Sains

NASA: 2020 Merupakan Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 21 Januari 2021
NASA: 2020 Merupakan Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

Tahun 2020 memecahkan rekor sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah. (Foto: YouTube NASA Goddard)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN 2020 memang tahun yang panas sekali. Bukan karena hati panas akibat kesal enggak bisa pergi kemana-mana, melainkan disebabkan iklim yang buruk. Badan antariksa AS NASA baru saja menetapkan bahwa 2020 adalah tahun paling panas dalam sejarah. Bahkan disebut-sebut melampaui tahun 2016 yang selama empat tahun terakhir tercatat sebagai tahun terpanas.

Mengutip laman 'Hypebae', Goddard Institute for Space Studies (GISS) yang berbasis di New York menyebutkan bahwa suhu rata-rata global meningkat 1,02 derajat celcius. Ini dibandingkan rata-rata dasar antara tahun 1951 dan 1980.

Baca Juga:

Kerja di Coffee Shop Bikin Kamu Lebih Kreatif

Bahkan selama beberapa tahun terakhir, Bumi memang sedang panas-panasnya. "Tujuh tahun terakhir telah menjadi tujuh tahun terpanas dalam catatan, melambangkan tren pemanasan dramatis yang sedang berlangsung," tutur Direktur GISS, Gavin Schmidt.

Hal ini jadi penting karena tren tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Melihat meningkatnya dampak manusia terhadap iklim, mereka mengatakan bahwa tiap tahunnya mungkin rekor terpanas baru akan terus dipecahkan.

Berdasarkan catatan NASA, suhu permukaan global Bumi di tahun 2020 setara dengan 2016 lalu. Akan tetapi, NASA meyakini ada kesalahan dalam analisisnya. Jadi sebenarnya 2020 bisa lebih panas daripada 2016.

Ada sejumlah alasan mengapa tahun 2020 bisa dinobatkan sebagai tahun terpanas. Suhu mulai memanas ketika kebakaran hutan Australia terjadi pada paruh pertama. Kejadian naas ini telah menghanguskan 46 juta hektar tanah dan melepaskan kepulan asap besar setinggi 18 mil. Peristiwa tersebut secara signifikan meningkatkan jumlah sinar matahari yang mencapai permukaan bumi.

Baca Juga:

Mesin Mobil Modern Perlu Pelumas yang Tepat

panas
Pandemi COVID-19 membuat sinar matahari banyak mencapai permukaan tanah. (Foto: Pexels/Miguel Á. Padriñán)

Sebenarnya peristiwa kebakaran hutan saja belum tentu membuat 2020 menjadi tahun terpanas. Namun berselang beberapa waktu kemudian pandemi COVID-19 melanda satu dunia.

Wabah ini mengurangi polusi udara karena adanya penutupan bisnis dan penguncian. Masyarakat diminta untuk tetap tinggal di rumah sehingga kualitas udara semakin baik. Sayangnya hal tersebut justru mengakibatkan lebih banyak sinar matahari mencapai planet dan akhirnya menciptakan efek pemanasan. Secara keseluruhan, emisi karbon dioksida telah meningkat secara bertahap.

Jadi serba salah ya. Polusi udara menurun ternyata belum tentu berdampak baik. Justru malah meningkatkan pemanasan global. (Sam)

Baca Juga:

5 Makanan yang Dapat Memutihkan Gigi

#Teknologi #Sains
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Bocoran OPPO Find X10 Ultra: Kamera 200MP, Zoom Optik 10x, Baterai hingga 8.500 mAh
OPPO Find X10 Ultra akan membawa spesifikasi spesial. HP ini akan menggunakan kamera telefoto periskop 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Bocoran OPPO Find X10 Ultra: Kamera 200MP, Zoom Optik 10x, Baterai hingga 8.500 mAh
Tekno
iPhone 18 Pro Max Kabarnya Pakai Baterai Lebih Besar, Saingi Samsung Galaxy S27 Ultra
iPhone 18 Pro Max akan membawa baterai lebih besar. Namun, baterai versi Eropa/global dan AS akan berbeda.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
iPhone 18 Pro Max Kabarnya Pakai Baterai Lebih Besar, Saingi Samsung Galaxy S27 Ultra
Lifestyle
City Vision Resmikan Iconic Thamrin, Media Digital 3D 8K Terbesar Hadir di Jakarta
City Vision meluncurkan Iconic Thamrin, yakni platform media digital premium di Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
City Vision Resmikan Iconic Thamrin, Media Digital 3D 8K Terbesar Hadir di Jakarta
Tekno
OPPO Bubble Kini Bisa Dipakai di iPhone, Aksesori Kamera Unik Seharga Rp 1,3 Juta
OPPO Bubble kini sudah bisa digunakan di iPhone. Pengguna pun bisa pakai kamera belakang lebih mudah.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
OPPO Bubble Kini Bisa Dipakai di iPhone, Aksesori Kamera Unik Seharga Rp 1,3 Juta
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Tekno
Kamera Vivo X500 Pro Max Bocor, Sensor Sony LOFIC 50MP dan Periskop 200MP Jadi Senjata Baru
Vivo X500 Pro Max kini siap naik kelas lewat kameranya. HP ini akan membawa kamera periskop 200MP.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Kamera Vivo X500 Pro Max Bocor, Sensor Sony LOFIC 50MP dan Periskop 200MP Jadi Senjata Baru
Tekno
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bocor, Kamera Ultra-Wide Naik Jadi 50MP
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra akan membawa kamera ganda. Kabarnya, kamera ultra-wide akan beresolusi 50MP.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bocor, Kamera Ultra-Wide Naik Jadi 50MP
Tekno
Nothing Phone (4b) Siap Meluncur 7 Juli 2026, Hadir dengan Desain Transparan Khas dan Dibekali Chipset Snapdragon
Nothing Phone (4b) dipastikan memakai chipset Snapdragon. Jelang peluncuran 7 Juli 2026, bocoran spesifikasi, desain transparan, hingga kamera 50 MP mulai terungkap.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Nothing Phone (4b) Siap Meluncur 7 Juli 2026, Hadir dengan Desain Transparan Khas dan Dibekali Chipset Snapdragon
Tekno
Bocoran iPhone 2027 Mulai Terungkap, Apple Siapkan iPhone 18, Air 2, hingga 19 Pro!
iPhone 2027 siap memberikan kejutan. Kabarnya, iPhone 19 Pro dan iPhone lipat kedua sudah masuk tahap pengujian.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Bocoran iPhone 2027 Mulai Terungkap, Apple Siapkan iPhone 18, Air 2, hingga 19 Pro!
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik Rp 3,5 Juta, Sudah Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam?
Harga iPhone 18 Pro diprediksi naik hingga Rp 3,5 juta. Pembeli pun harus merogoh kocek lebih dalam.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik Rp 3,5 Juta, Sudah Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam?
Bagikan