Menunda Beres Kamar Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Senin, 03 Januari 2022
Menunda Beres Kamar Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Buat sebagian orang, kamar berantakan merupakan sebuah konsep. (Pexels-Vlada Karpovich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH melewati hari melelahkan, beristirahat sering menjadi solusi terbaik mengembalikan kekuatan tubuh. Merebahkan badan, menarik napas panjang lalu menghembuskannya, perlahan mereda lelah, kemudian mata terpejam.

Baca Juga:

Alasan Warga +62 Menunda Check Out Barang Impian di Marketplace

Namun, bukannya makin ingin rebahan lalu tidur, malah justru tambah penat saat mendapati kamar berantakan. Meski sebaliknya ada saja orang justru betah di kamar berantakan dan kotor.

Kamar kotor bisa memicu pelbagai penyakit. Masalah kesehatan paling sering terjadi ketika kamar kotor, seturut American College of Allergy, Asthma, and Immunology, berkait paparan debu menghasilkan reaksi alergi pada tubuh.

kamar kotor
Kamar kotor karena mager untuk membersihkan. (Unsplash-Mathesu Vinicius)

Alergi terhadap debu tersebut dapat menimbulkan bersin-bersin, hidung meler, mata merah dan berair, sesak napas, batuk, dan kulit gatal. Tentu masalah tersebut acap dijadikan hal sepele apalagi bila bergejala ringan.

Kamar bersih padahal bukan saja baik bagi kesehatan namun juga membuat nyaman, menghilangkan stress. Namun, selalu ada alasan sehingga pemilik kamar tarsok alias entar besok ketika ingin membersihkan kamarnya.

Baca Juga:

+62 Bicara Yang Tertunda

Mager atau malas gerak memang kebiasan dihinggapi kebanyakan orang. Apalagi tubuh sedang lelah sehingga beranjak pun seperti sangat sulit dilakukan. Maunya rebahan terus, tidak peduli kondisi ruangan atau kamar sedang kotor dan berantakan sekalipun.

kamar kotor
Sibuk, banyak pekerjaan, biasanya jadi alasan malas membersihkan kamar. (Unsplash-Robert Bye)

Namun, imbasnya kalau kamu mager terus untuk membereskannya, kamar akan lebih mirip gudang. Enggak ingin kan kamarmu jadi gudang?

Selanjutnya, alasan sibuk. Semakin umur bertumbuh dewasa, semakin banyak hal harus dihadapi. Salah satunya pekerjaan. Hal tersebut membuat orang jadi sibuk, sehingga tidak sempat untuk sekadar membersihkan kamar tidur.

Bisa juga mala membersihkan kamar karena menunggu orang lain saja untuk melakukannya. Ayo ngaku siapa punya kebiasaan kayak gini? Kebiasan tersebut sangat tidak patut apalagi meminta tolong apalagi menyuruh orang terlalu sering tanpa ada imbalan.

kamar kotor
Kamar berantakan agar terlihat nyeni. (Unsplash-Debby Hudson)

Nah, terakhir, terkadang kamar berantakan memang bukan perkara mager, sibuk, atau menunggu bantuan orang lain, namun konsep dari orang tersebut.

Seseorang bisa digambarkan kepribadiannya hanya dari kamarnya saja. Contohnya kamar berantakan biasanya kepribadian orang tersebut urakan dan tak acuh.

Kebanyakan orang-orang seperti itu memang senang melihat kamarnya berantakan, karena dari point of view mereka, itu semua terlihat seperti sebuah ‘seni’. (Rey)

Baca juga:

Alasan Warga +62 Menunda Belanja Barang Incaran

#Januari +62 Bicara Yang Tertunda #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Bagikan