MPDI Luncurkan FOSDI, Perkuat Kolaborasi Organisasi Santri Dai Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
MPDI Luncurkan FOSDI, Perkuat Kolaborasi Organisasi Santri Dai Indonesia

Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) meluncurkan Forum Organisasi Santri Dai Indonesia (FOSDI). (Foto: Dok. MPDI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) meluncurkan Forum Organisasi Santri Dai Indonesia (FOSDI) dalam rangkaian Semarak Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (22/10).

Peluncuran FOSDI menjadi langkah MPDI untuk memperkuat jejaring, sinergi, dan kolaborasi antarorganisasi santri dai dalam mengembangkan dakwah serta memperluas kontribusi santri bagi masyarakat dan bangsa.

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menempatkan penguatan organisasi santri dai sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki fondasi ilmu dan akhlak yang kuat, tetapi juga mampu berkolaborasi dan mengambil peran nyata dalam kehidupan sosial.

Melalui FOSDI, MPDI berharap organisasi santri dai memiliki ruang bersama untuk mempererat silaturahim, bertukar pengalaman, mengembangkan kapasitas kader, dan membangun program kolaboratif.

Baca juga:

PKB Kawal Implementasi Regulasi Turunan UU Pesantren, Ingin Terjadi Transformasi

FOSDI Jadi Ruang Kolaborasi Organisasi Santri Dai

Ketua Umum MPDI, KH Ayi Abdul Rosyid, Lc., M.Ag., menempatkan penguatan ukhuwah dan sinergi antarelemen pesantren sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kontribusi santri bagi umat dan bangsa.

Kehadiran FOSDI diharapkan dapat memperluas ruang kerja sama antarorganisasi santri dai tanpa menghilangkan kekhasan dan identitas masing-masing. Forum ini juga diharapkan menjadi titik temu untuk mengembangkan gagasan, memperkuat kapasitas kader, serta mendorong kegiatan dakwah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, organisasi santri dai dinilai memiliki peluang untuk memperluas jangkauan dakwah dan meningkatkan kualitas pengabdian. Kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu upaya agar berbagai inisiatif positif dapat saling mendukung dan berkembang secara berkelanjutan.

Dengan adanya forum bersama, potensi santri dai yang selama ini berkembang di berbagai lingkungan diharapkan dapat saling terhubung sehingga menghasilkan manfaat yang lebih luas.

Baca juga:

Direktorat Baru di Kementerian Agama Kelola Rp 4,5 Triliun Dana Bagi Pesantren

Hidayat Nur Wahid Tekankan Akar Pesantren dan Wawasan Kebangsaan

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Dewan Syuro MPDI, KH Dr. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., menekankan pentingnya menjaga keterhubungan santri dengan sejarah pesantren sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Ia mengingatkan bahwa pesantren dan Pancasila memiliki hubungan erat yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, santri perlu terus mengenali tradisi dan sejarah pesantren serta memperkuat tanggung jawab kebangsaan.

Hidayat Nur Wahid juga menyoroti pentingnya mengajarkan Mars MPDI kepada para santri sebagai sarana pembelajaran mengenai nilai-nilai pesantren dan kebangsaan.

Ia memandang kehadiran FOSDI sebagai sunnah hasanah, yakni ikhtiar kebaikan yang diharapkan dapat memperkuat peran santri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut sejalan dengan upaya MPDI membangun generasi santri dai yang berakar kuat pada tradisi pesantren, memiliki wawasan kebangsaan, serta siap berkontribusi bagi masyarakat.

Baca juga:

Cak Imin Luncurkan Program 10.000 MCK Untuk Pondok Pesantren

Semarak Hari Santri Nasional 2026 Perkuat Peran Pesantren

Peluncuran FOSDI menjadi bagian dari rangkaian Semarak Hari Santri Nasional MPDI 2026 yang mengangkat peran pesantren tidak hanya dalam pendidikan dan pembinaan individu, tetapi juga dalam membangun jejaring serta kerja sama antarlembaga dan organisasi santri.

Selain peluncuran FOSDI, kegiatan tersebut meliputi apel peringatan Hari Santri Nasional dan final perlombaan sebagai ruang pengembangan potensi sekaligus apresiasi terhadap prestasi santri.

MPDI berharap FOSDI dapat berkembang menjadi forum yang produktif, memperkuat silaturahim lintas organisasi, dan mendorong lahirnya berbagai inisiatif dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan, organisasi santri dai diharapkan mampu mengambil bagian lebih besar dalam menjawab tantangan umat dan mendukung kemajuan bangsa.

Peluncuran FOSDI menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi organisasi santri dai Indonesia, dengan tetap menjaga nilai-nilai pesantren, menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat, dan menguatkan kontribusi santri menuju Indonesia Emas 2045. (*)

#Pesantren #Santri #Pondok Pesantren
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
MPDI Luncurkan FOSDI, Perkuat Kolaborasi Organisasi Santri Dai Indonesia
MPDI meluncurkan FOSDI di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan, untuk memperkuat sinergi organisasi santri dai dan kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
MPDI Luncurkan FOSDI, Perkuat Kolaborasi Organisasi Santri Dai Indonesia
Indonesia
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Kasus dugaan kekerasan seksual meledak di pesantren Bekasi. Lebih dari 10 anak menjadi korban berulang sejak 2023.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Indonesia
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Penyidik Polresta Lombok Tengah harus membongkar secara utuh seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari modus operandi, kronologi, hingga kepastian jumlah korban.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Indonesia
Prabowo Hadir di 100 Tahun Gontor, Hasan Abdullah Sahal Ungkap Makna di Balik Nama 'Gontor'
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo. Hasan Abdullah Sahal mengungkap makna satu abad pengabdian Gontor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Hadir di 100 Tahun Gontor, Hasan Abdullah Sahal Ungkap Makna di Balik Nama 'Gontor'
Indonesia
100 Tahun Gontor: Prabowo Hadir, Mushaf Al-Qur'an Karya Santri Diluncurkan
Presiden Prabowo menghadiri puncak peringatan 100 tahun Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu 19 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
100 Tahun Gontor: Prabowo Hadir, Mushaf Al-Qur'an Karya Santri Diluncurkan
Indonesia
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Sebanyak 2.000 santri Ponpes Budi Utomo menggelar Salat Istisqa di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Soloraya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
Sahroni Yakin Ahmad Al Misry Bisa Dipulangkan dari Mesir lewat Diplomasi
Sahroni meminta pemerintah mengoptimalkan diplomasi dengan Pemerintah Mesir agar Ahmad Al Misry dapat segera kembali ke Indonesia dan menjalani proses hukum. 

Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Sahroni Yakin Ahmad Al Misry Bisa Dipulangkan dari Mesir lewat Diplomasi
Indonesia
Cak Imin Luncurkan Program 10.000 MCK Untuk Pondok Pesantren
Kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kualitas lingkungan tempat belajar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Cak Imin Luncurkan Program 10.000 MCK Untuk Pondok Pesantren
Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Bagikan