Merahputih.com - Status izin kerja Dean James sebagai WNI di Liga Belanda memicu polemik besar antara NAC Breda dan Go Ahead Eagles pasca putusan terbaru dari federasi sepak bola Belanda, KNVB.
Perselisihan hukum ini berfokus pada legalitas dokumen pemain yang memperkuat Go Ahead Eagles saat meraih kemenangan telak di lapangan.
Baca juga:
Ancaman Banding Melalui Jalur Hukum
NAC Breda memberikan respons cepat terhadap keputusan federasi yang dianggap tidak memihak. Melansir laporan dari Voetbal Primeur, manajemen NAC Breda saat ini tengah intens melakukan diskusi dengan tim pengacara.
Langkah tersebut bertujuan untuk mengkaji kemungkinan pengajuan banding atas putusan KNVB yang memvalidasi status Dean James.
NAC Breda merasa keberatan dengan hasil investigasi awal dan menilai ada pelanggaran regulasi yang nyata terkait administrasi pemain asing.
Fokus utama keberatan ini tertuju pada absennya izin kerja resmi bagi Dean James yang kini menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Tudingan Pemain Ilegal dan Penolakan KNVB
Manajemen NAC Breda bersikukuh bahwa Go Ahead Eagles menurunkan pemain ilegal dalam laga pertemuan kedua tim. Ketiadaan izin kerja di Belanda bagi pemain berstatus WNI menjadi dasar utama gugatan tersebut. Padahal, dalam pertandingan itu, Go Ahead Eagles berhasil membantai NAC Breda dengan skor mencolok 6-0.
Meski tekanan dari pihak penggugat terus mengalir, otoritas tertinggi sepak bola Belanda tampaknya tidak ingin mengubah hasil pertandingan. KNVB menegaskan bahwa status laga tersebut tetap sah meski ada keberatan administratif.
Baca juga:
"KNVB segera menegaskan bahwa pertandingan ulang bukanlah sebuah opsi," tulis laporan media Belanda, Voetbal Primeur.
Hingga saat ini, proses hukum masih terus bergulir seiring dengan upaya NAC Breda mencari keadilan lewat bantuan tenaga ahli hukum profesional. Kasus ini menjadi sorotan tajam bagi pencinta sepak bola di Indonesia mengingat keterlibatan Dean James sebagai pemain naturalisasi.

