Merapi Keluarkan Lava 3 Kali, Radius 3 Km Steril dari Aktivitas Penduduk

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 21 Februari 2019
Merapi Keluarkan Lava 3 Kali, Radius 3 Km Steril dari Aktivitas Penduduk

Kondisi terkini Gunung Merapi. (Meraputih.com/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Merapi kembali memuntahkan material lava sebanyak tiga kali pada Kamis 21 Februari 2019.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan, Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida mengimbau agar wilayah dalam radius tiga Km dari puncak Gunung Merapi steril dari aktivitas penduduk.

Aliran lava keluar dari pukul 06.00-12.00 WIB selama 15-25 detik dan mengalir ke Kali Gendol. Namun, tidak ada awan panas yang keluar dari perut gunung yang terletak diperbatasan Jawa tengah dan DIY ini.

Hanik menjelaskan radius 3 km dikosongkan karena jarak luncur guguran lava kini berkisar 1 hingga 2 km dari puncak kawah. Hingga kini status Merapi masih dalam level Waspada.

Namun, BPPTKG menegaskan lokasi wisata yang berada diluar radius 3 km masih aman untuk dikunjungi.

"Masyarakat yang berada di lereng Merapi agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa," kata Hanik saat jumpa pers di kantor BPPTKG Yogyakarta, Kamis 21 Februari 2019.

Pihaknya akan mengevaluasi kembali besaran jarak aman jika luncuran awan panas dan guguran material lebih dari 3 km.

Di samping itu BPPTKG mengimbau warga dan wisatawan untuk mewaspadai potensi banjir lahar dingin. Banjir Lahar akan terjadi jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama di puncak Merapi.

Volume kubah lava sejak 22 Januari 2019 hingga kini sudah sebesar 461.000 m3. Laju tumbuh lava rata-rata 3.000 meter kubik perhari. Kejadian guguran material dari perut bumi rata-rata 40 kali per hari. (Ter)

#Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan