Mr.P Berhenti Tumbuh di Usia Remaja

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 26 Maret 2024
Mr.P Berhenti Tumbuh di Usia Remaja

Mr.P berhenti tumbuh di usia remaja. (Foto: Unsplash/Deon Black)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Apakah ukuran Mr.P bisa membesar selalu menjadi pertanyaan di kalangan pria. Jawabannya ternyata sederhana, Mr.P tidak bisa lagi tumbuh besar setelah pria menginjak usia remaja.

Dilansir Men's Health, pertumbuhan ukuran Mr.P berhubungan dengan kadar testosteron yang ada pada tubuh. Semakin banyak produksi hormon ini, maka dorongan seks akan semakin besar.

Baca juga:

Dua Hal yang Bikin Mr P Keras Maksimal

Lonjakan produksi testosteron terbesar ialah saat pria memasuki usia remaja, tepatnya di usia 12 tahun. Setelahnya, Mr.P tidak akan tumbuh lagi.

"Testosteron, yang diproduksi oleh testis Anda, memainkan peran penting dalam pengembangan karakteristik seperti libido, dan pertumbuhan Mr.P dan testis,” kata Jamin Brahmbhatt, MD , ahli urologi bersertifikat di Orlando Health, Florida.

“Anda dilahirkan dengan ukuran yang sudah ditentukan,” lanjut Dr. Brambhatt, menasihati para pria agar menerima ukuran Mr.P yang sudah mereka punya.

Setelah Mr.P berhenti tumbuh, peningkatan kadar testosteron dalam tubuh tidak akan berdampak lebih jauh pada ukurannya.

Baca juga:

Pria Sering Terburu-buru saat Foreplay karena Takut Mr.P Kurang Keras

Namun, kamu tidak perlu khawatir, seberapa besar ukuran Mr.P yang kamu miliki, tidak memengaruhi produksi kadar testosteron. Ini berarti, dorongan seks atau libido seseorang bisa tetap tinggi walau ukuran Mr.P nya biasa saja.

Kinsey Institute di Indiana University mengatakan Mr.P terdiri dari jaringan spons, bukan otot, sehingga pria tidak bisa 'melatihnya' agar bertambah besar. Tidak ada pula tindakan medis yang mampu memperbesar Mr.P. Jadi, terima dan syukuri saja ukuran yang kamu miliki.

“Tidak ada metode yang aman dan efektif untuk meningkatkan ukuran penis secara permanen,” kata Dr. Brambhatt. (ikh)

Baca juga:

4-7-8, Solusi saat Mr.P Loyo di Tengah Permainan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan