Merahputih.com - PSSI tengah membidik target menembus posisi 100 besar dunia setelah mengamankan peringkat ke-118. Optimisme ini diungkap usai Timnas Indonesia berhasil menang atas Oman dan Mozambik dalam FIFA Matchday.
Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir, jadi kami harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 besar dunia,
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Keberhasilan Taktik Jenius John Herdman
Baca juga:
Lonjakan 10 peringkat terjadi pasca rentetan hasil positif laga persahabatan internasional awal Juni. Keberhasilan menundukkan dua negara dengan peringkat lebih tinggi membuktikan kematangan taktik racikan pelatih baru.
Skuad Garuda kini memperlihatkan konsistensi permainan tinggi serta adaptasi strategi luar biasa sepanjang pertandingan berlangsung.
Pelatih timnas Indonesia John Herdman menilai peningkatan posisi dunia merupakan dampak nyata dari perkembangan performa anak asuhnya.
“Terlepas dari penambahan poin dan kenaikan peringkat, saya bangga dengan para pemain mampu beradaptasi menghadapi dua lawan berbeda karakter,” tutur Herdman mengapresiasi kerja keras tim.
Modal Positif Menuju ASEAN Hyundai Cup 2026
Pencapaian manis ini menjadi suntikan motivasi berharga menjelang turnamen regional bergengsi akhir Juli nanti. Konsistensi menjaga tren kemenangan sangat krusial demi menjaga momentum kebangkitan sepak bola tanah air hingga agenda internasional berikutnya bergulir.
Baca juga:
Berikut adalah rincian performa dan agenda krusial timnas Indonesia:
-
Hasil Laga Pertama: Menang telak 3-0 melawan Oman, Jumat (5/6).
-
Hasil Laga Kedua: Menang tipis 1-0 atas Mozambik, Selasa (9/6).
-
Lokasi Pertandingan: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
-
Agenda Terdekat: Mengikuti kompetisi ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 pada akhir Juli.
-
Agenda Lanjutan: Menghadapi rangkaian laga internasional FIFA pada September mendatang.
Herdman menyatakan kemampuan adaptasi para pemain dalam mengeksekusi instruksi pelatih menjadi kunci utama raihan hasil maksimal tersebut. Penggawa Garuda kini bertransformasi menjadi unit tempur jauh lebih berbahaya bagi setiap lawan di lapangan hijau.