Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Microsoft akan Beli Activision

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 Januari 2022
Microsoft akan Beli Activision

CEO Microsoft Satya Nadella berencana akuisisi Activision. (Di Markets)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MICROSOFT pernah mencoba membuat rekor pada 2008. CEO Microsoft saat itu, Steve Ballmer, mengejar rencana untuk membeli Yahoo dengan nilai sekitar Rp 718 triliun. Hal tersebut menjadi kesepakatan teknologi terbesar yang pernah ada di Amerika Serikat. Rencana itu melampaui pembelian SDL oleh JDS Uniphase senilai Rp 589 triliun pada 2000.

Untungnya bagi Microsoft, Yahoo berulang kali menolak tawaran tersebut. Yahoo kemudian dikalahkan Google dalam urusan mesin pencarian. Yahoo kemudian dijual senilai Rp 64,6 triliun ke Verizon pada 2017. Sekarang, Satya Nadella selaku CEO Microsoft ingin mencoba sekali lagi untuk memasukkan Microsoft ke buku rekor kesepakatan.

BACA JUGA:

Microsoft Akan Akuisisi Konami dan Sega

Menurut laman CNBC, pada Selasa (18/1), Microsoft telah mengumumkan mereka telah mengakuisisi penerbit video game Activision Blizzard sekitar Rp 986 triliun. Hal tersebut hampir di atas kesepakatan teknologi terbesar dalam sejarah AS. Pada 2016, Dell juga pernah membeli EMC seharga Rp 962 triliun.

microsoft
Microsoft pernah ingin membeli Yahoo. (NewsExel)

Microsoft masih harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Activision dan yang lebih penting dari regulator. Baru-baru ini, ada dua kesepakatan besar di industri semikonduktor, yaitu upaya Nvidia untuk membeli Arm dan perjanjian AMD untuk membeli Xilinx. Keduanya telah ditahan dalam tinjauan peraturan selama lebih dari setahun.

Bagi Microsoft, harga pembelian itu lebih dari dua kali lipat dari yang pernah dibayar perusahaan berusia 47 tahun tersebut. Akuisisi teratas terakhir ialah LinkedIn pada 2016, yang menelan biaya lebih dari Rp 373 triliun. Pada saat yang sama, Microsoft bernilai sekitar Rp 5,7 kuadriliun. Dengan begitu, pembelian itu bernilai sekitar 6,5 persen dari kapitalisasi pasar perusahaan.

microsoft
CEO Microsoft ingin mencoba sekali lagi untuk memasukkan Microsoft ke buku rekor kesepakatan. (The West Australian)

Harga pembelian Microsoft pada Jumat (14/1) 45 persen lebih tinggi daripada harga penutupan Activision. Namun, investor Microsoft tampaknya tidak masalah tentang hal tersebut. Pada Selasa (18/1), Microsoft mengalami penurunan saham 2,4 persen bersama dengan banyak saham teknologi lainnya. Hal tersebut disebabkan rekam jejak Nadella yang solid dalam mengintegrasikan akuisisi sebelumnya, seperti LinkedIn dan GitHub, yang dibeli Microsoft senilai Rp 107 triliun pada 2018.(frs)

#Bisnis #Microsoft
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Bisnis waralaba kini tumbuh pesat di Indonesia. FLEI Business Show 2026 pun siap membuka peluang tersebut bagi generasi muda.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Bagikan