juta. Para korban berharap agar uang yang telah disetorkan itu bisa dikembalikan, sehingga niatan masing-masing yang ingin berangkat umrah bisa tetap ditunaikan menggunakan jasa biro lain.(*)

#Kota Padang #First Travel #Biro Perjalanan Haji Dan Umrah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Kamis, 17 September.
Frengky Aruan - Kamis, 17 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
Indonesia
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Kabut asap karhutla menyerang Padang, kualitas udara berbahaya. Pemkot Padang meliburkan TK dan PAUD, sementara SD-SMP melaksanakan PJJ 9–11 September 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Indonesia
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Indonesia
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
R mengalami masalah psikologis karena perundungan, ia merupakan korban tindakan teman-temannya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
Indonesia
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
R yang merupakan pelajar di sana diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Bom rakitan meledak di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengungkap pelaku berinisial R (17), pelajar yang belajar membuat bom dari internet dan grup daring. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Bagikan