Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Minta Warga Disiplin, TNI-Polri: Kita Lawan Musuh yang tak Terlihat

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 10 Mei 2020
Minta Warga Disiplin, TNI-Polri: Kita Lawan Musuh yang tak Terlihat

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro menyerahkan bantuan sosial kepada warga. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah kerumunan massa dan ketidakpatuhan masyarakat di Jakarta masih terjadi selama penyelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung. Hal inilah yang diindikasi sebagai faktor masih adanya pertambahan jumlah pasien positif corona.

Kepolisian dan TNI pun mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) untuk mencegah adanya kerumunan massa dan ketidakpatuhan masyarakat tersebut.

Baca Juga

Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Meninggal Dunia

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, selain mencegah adanya tindak kriminal, siskamling rutin bisa memberikan edukasi bagi masyarakat soal protokol kesehatan yang mesti diikuti.

"Disiplin terhadap semua protokol kesehatan. Seperti penggunaan masker, jaga jarak, tak berkerumun dan pentingnya isolasi mandiri bagi yang terjangkit," kata Susatyo dalam keterangan persnya di Jakarta Pusat, Minggu (10/5).

kaka
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro bersama jajaran TNI AD melakukan patroli warga yang masih berkerumun di jalan. Foto: MP/Kanu

Susatyo yang segera menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Banten ini mengakui, tugas pengamanan melibatkan masyarakat ini cukup sulit. Karena melawan 'musuh' yang tak terlihat yakni virus corona itu sendiri.

"Karena kita melawan musuh yang tak terlihat. Perlu gotong royong untuk melawan virus ini. Karena dengan kekompakan dan kedisiplinan lah kita bisa menyelesaikan pandemi ini," jelas adik dari Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo ini.

Pihaknya pun menggandeng sejumlah eks napi asimilasi yang kini sudah berbaur dengan masyarakat untuk menjaga keamanan ketertiban.

"Ini sudah jadi program kami. Kami tak ingin tinggalkan eks warga binaan yang telah dibebaskan. Kami rangkul karena mereka butuh diperhatikan dan dirangkul oleh tokoh masyaraka setempat," jelas Susatyo

Susatyo melanjutkan, siskamling ini didirikan hampiri di semua 382 RW. Ini untuk memperkuat sistem pengamanan yang sudah berlangsung.

"Kami dorong gugus tugas di tingkat RT dan RW itu bisa menjalankan tugas dan fungsinya. Ini berlangsung sampai PSBB berakhir lah," terang Susatyo.

Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana. Foto: MP/Kanu

Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana memastikan, jika terdapat kerumunan, lanjutnya, akan dikenakan sanksi berupa teguran.

"Akan kami tindak tegas kalau melawan," tambah Wahyu.

Baca Juga

Jumlah Pengendara yang Nekat Mudik Terus Meningkat

Wahyu mengatakan jajarannya selalu mengantisipasi tindak kriminal di Jakarta Pusat.

"Sama halnya dengan pak Wakapolres Jakarta Pusat, jangan ada yang berani macam-macam di wilayah Jakarta Pusat," tegas Wahyu. (Knu)

#Polres Jakarta Pusat #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Dua kerangka manusia ditemukan di Gedung Kwitang yang terbakar saat kerusuhan Agustus 2025 lalu.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan