Kecantikan

Merawat Kulit Berjerawat dan Berminyak

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 15 Juli 2021
Merawat Kulit Berjerawat dan Berminyak

Kulit berminyak perlu perawatan agar bebas jerawat.(Unsplash/melanie kreutz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA kulit yang gampang berjerawat memang paling tidak enak. Dengan kondisi kulit berminyak, kamu tak bisa bebas mencoba skin care. Perawatan ke dokter pun butuh biaya ekstra. Selain itu, kulit berminyak cenderung mudah berjerawat. Sudah pasti hal itu akan membuat rasa percaya diri menurun bagi sebagian orang.

Sebelum melakukan perawatan, kamu harus mengetahui penyebab tumbuhnya jerawat di kulitmu yang berminyak. Tumbuhnya jerawat bisa disebabkan beberapa faktor, seperti keturunan, mengonsumsi makanan yang berlemak, kurang menjaga kebersihan,
faktor hormon, ada bahan campuran kosmetik yang kurang cocok, produksi sebum yang berlebihan, dan stres. Oleh karena itu, bagi kamu dengan kulit berminyak, lakukanlah perawatan tepat saat jerawat menyerang.

BACA JUGA:

Bahan-Bahan Alami Ini Bikin Bebas Jerawat


1. Hindari makan manis dan olahan

makanan manuis
Makanan manis mendorong timbulnya jerawat. (foto: unsplash/charles etoroma)


Mengonsumsi makanan manis dapat mendorong timbulnya jerawat. Makanan dan minuman seperti susu, keju, cake, dan cokelat sebaiknya kamu hindari. Seperti dilansir Alodokter.com, makanan manis memiliki glukosa yang cukup tinggi.
Tak hanya makanan manis, makanan olahan seperti susu dan keju memiliki asam amino dapat membentuk kelenjar minyak semakin aktif sehingga akan memicu pertumbuhan jerawat.


2. Jauhi makanan yang berminyak

greasy food
Makanan berminyak mengandung lemak tinggi. (foto: unsplash/sigmund)


Makanan yang berminyak seperti gorengan dan makanan saji cepat memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat.


3. Kelola stres

stress free
Kelola stres agar tak berjerawat. (foto: Unsplash/Erriko Boccia)


Selain dari faktor dari luar, jerawat juga perlu ditangani dari dalam. Masalah psikologis amat memengaruhi bertumbuhnya jerawat. Kamu bisa mencegahnya dengan melakukan meditasi atau melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan rasa stres kamu.


4. Menjaga kebersihan kulit

face
Pastikan selalu membersihkan wajah dengan teknik double cleansing. (foto: Unsplash/Park Street)


Setelah menggunakan kosmetik, kamu wajib membersihkannya dengan menggunakan micellar water dengan teknik double cleansing. Pastikan tidak ada bekas kosmetik yang masih menempel. Jika kosmetik menyumbat pori-pori, akan muncul komedo dan bisa menyebabkan jerawat.

Selain itu, jangan menyentuh bagian yang berjerawat dengan tangan kotor. Hal itu justru akan membuat jerawat semakin meradang atau memerah. Hilangkan deh kebiasaan memencet jerawat sendiri.

5. Gunakan skincare yang tepat

skincare
Pilih yang berbentuk gel atau cari. (foto: unsplash/christin hume)


Pilihlah skincare dengan konsistensi gel atau cair. Hindari penggunaan skincare yang berminyak. Penting untuk memilih skincare dengan bahan yang sesuai kondisi kulit kamu. Kamu bisa mencoba skincare yang memiliki kandungan tea tree atau aloe vera. Saat keluar rumah, jangan lupa gunakan sunblock atau tabir surya yang
dapat menghalau efek sinar matahari pada kulit.

Agar efektif, lakukanlah perawatan secara rutin. Hal itu mengingat pertumbuhan jerawat sangat cepat. Selain itu, tetaplah jaga kebersihan dan pola hidup sehat.(cil)

#Kesehatan #Kecantikan #Tips Kecantikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan