Meong, Pelihara Kucing Jaga Kesehatan Jantung

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 12 Mei 2024
Meong, Pelihara Kucing Jaga Kesehatan Jantung

Pelihara kucing baik untuk kesehatan jantung. (Foto: Unsplash/Michael Sum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cat Lover pasti paham betul bagaimana rasanya jadi 'babu' kucing. Tempat makan mesti selalu dipenuhi cat food. Badan lagi capek-capeknya tapi tetap siaga kalau diajak main anabul. Namanya babu, ya kamu mesti selalu ada untuknya.

Dibilang suka menjengkelkan, iya. Tapi, entah kenapa tidak pernah merasa bosan ya sama tingkah laku kucing kesayangan kamu. Nah, ternyata ilmu medis pun mengungkapkan memelihara kucing memang menyehatkan tubuh, salah satunya menjaga kesehatan jantung.

Dilansir Alodokter, memelihara kucing dapat menurunkan hormon kortisol atau disebut juga dengan hormon stres. Bahkan nih, dengkuran kucing juga bikin badan segar, sebab suaranya dapat menenangkan saraf dan menurunkan tekanan darah.

Oleh karena itu, mengelus dan berada di dekat kucing akan membuat kamu merasa lebih tenang. Tubuh kamu yang rileks tersebut akan membuat stres berkurang.

Baca juga:

Kucing Punya 276 Ekspresi Wajah Berbeda

Stres dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, sehingga kesehatan jantung kamu akan terganggu. Maka dari itu, kaitan memelihara kucing dapat menjaga kesehatan jantung karena stres akan berkurang saat kamu berada di dekatnya.

Usahakan juga untuk aktif bermain bersama teman anabul kamu. Apabila dilakukan dengan rutin, bermain bersamanya akan menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, sehingga risiko sakit jantung juga menurun.

Meski begitu, manfaat-manfaat memelihara kucing ini baru bisa kamu raih apabila kamu juga menjalani pola hidup sehat. Maka dari itu, rajin olahraga, mengonsumsi makanan bernutrisi, hingga mencukupi waktu tidur tetap menjadi keharusan ya sembari kamu memelihara kucing. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan