Merek Fashion Ternama Dunia Sumbang Alat Kesehatan untuk Perangi COVID-19

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Maret 2020
Merek Fashion Ternama Dunia Sumbang Alat Kesehatan untuk Perangi COVID-19

Perusahaan-perusahaan ini bantu sediakan kebutuhan peralatan kesehatan untuk bantu perangi COVID-19 (Foto: Instagram/@lvmh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN hanya selebritas saja yang memberikan bantuan untuk menyelesaikan pandemi Corona. Beberapa brand fashion terkenal dunia punya cara sendiri untuk ikut ambil peran dalam usaha penanganan pandemi COVID-19. Brand-brand yang namanya sudah terkenal ini tergerak dan membantu memberikan bantuan peralatan kesehatan untuk petugas medis yang bertugas di garis depan. Dilansir dari laman Hypebae simak yuk informasinya!

Baca juga:

Lawan Corona, Apple Sumbang Jutaan Masker untuk Tenaga Medis

1. Prada Sumbang Peralatan untuk Petugas Kesehatan

Merek Fashion Ternama Dunia Ikut Sumbang Alat Kesehatan untuk Penanganan COVID-19
Prada sediakan puluhan ribu masker dan bantuan penting untuk tenaga medis (Foto: Prada)

Beberapa waktu lalu, merek fashion Prada juga sudah memberikan donasi kepada tiga rumah sakit di Milan dengan menyediakan enam intensive care dan resuscitation unit. Nah, saat ini mereka kembali mengulurkan bantuan untuk membantu para petugas kesehatan dengan cara memberikan 80.000 alat kesehatan serta 110.000 masker di Italia.

Dalam press release, rumah fashion ini sudah mulai memproduksi semua perlengkapan kesehatan tersebut yang dimintai oleh region Tuscany. Rencananya pengiriman akan selesai pada 6 April 2020. Semoga bantuan ini berjalan lancar agar dapat membantu saudara-saudara kita di Italia.

2. Grup H&M Suplai Produksi Kebutuhan Peralatan Rumah Sakit

View this post on Instagram

Right now we're facing a situation that no one could really prepare for. In these times of uncertainty we’re following the advice from government and local authorities. We're adapting to ever-changing situations, and are truly grateful to have fantastic teams collaborating to support our customers, colleagues and partners all around the world. In response to the prevention and control of the disease outbreak, we have already, or will shortly, close many of our stores. In stores that remain open or are re-opened, we’re prepared to respond quickly to any emerging situation. We’d also like to share the good news that the non-profit @hmfoundation has donated 500,000 USD to the World Health Organization to help prevent the spread of this pandemic. Please stay safe and take care of one another, wherever you are. H&M

A post shared by H&M (@hm) on

Perusahaan retail asal Swedia ini turut membantu pihak-pihak yang membutuhkan terutama mereka yang bertugas di rumah sakit. Bekerjasama dengan European Union, H&M memproduksi peralatan proteksi untuk rumah sakit dan para pekerja kesehatan.

Seperti yang kamu tahu saat ini di seluruh dunia para petugas kesehatan seperti dokter dan perawat kesulitan mendapatkan masker dan peralatan lainnya. Padahal para pejuang yang berdiri di garis depan ini sangat membutuhkan berbagai perlengkapan tersebut.

Melihat realita ini, pada 22 Maret 2020, pihak H&M memberi pengumuman lewat website resminya bahwa mereka akan mendistribusikan kebutuhan alat kesehatan tersebut ke negara-negara di European Union yang membutuhkannya.

Baca juga:

Jeff Bezos Puji Dedikasi Karyawannya di Tengah Pandemi Virus Corona

Anna Gedda selaku Head of Sustainibility di H&M grup mengatakan bahwa virus Corona secara dramatis memengaruhi semua orang. Oleh karena itu, grup H&M, seperti organisasi lainnya berusaha semampu mereka untuk membantu masalah ini.

Langkah awal yang H&M lihat adalah dengan memberikan dukungan dengan cara yang mereka tahu. Enggak hanya memberi peralatan kesehatan saja, H&M Foundation sudah memberikan donasi sebesar USD 500 ribu ke World Health Organization untuk membantu pencegahan penyebaran virus yang satu ini.

3. LVMH Produksi Gel Sanitasi dan Masker untuk Prancis

View this post on Instagram

#LVMHjoinsforces Given the risk of a shortage of hydroalcoholic gel in France, Bernard Arnault instructed the LVMH Perfumes & Cosmetics business to manufacture within their production sites as much gel as needed to support the public authorities. Since Monday, the gel has been delivered free of charge daily to the French health authorities and as a priority to the Assistance Publique-Hôpitaux de Paris. The LVMH Group would like to express a special THANK YOU to all those who made it possible, in particular to our exceptional production teams from @guerlain, @diorparfums and @givenchybeauty who have shown great solidarity and engagement in a spirit of collective effort for the common good. The Group and its Maisons are extremely proud and humbled to do their part in the fight against COVID-19 and to help those whose mission is to protect and care for others. As such, we will continue to honour this commitment for as long as necessary, in connection with the French health authorities. #Coronavirus #COVID19 #APHP #staysafe #StayAtHome #COVID2019france #LVMH #LVMHtalents #Guerlain #ParfumsChristianDior #DiorParfums #Dior #GivenchyBeauty #Givenchy

A post shared by LVMH (@lvmh) on

LVMH Moet Hennesy atau yang dikenal sebagai LVMH merupakan sebuah perusahaan yang dibentuk pada 1987 dan berada di bawah merger dengan brand fashion ternama Louis Vuitton. Berpusat di Paris, LVMH turut serta beri bantuan dengan mengamankan pesanan 10 juta masker dari produsen asal Tiongkok.

Bernard Arnault selaku CEO LVMH sudah mengalokasikan dana sebesar EUR 5 juta untuk memproduksi masker tersebut. Nantinya masker-masker yang dibuat akan didonasikan kepada pihak Prancis. Enggak hanya itu, melalui unggahan di akun Instagram mereka @lvmh, perusahaan konglomerat ini membuat gel sanitasi karena kurangnya cairan pembersih tersebut di Prancis.

LVMH yang tadinya berfokus kepada produksi parfum dan kosmetik akhirnya turut membuat hand sanitizer. Terhitung 12 ton cairan antiseptik sudah dikirimkan secara gratis kepada pihak kesehatan pemerintah. Salut ya!

Baca juga:

Update Terbaru Siri, Memberikan Saran Tentang Virus Corona

Wah, tentu banyak orang yang akan berterimakasih kepada perusahaan-perusahaan ini. Aksi mereka patut diacungi jempol deh! Kita doakan semoga banyak pihak lain yang akan tergerak hatinya untuk turut membantu ya. (Sam)

#Hypeburan #Virus Corona #Virus #Donasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Berdasarkan catatan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008, identitas ini menjadi permanen untuk menghormati lokasi penemuan resminya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Indonesia
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Sastrawan Indonesia, Denny JA, mendonasikan seluruh dana BRICS Literature Award 2025 untuk mengembangkan sastra dunia.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Indonesia
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah gencarkan sosialisasi penggunaan masker dan perkuat kesiapan faskes untuk mencegah penularan superflu di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Indonesia
Ancol Donasikan 10 Persen Tiket Terjual Bagi Pemulihan Sumatera
Dana donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan terpercaya, dengan fokus pada bantuan kemanusiaan dan pemulihan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Ancol Donasikan 10 Persen Tiket Terjual Bagi Pemulihan Sumatera
Indonesia
Warga Jakarta Siapkan Saldo E-Wallet! Donasi Digital Menjamur Saat Malam Tahun Baru di Lokasi Berikut
Chico Hakim menambahkan bahwa proses pengumpulan donasi sudah dimulai dan dapat diakses oleh publik setiap saat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Warga Jakarta Siapkan Saldo E-Wallet! Donasi Digital Menjamur Saat Malam Tahun Baru di Lokasi Berikut
Indonesia
Guru dan Santri Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatra, Sumbang Rp 60 Juta
Penerimaan donasi perdana dilakukan di acara Workshop Ekonomi Kreatif LPPEKIN BKPRMI Kota Tasikmalaya, yang berlokasi di Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya, Minggu (14/12).
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Guru dan Santri Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatra, Sumbang Rp 60 Juta
Bagikan