Menteri Perindustrian: Stok Bahan Pokok Aman Hingga Akhir Tahun

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 12 Desember 2017
Menteri Perindustrian: Stok Bahan Pokok Aman Hingga Akhir Tahun

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (ANTARA FOTO/Moch Asim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, stok komoditas strategis yang bersinggungan dengan hilir industri seperti minyak goreng, tepung terigu, dan gula dinyatakan aman mencukupi untuk menghadapi kebutuhan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Menteri Airlangga memastikan ketersediaan dan harga untuk kebutuhan pokok dan kebutuhan industri stabil. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri rapat bersama Kapolri Tito Karnavian dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait antisipasi kenaikan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/12).

"Tepung terigu harga relatif stabil untuk sepuluh tahun terakhir, kemudian minyak goreng Indonesia salah satu eksportir untuk regional, dan persediaan untuk gula rafinasi stok aman dan terjamin," kata Airlangga.

Airlangga menjelaskan, Indonesia telah mengekspor minyak goreng, tepung terigu, dan gula ke negara tetangga sehingga secara tidak langsung stok dalam negeri juga telah aman.

Ia menambahkan, industri yang berbasis jagung dinilai aman karena Kementerian Pertanian telah memasok 24 juta ton kebutuhan dalam negeri sehingga mampu memenuhi kebutuhan untuk industri turunannya seperti pakan ternak.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pemerintah yakni Kemenperin, Kementan, Polri, Kementerian Perdagangan, Bulog dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berkomitmen menjamin stok pangan cukup dan aman serta harga stabil.

Menurut dia, momen akhir tahun ini akan dimanfaatkan berbagai pihak untuk mengambil keuntungan yang baik, tetapi bisa juga dimanfaatkan para kartel untuk mengambil keuntungan sebesarnya hingga merugikan masyarakat.

Ia menegaskan, stok barang untuk 11 komoditas strategis cukup. Ia juga mengapresiasi Satgas Pangan yang mewujudkan kestabilan harga pada Idul Fitri 2017, tidak seperti pada tahun sebelumnya.

"Ada hal yang membedakan tahun ini, kita menstabilkan harga tanpa impor beras, tanpa impor bawang merah bahkan kita sudah ekspor ke enam negara, tanpa impor jagung bahkan bisa ekspor. Terakhir adalah cabai segar," kata Amran.

Rapat antisipasi kelangkaan dan kenaikan harga pangan menjelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 turut dihadiri Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf, Dirut Bulog, Djarot Kusumayakti dan Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito serta Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti. (*)

#Menteri Perindustrian #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi penting agar peningkatan kapasitas SDM berjalan seiring dengan transformasi industri.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Indonesia
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan di wilayah Kalimantan, sekaligus menambah sumber air melalui pembangunan dan pengaktifan sumur bor di sejumlah wilayah prioritas.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Bagikan