Merahputih.com - Kurang sedap berembus dari ruang perawatan klub Serie A, Sassuolo. Sang tembok kokoh sekaligus kapten utama Timnas Indoneisa, Jay Idzes, terpaksa harus menepi akibat cedera tumit parah jelang berakhirnya kompetisi Serie A 2025/2026.
Kehilangan besar ini memaksa ruang ganti Timnas Indonesia bergerak cepat mencari sosok pemimpin baru guna mengomandoi lini pertahanan dalam laga internasional mendatang.
Baca juga:
Kepastian absennya Idzes membuat ban kapten Timnas Indonesia kini melingkar di lengan penggawa lain. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan bahwa seluruh pemain sudah sepakat menunjuk Rizky Ridho sebagai pengganti Jay Idzes.
Para pemain di tim menunjuk kapten, dan mereka memilih Rizky Ridho menjadi kapten,
ungkap Herdman.
Jabatan pemimpin lapangan bukan sesuatu baru bagi Ridho. Bek tangguh milik Persija Jakarta tersebut sudah berulang kali mengemban tugas serupa sebelum era kedatangan Jay Idzes. Di klub, Ridho juga mengemban sebagai kapten.
John Herdman Emban Tugas Taktis, Ogah Ikut Campur
Arsitek kelahiran Inggris mengaku proses penunjukan kapten berada di luar area tanggung jawab staf kepelatihan.
Herdman menerapkan sistem demokrasi penuh, menyerahkan keputusan mutlak kepada dinamika internal skuad.

Poin-poin pembagian tugas dalam tubuh Timnas Indonesia menjelang FIFA Matchday
-
Pemilihan Pemimpin Lapangan: Hak suara penuh milik para pemain di dalam tim.
-
Fokus Utama Pelatih: Meracik taktik permainan, menentukan susunan pemain utama, serta menjaga kedisiplinan internal.
-
Tanggung Jawab Eksternal: Menjadi juru bicara tim serta menghadapi cecaran pertanyaan media massa.
Melalui pembagian tugas tersebut, Herdman ingin fokusnya tidak terpecah oleh urusan internal pemilihan struktural tim.
Baca juga:
"Saya akan menentukan taktik, memilih susunan pemain, mendisiplinkan pemain jika diperlukan, saya berbicara kepada media, tetapi saya tidak akan memilih kapten tim," jelas Herdman menegaskan prinsip kerjanya.

