MerahPutih.com - Nanda Prima menghadirkan sisi yang lebih intim melalui single terbarunya bertajuk Memori Satu Atap
Jika pada karya-karya sebelumnya ia kerap mengangkat dinamika relasi dan luka batin antara sepasang insan, kali ini Nanda memilih menelusuri rindu yang paling hening—sebuah kerinduan yang sakral atas kehilangan sosok orang tua.
Memori Satu Atap menjadi ruang refleksi personal yang berbeda dari rilisan-rilisan terdahulu. Lagu ini menyuarakan perasaan kehilangan yang tidak selalu lantang, namun terasa dalam dan membekas.
Melalui lirik yang puitis dan aransemen yang lebih lembut, Nanda seolah mengajak pendengar menyusuri kenangan masa lalu di bawah satu atap yang sama.
Baca juga:
Dzulfahmi Siap Debut Album 'DZUL' di 2026, Buka Jalan Lewat Single 'Lika & Liku'
Kolaborasi Lintas Generasi, Haddad Alwi Gandeng Danilla di Single Religi 'Pengakuanku'
Lirik Memori Satu Atap - Nanda Prima
Ayah
Kumohon
rayulah Tuhan agar kita kembali berjumpa
Tuk sekedar melepas rindu
yang sekian tahun membeku
Meski dalam mimpi
Ibu
Kulupa
bertanya apa makna dari namaku ini
Mengapa kau sanding namaku
dengan indahnya namamu
Sungguh aku lupa
Kini kalian telah tiada
dan kita beda dunia
Kutadah doa agar engkau bahagia
Ibu demi Tuhan aku rindu
Jaga ayah disana untukku
Malam ini tumpah air mataku
Kini kalian telah tiada
dan kita beda dunia
Kutadah doa agar engkau bahagia
Ibu demi Tuhan aku rindu
Jaga ayah disana untukku
Malam ini tumpah air mataku
Malam ini tumpah air mataku
(far)