Wisata Indonesia

Meski Seram, Destinasi ini Amat Diminati

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2020
Meski Seram, Destinasi ini Amat Diminati

Destinasi ini unik karena cerita misterius di baliknya. (foto: Instagram @febiandaniarsyada)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KISAH misteri di balik suatu destinasi wisata bukan hal baru di Indonesia. Beberapa bahkan jadi ramai justru karena kisah misterinya.

Meskipun sarat kisah misteri, destinasi wisata tersebut tak melulu lusuh dan tak menarik. Beberapa cukup instagramable dan jadi spot favorit untuk berfoto. Berikut 5 destinasi di Indonesia yang diliputi kisah seram, tapi amat menarik.

1. Lawang Sewu

lawang sewu
Lawang Sewu tampak cantik di siang hari. (foto: Instagram @jejaksanasini)

Berlibur ke Semarang enggak sah kalau enggak mampir ke salah satu landmark kota ini, yaitu Lawang Sewu. Bangunan bergaya Belanda ini dulunya merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Lawang Sewu mulai dibangun 1904 dan selesai pada 1907.

Berlokasi di Jalan Pemuda, bangunan ini dinamai Lawang Sewu karena jumlah pintunya yang banyak. Meskipun disebut 'sewu' (seribu), nyatanya jumlah pintuu di bangunan yang kini jadi Museum Kereta Api itu tak sampai seribu buah.

Yang bikin Lawang Sewu makin menarik ialah kabar bahwa bangunan ini menjadi salah satu bangunan angker kedua se-Asia. Hal itu mungkin disebabkan kondisi bangunan yang temaram di malam hari. Di siang hari, bangunan Lawang Sewu amat cantik, dengan deretan daun pintu dan sebuah lokomotif di halaman gedung. Berfoto di deretan pintu-pintu tersebut juga amat Instagramable lo.

2. Museum Fatahillah

museum fatahillah
Patung Dewa Hermes di Museum Fatahillah. (foto: Instagram @tetsuya.sanmui)

Kamu mungkin masih asing dengan nama Museum Sejarah Jakarta. Museum satu ini memang lebih dikenal dengan nama Museum Fatahillah karena letak bangunan ini memang di Jalan Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Barat.

Bangunan ini dahulunya merupakan Balai Kota Batavia yang dibangun pada 1707-1712 atas perintah Gubernur-Jendral Joan van Hoorn. Bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam. Pada 30 Maret 1974, bangunan ini resmi dijadikan Museum Sejarah Jakarta.

Dengan arsitektur bergaya noklasik, bangunan ini terdiri dari tiga lantai dengan pekarangan berlapis pavement dan sebuah kolam dengan beberapa pohon tua. Sesuai namanya, museum ini menampilkan koleksi yang berkaitan dengan sejarah Kota Jakarta, termasuk replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta. Beberapa mebel antik dari abad ke-17 dan 19 juga dipamerkan di museum ini. Tak ketinggalan koleksi keramik, gerabah, dan batu prasasti. Selain sejarah Kota Jakarta, di Museum Fatahillah juga dipamerkan pernak-pernik kebudayaan Betawi, numismatik, dan becak.

Semua koleksi tersebut dipajang di berbagai ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang Batavia.

Seperti umumnya bangunan tua, Museum Fatahillah juga menyimpan banyak cerita misteri. Sebuah patung Dewa Hermes dan meriam Si Jagur jadi daya tarik cerita mistis tersebut. Jangan lewatkan juga melongok ke penjara bawah tanah yang dulunya digunakan pada masa penjajahan Belanda. Letaknya di bagian basement bangunan museum ini.

#Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan