Kuliner

Belah Durian di Negeri Aing, Mitos hingga Cara Memilih yang Maknyus

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 22 Februari 2021
Belah Durian di Negeri Aing, Mitos hingga Cara Memilih yang Maknyus

Minum air dari cangkangnya mampu mengobati panas dalam. (Foto: Always Restless Feet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AROMA yang menyengat dan cangkang penuh duri membuat durian jadi incaran. Buah yang dijuluki 'King of Fruits' ini ternyata punya banyak manfaat, salah satunya cangkang buahnya dipercaya bisa mengobati panas dalam. Bahkan, memilih durian yang bagus pun ternyata bisa dilihat dari bagian cangkangnya.

Terlepas dari cangkangnya yang berduri dan berpotensi melukai, durian jadi buah yang punya rasa enak. Di balik rasanya yang enak, buah ini mengandung kalori cukup tinggi. Satu buah durian dapat mencukupi sekitar 73% kebutuhan kalori harian. Oleh karena itu, durian amat tak disarankan dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Selain bisa dimakan begitu saja, buah durian juga bisa diolah menjadi es durian. Olahan es krim durian saudah pasti lebih mudah dinikmati ketimbang durian yang masih berbentuk buah utuh.

Harga durian di pasar bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Tergantung kualitasnya.

Sebagian pembeli durian tidak membuang kulit atau cangkangnya begitu saja. Katanya sih, mereka akan menggunakan cangkang durian untuk mengobati panas dalam. Caranya, tuangkan air pada rongga kulit durian. Meski terdengar aneh, mitos ini ternyata benar adanya.

Baca juga:

Micin Bikin Bodoh, Benarkah?

Mitos Soal Durian dari Manfaat Sampai Cara Memilihnya
Sebagian orang tidak meyukai durian karena aromanya yang menyengat. (Foto: Unsplash/Jim Teo)


Mengutip beberapa sumber, kulit durian mengandung lignin selulose yang mampu mengobati panas dalam karena terlalu banyak mengonsumsi durian.. Bahkan, ada juga lho yang menambahkan garam.

Air yang mengalir pada kulit durian lalu diminum bisa melepaskan senyawa aldehida di kulit yang bereaksi dengan senyawa sulfur. Hal inilah yang kemudian menetralkan senyawa sebelum mereka merangsang reaksi panas ke dalam tubuh.

Selain meredakan panas dalam, minum air dari rongga durian juuga membantu menghilangkan aroma durian dari dalam mulut. Jadi jangan heran melihat pecinta durian minum dan mencuci tangan dari durian.

Di sisi lain, salah satu cara orang awam memilih durian yang bagus adalah dari aromanya. Padahal ada beberapa bagian yang bisa diperhatikan mulai dari duri, tangkai, kulit tangkai, sampai suaranya.

Baca juga:

Pisang Gandeng Bikin Ibu Hamil Lahirkan Bayi Kembar Siam?

Mitos Soal Durian dari Manfaat Sampai Cara Memilihnya
Harga durian pun bervariasi. (Foto: Unsplash/Jonny Clow)


Durian memiliki varian warna, mulai dari hijau, kuning, dan cokelat. Tapi kita tidak bisa memilih durian berdasarkan warnanya saja. Hal pertama yang bisa kamu lihat adalah dari bentuknya yang bulat. Umumnya, durian berbentuk bulat memiliki daging kuning dan lebih matang dibandingkan yang lebih lonjong.

Kamu juga bisa melihat dari duri kulit durian yang terkesan sebagai pajangan saja. Durian yang memiliki duri pendek dan jarang biasanya lebih manis dibandingkan duri panjang dan berdempat atau terlalu banyak. Duri juga bisa menjadi tanda jumlah daging buah yang sedikit.

Selain dari duri, kamu juga bisa melihat dari bentuk tangkainya. Kalau tangkainya kecil dan panjang, daging durian tersebut biasanya tipis dan sedikit. Sedangkan tangkainya yang tebal dan pendek, menunjukkan durian tersebut memiliki daging yang tebal dan banyak.

Mitos Soal Durian dari Manfaat Sampai Cara Memilihnya
Memilih durian berdasarkan durinya. (Foto: Unsplash/Steve Douglas)


Yang terakhir, kamu bisa mempertimbangkan dari bunyi yang dihasilkan duria itu sendiri. Caranya, ambil pisau lalu pukul bilah pisau ke durian. Jika durian mengeluarkan suara gema ke dalam, berarti daging durian sudah matang.

Nah itu tadi seputar mitos dan cara memilih durian yang bagus Sobat Merah Putih. Setelah baca artikel ini, apa kamu berniat untuk mencoba belah durian? (and)

Baca juga:

Mitos Kuliner Negeri Aing: Brutu Bisa Bikin Pikun

#Kuliner #Februari Kulineran Di Negeri Aing
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Sedang liburan ke Kota Wali? Jangan lewatkan 10 makanan khas Demak yang legendaris dan menggugah selera dari Caos Dhahar Lorogendhing hingga Mangut Kepala Manyung.
ImanK - Sabtu, 25 Oktober 2025
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Lifestyle
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Yuk jelajahi 10 kuliner khas Kudus yang paling terkenal! Mulai dari soto kerbau legendaris, nasi pindang, hingga gethuk nyimut yang manis dan unik.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Tradisi
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Sebanyak 14 warisan budaya Solo berbagai kategori berbeda dari makanan hingga olahraga tradisional ditetapkan WBTb.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Bagikan