Kesehatan

Minum Bir, Umur Lebih Panjang

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 Maret 2023
Minum Bir, Umur Lebih Panjang

Bir diklaim bisa memberikan efek kesehatan.(foto: Pexels.com_Nicolas Postiglioni

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH penelitian mengklaim minum bir bisa memberikan efek kesehatan jangka panjang bagi tubuh. Hal itu diungkap American Association for the Advancement of Science. Mereka menemukan bahwa minum bir secukupnya bisa membuat seseorang menjadi panjang umur.

Secara lebih spesifik, studi itu menyebut seseorang yang mengonsumsi setengah pint bir sehari bisa meningkatkan peluang mereka hidup hingga usia 90 tahun, yakni sebesar 81 persen.

BACA JUGA:

3 Jenis Minuman yang Dipercaya Bikin Panjang Umur

Seperti dilansir Time, mengonsumsi bir sekitar dua gelas sehari akan mengakibatkan risiko kematian dini pada seseorang. Namun, sebuah proyek penelitian dari University of California Irvine’s Institute for Memory Impairments and Neurological Disorders mempelajari kebiasaan minum moderat membuat orang hidup stetidaknya mencapai 90 tahun.

minum bir
Seseorang mengonsumsi bir sehari bisa meningkatkan peluang hidup. (foto: Pexels.com_Elevate)

Buzzle mengabarkan hasil penelitian itu didapatkan setelah peneliti merekam kebiasaan minum lebih dari 5.500 orang sepanjang 20 tahun. Penelitian itu menunjukkan ada asosiasi positif yang signifikan antara minum dengan kuantitas sedang dan panjang umur, baik pada perempuan maupun laki-laki. Namun, para peneliti yang sama di balik penelitian itu mengingatkan bahwa temuan itu bukan menjadi alasan seseorang untuk minum yang berlebihan.

Dalam sebuah penelitian lama ada disebutkan bahwa mengonsumsi alkohol terlalu banyak bisa mengakibatkan efek kesehatan yang buruk. Temuan itu masih berlaku. Kunci perbedaannya di sini ialah minum dengan jumlah yang sedang daripada menenggak lima botol minuman sekaligus.

BACA JUGA:

Rahasia Sederhana Panjang Umur

Studi terbaru pada 2015 terhadap penderita Alzheimer menemukan bahwa ada peminum ringan dan sedang. Hal itu kemudian dibandingkan untuk mereka yang tidak pernah minum. Khusunya minum bir ataupun anggur merah yang memiliki manfaat sebagai antipenuaan.

minum bir
Sisi positif minum beer bisa membuat seseorang menjadi umur panjang. (foto: Pexels.com_Lukas)

Namun, minuman bir memiliki manfaat kesehatan. Terdapat banyak penelitian yang mengaitkan minum secukupnya dengan kesehatan jantung jadi lebih baik. Sebuah studi lain menyebut bir memiliki kalori yang sangat tinggi. Meski begitu, minum secara moderat dan teratur berat badanmu tak akan bertambah.(dkr)

BACA JUGA:

Benarkah Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan