Meta Cabut Pemblokiran Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juli 2024
Meta Cabut Pemblokiran Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

Elon Musk dan X juga pertimbangkan cabut pemblokiran akun Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Meta, perusahaan yang mengelola platform media sosial seperti Facebook dan Instagram, telah memutuskan untuk mengakhiri pembatasan yang dikenakan pada akun Presiden ke-45 AS, Donald Trump.

Keputusan ini memperbarui pernyataan sebelumnya yang menyatakan penghentian penangguhan akun Trump pada Januari 2023, dengan mempertimbangkan status baru Trump sebagai calon presiden dari Partai Republik.

Meta awalnya menghapus akun Trump dari semua platformnya setelah serangan Capitol AS pada 6 Januari 2021, yang dianggap keadaan yang ekstrem dan sangat tidak biasa, lapor Engadget, Sabtu (13/7).

Baca juga:

Donald Trump Ditembak, Jokowi Doakan Kesembuhan

Dewan Pengawas Meta kemudian menilai Facebook tidak konsisten dalam menerapkan hukuman yang sesuai terhadap Trump, yang melanggar pedoman dan standar komunitas Facebook dan Instagram.

Trump dianggap melanggar standar dengan pernyataan-pernyataannya yang memuji pemberontak sebagai 'patriot yang hebat' dalam video yang dirilis setelah serangan Capitol.

Baca juga:

Trump Didenda Rp 1,2 Triliun Karena Pelecehan dan Pencemaran Nama Baik

Setelah dua tahun penangguhan, Meta memulihkan akun Trump dengan hukuman lebih berat untuk melanggar ketentuan layanan, meski dengan menegaskan bahwa Trump akan tunduk pada standar yang sama seperti pengguna lainnya.

Keputusan ini diambil menjelang konvensi Partai Republik yang akan segera berlangsung, di mana para kandidat presiden akan resmi dinominasikan.

Baca juga:

Meta Izinkan Trump Kembali ke Facebook dan Instagram

Twitter, yang sekarang dikenal sebagai X, juga mengambil tindakan terhadap Trump setelah serangan Capitol, dengan awalnya menangguhkan akunnya selama 12 jam dan kemudian melarangnya sepenuhnya.

Pemilik baru Twitter, Elon Musk, kemudian mengadakan jajak pendapat tentang apakah larangan tersebut harus dicabut, dan akun Trump diaktifkan kembali beberapa hari kemudian setelah hasil jajak pendapat informal tersebut. (waf)

#Media Sosial #Donald Trump #Meta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Dunia
Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Perubahan tersebut dilakukan untuk pengguna yang berada di Amerika Serikat, sedangkan pengguna di Kanada tetap akan melihat nama Danau Ontario.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
 Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Tekno
Meta Tambah Fitur Privasi di Kacamata Pintar, Perekaman Diam-Diam Makin Sulit
Meta kembali memperkuat sistem privasi pada kacamata pintarnya yang dibekali teknologi AI.
Yusuf Abdillah - Jumat, 28 Agustus 2026
Meta Tambah Fitur Privasi di Kacamata Pintar, Perekaman Diam-Diam Makin Sulit
Dunia
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Truth Social, Trump tampak mencoret tulisan 'Lake Ontario' pada peta dan menggantinya dengan 'Lake America'.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dunia
Polandia Murka, Minta Uni Eropa Denda Meta Rp5,1 Triliun Atas Tuduhan Penipuan Iklan
Polandia meminta Komisi Eropa menjatuhkan denda Rp5,1 triliun kepada Meta. Tuduhan kelalaian pengawasan iklan penipuan di Facebook dan Instagram
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Polandia Murka, Minta Uni Eropa Denda Meta Rp5,1 Triliun Atas Tuduhan Penipuan Iklan
Indonesia
WhatsApp di Indonesia Diblokir Massal, Meta Akui Imbas Eror Sistem Global
Meta akhirnya buka suara terkait pemblokiran massal sejumlah akun WhatsApp yang menimpa pengguna warga negara Indonesia (WNI) di tanah air.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
WhatsApp di Indonesia Diblokir Massal, Meta Akui Imbas Eror Sistem Global
Tekno
WhatsApp Siapkan Password Gantikan PIN 6 Digit, Keamanan Akun Makin Kuat
WhatsApp terus memperkuat keamanan akun pengguna melalui sejumlah pembaruan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
WhatsApp Siapkan Password Gantikan PIN 6 Digit, Keamanan Akun Makin Kuat
Dunia
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Efektivitas larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia menjadi pertanyaan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
ShowBiz
Legenda Country Dolly Parton Meninggal Dunia, Donald Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Selama Satu Pekan
Penyanyi sekaligus aktris musik country asal Amerika Serikat, Dolly Parton, meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Legenda Country Dolly Parton Meninggal Dunia, Donald Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Selama Satu Pekan
Dunia
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Selandia Baru telah mengkaji rencana pelarangan media sosial selama lebih dari setahun.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Bagikan