Mudik Lebaran 2026: KAI Tambah Kapasitas Angkut Jadi 61,8 Juta Kursi Penumpang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026: KAI Tambah Kapasitas Angkut Jadi 61,8 Juta Kursi Penumpang

Penumpang Kereta Api.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia memastikan kesiapan layanan transportasi untuk menghadapi lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan masa Angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

Untuk memastikan operasional berjalan optimal selama periode tersebut, KAI juga menggelar Posko Angkutan Lebaran selama 18 hari, yakni pada 13–30 Maret 2026.

“Angka ini meningkat sekitar 5,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total frekuensi perjalanan sebanyak 49.866 perjalanan,” jelas Bobby di Jakarta, Jumat (13/3).

Pada periode angkutan Lebaran tahun ini, kapasitas angkut KAI Group disiapkan mencapai 61.808.188 pelanggan.

Untuk layanan kereta api jarak jauh, KAI menyediakan sekitar 4,5 juta tempat duduk yang secara operasional dapat melayani hingga sekitar 5 juta pelanggan.

Kapasitas tersebut didukung dengan penambahan 62 perjalanan kereta api antarkota per hari selama masa angkutan Lebaran.

Baca juga:

KAI Prediksi Puncak Arus Mudik Kereta Api H-3 Lebaran

Selain meningkatkan kapasitas perjalanan, KAI juga mendukung sejumlah program pemerintah selama Angkutan Lebaran 2026.

Salah satunya adalah program stimulus transportasi berupa diskon tarif hingga 30 persen untuk lebih dari 1,28 juta tempat duduk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.

Nilai stimulus pemerintah dalam program tersebut mencapai Rp116,15 miliar.

KAI juga ikut berpartisipasi dalam program Mudik Asyik Bersama BUMN serta program Motor Gratis yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan menyediakan 56.392 tempat duduk bagi para pemudik.

Untuk memastikan kelancaran operasional selama masa mudik, KAI melakukan ramp check sarana dan prasarana bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

“Pemeriksaan tersebut mencakup kesiapan sarana, kondisi jalan rel, sistem keselamatan operasional, serta standar pelayanan minimum pada stasiun dan kereta,” jelas Bobby.

KAI juga menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran serta menempatkan 3.028 petugas tambahan yang disebar di berbagai titik layanan, mulai dari pengamanan, kebersihan, hingga penjagaan perlintasan sebidang.

Baca juga:

Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Belum Ludes, KAI: Masih Tersedia 2,1 Juta Kursi

Dari sisi sistem digital, KAI memperkuat Rail Ticketing System melalui migrasi infrastruktur pada 21 Januari 2026.

Sistem ini dirancang untuk menghadapi lonjakan transaksi selama penjualan tiket Lebaran dengan kapasitas antrean hingga 25.000 transaksi per menit, sehingga proses pembelian tiket dapat berlangsung lebih stabil.

Pada musim mudik tahun ini, KAI juga menghadirkan inovasi layanan melalui Kereta Ekonomi Kerakyatan yang dilengkapi pengaturan kursi dengan konfigurasi 3–2 untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Meski menawarkan fasilitas lebih baik, tarif kereta ini tetap terjangkau. Untuk relasi terjauh Pasarsenen–Lempuyangan, tiket dijual mulai dari Rp175.000.

KAI juga terus meningkatkan keselamatan perjalanan, terutama di perlintasan sebidang yang jumlahnya lebih dari 3.700 titik di berbagai wilayah operasi.

Sepanjang 2025 hingga Februari 2026, KAI bersama para pemangku kepentingan telah melakukan penutupan dan penyempitan 361 perlintasan guna mengurangi potensi kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran perjalanan kereta api.

Hingga 13 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Lebaran untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI telah mencapai 2.822.637 tiket.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran. (Knu)

#PT KAI #Kereta #Mudik Lebaran #Mudik 2026 #Lebaran 2026 #Idul Fitri 2026
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Indonesia
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Indonesia
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Indonesia
KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Saat Long Weekend Idul Adha 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta Terfavorit
PT KAI melayani 1.405.963 pelanggan selama libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026. Relasi Gambir-Yogyakarta menjadi rute paling favorit penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Saat Long Weekend Idul Adha 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta Terfavorit
Bagikan