Meski Dihantam Cuaca Ekstrem, Tim SAR Kumpulkan 141 Kantong Tubuh Manusia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 Januari 2021
Meski Dihantam Cuaca Ekstrem, Tim SAR Kumpulkan 141 Kantong Tubuh Manusia

Prajurit Satkopaska Armada 1 melakukan operasi pencarian jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (12/1/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian korban, serpihan pesawat, serta black box berjenis cockpit voice recorder (CVR) meski hari ini dihantam gelombang air 2,5 meter.

Hasil hari kelima, tim menemukan sebanyak 141 kantong berisi potongan tubuh manusia, 13 kantong serpihan kecil pesawat, dan 28 kantong potongan besar pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Memang betul hambatan hari ini adalah faktor cuaca," ujar Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito di Jakarta, Rabu (13/1).

Baca Juga:

Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid

Bagus berharap, cuaca di perairan Kepulauan Seribu pada Kamis (14/1) esok dalam kondisi baik, sehingga bisa berjalan lancar dalam pelaksanaan operasi SAR dalam pencarian para korban, serpihan pesawat, dan black box CVR.

"Besok kegiatan kita tetap di area yang sama dengan melebarkan area untuk pencarian evakuasi korban, itu sebagai prioritas, dan serpihan-serpihan material dari pesawat," jelasnya.

Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC, di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC, di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Sedangkan untuk pencarian black box CVR dimungkinkan akan diperkecil areanya. Hal itu agar tim lebih mudah menemukan black box tersebut.

"Karena sudah ada pointer sebelumnya di area mana kira-kira akan ditemukan," terangnya.

Seperti diketahui, tim penyelam TNI Angkatan Laut sudah berhasil menemukan kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar Pulau Laki-Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Selasa (12/1), sekitar pukul 16.20 WIB.

Tapi, hanya black box flight data recorder (FDR) yang baru didapat, belum black box berjenis cockpit voice recorder (CVR).

Baca Juga:

Dua Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun meminta kepada tim SAR gabungan untuk tetap melanjutkan pencarian guna menemukan black box CVR.

"Cockpit voice recorder (CVR) masih perlu dicari dengan tanpa adanya bantuan yaitu beacon tersebut," jelas Marsekal Hadi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1).

Sedangkan black box FDR kini sudah berada di Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan investigasi terkait penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1) lalu itu. (Asp)

Baca Juga:

Cari Black Box Sriwijaya AIr, Anggota Kopaska Dengar Teriakan Minta Tolong

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Bagikan