Wahyudin (71), pengrajin miniatur perahu pinisi sedang membuat lambung perahu di teras rumahnya. Di usia tuanya, ia mengisi waktu dengan mencari ikan dan kerang di pesisir pantai Tangerang utara serta membuat miniatur perahu tradisional. Berkat pengalamannya menjadi anak buah kapal ekspedisi selama 24 tahun, menjadi inspirasi membuat miniatur perahu tersebut untuk menuangkan kenangan masa muda berlayar keliling bahari Indonesia dan melihat langsung sejumlah perahu tradisional daerah lain.
Miniatur Perahu Tradisional dari Bambu
Kerajinan tangan miniatur perahu pinisi berlokasi di Desa Tanjung kait, Kelurahan Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Berita Terkait
Indonesia
Indonesia Ekspor Perdana Produk Kerajinan Serat Alam Enceng Gondok ke Amerika
Membuktikan kemampuan UMKM Indonesia dalam menghasilkan produk kerajinan keranjang unik, kokoh, dan bernilai estetika tinggi yang berdaya saing global.
Dwi Astarini - Rabu, 17 September 2025
Travel
Kebanggan Bulukamba, Festival Pinisi Masuk Daftar KEN 2025
Festival Pinisi kembali terpilih sebagai salah satu dari 110 KEN 2025.
Ikhsan Aryo Digdo - Selasa, 25 Februari 2025
Foto Essay
Menilik Kerajinan Tradisional Anyaman Tikar Daun Pandan
Perajin menganyam tikar tradisional berbahan baku daun pandan di Kampung Berseri Astra, di Desa Pantai Cermin Kanan, Serdangbedagai, Sumut, Minggu (10/11/2024).
Didik Setiawan - Minggu, 10 November 2024
Indonesiaku
Seraung Dipilih Jadi Ikon Pameran Kriyanusa 2024
Seraung dipilih sebagai ikon pameran yang melambangkan keindahan dan kekayaan budaya Kalimantan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Agustus 2024