Milenial Lebih Memilih Investasi di Uang Digital

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 05 Maret 2020
Milenial Lebih Memilih Investasi di Uang Digital

Bitcoin (Foto: Pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI zaman seperti sekarang membawa uang fisik memang cukup ribet. Apalagi kejahatan yang kian merajarela membuat kita tak aman ketika membawa uang fisik kemanapun kita pergi. Hal ini pula yang membuat para milenial beralih menggunakan uang digital (cryptocurrency).

Mata uang digital ini juga membuat orang lebih memilih menginvestasikan hartanya di sana, terutama Bitcoin. Hal itu diungkapkan oleh lembaga survei Harris Poll. Di tahun 2019, sebanyak 30 persen milenial lebih memilih invertasi Bilcoin dibandingkan obligasi pemerintah, 27 persen memilih Bitcoin daripada saham dan 24 persen memilih Bitcoin dibandingkan properti.

Baca juga:

Pameran Desain Mahasiswa Kreatif di ASPaC 2020

Bitcoin menjadi investasi yang dipilih milenial (Foto: Pixabay/MichaelWuensch)
Bitcoin menjadi investasi yang dipilih milenial (Foto: Pixabay/MichaelWuensch)

Dari survei tersebut juga terungkap sebanyak 20 persen responden mengaku telah memiliki Bitcoin dan 59 persen responden di kalangan usia 18-34 tahun memiliki pandangan positif terhadap Bitcoin sebagai inovasi keuangan yang menjanjikan.

Sementara di kalangan milenial Indonesia, tren investasi sedang meningkat. Menurut survei Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor usia 18-25 tahun naik hingga 120,6 persen di 2016 dan 2018.

Namun investasi milenial Indonesia bukan seputar pada saham saja melainkan juga obligasi dan reksa dana. Bahkan saat ini generasi milenial juga mulai menyimpan dananya dalam bentuk mata uang digital.

Baca juga:

Anti Bosan Setelah Menikah, Lakukan 6 Hal Ini

Uang digital menjadi pilihan milenial (Foto: Pixabay/madartzgraphics)
Uang digital menjadi pilihan milenial (Foto: Pixabay/madartzgraphics)

Dilansir dari Antaranews.com, Kamis (5/3) nilai Bitcoin terus meningkat dengan cepat dan mencapai puncaknya di akhir tahun 2017. Saat itu valuasinya mencapai Rp275 juta (USD 20.000) untuk 1 Bitcoin.

Sebagai pembanding, jika seseorang menginvestasikan Rp14ribu di awal dekade ini untuk Bitcoin, maka investasi tersebut akan bernilai Rp1,2 miliar pada hari ini. Namun perlu diperhatikan karena Bitcoin adalah aset dengan kategori risiko tinggi. Terlebih pasar perdagangan mata uang digital masih fluktuatif. (Yni)

Baca juga:

Terikat dengan Alam Bikin Kamu Bahagia

#Bitcoin #Investasi #Milenial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Indonesia
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Pengembangan industri tekstil nantinya tidak hanya berfokus pada produksi barang jadi, tetapi juga mencakup penguatan kegiatan industri di sektor hulu dan antara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Bagikan