Menteri Khofifah: Syarat Pahlawan Harus Ada yang Mengusulkan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 09 November 2017
Menteri Khofifah: Syarat Pahlawan Harus Ada yang Mengusulkan

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, syarat utama penganugerahan gelar Pahlawan Nasional adalah harus ada pihak yang mengusulkan nama tokoh yang dianggap layak mendapatkan gelar tersebut.

"Jika tidak ada yang mengusulkan, maka tidak bisa diproses sebagai Pahlawan Nasional. Tentunya yang diusulkan juga sudah meninggal dunia," kata Khofifah dalam diskusi Forum Merdeka Barat di Jakarta, Kamis (9/11).

Dia mengatakan, saat ini pemerintah sudah menetapkan 173 tokoh sebagai Pahlawan Nasional, 13 di antaranya adalah perempuan.

Tahun ini, pemerintah menetapkan empat tokoh sebagai pahlawan nasional, salah satunya adalah Laksamana Malahayati asal Aceh sebagai perempuan muslim pertama yang memimpin armada laut berperang melawan Portugis.

Khofifah mengatakan, proses pengusulan Laksamana Malahayati dilakukan oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Ia turut mendorong agar Kowani mengusulkan pahlawan perempuan.

"Sebetulnya Laksamana Malahayati ini sudah lama dikenal kiprahnya, tapi baru diusulkan. Mungkin karena prosesnya tidak tersosialisasikan," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, siapa saja baik itu perorangan maupun lembaga bisa mengusulkan tokoh yang dianggap pantas dan berjasa besar kepada bangsa dan negara sebagai Pahlawan Nasional.

"Mungkin teman-teman jurnalis ingin mengusulkan tokoh dari dunia jurnalisme sebagai pahlawan nasional, bisa saja asal tokoh tersebut sudah meninggal dan ada usulan," katanya.

Proses yang dilakukan adalah adanya usulan lalu diadakan verifikasi, penelitian, dan pengkajian melalui proses seminar, diskusi, serta sarasehan lalu diserahkan permohonan usul pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada presiden melalui Dewan Gelar.

Menurut Khofifah, pengajuan usul Pahlawan Nasional maksimal dilakukan dua kali dan harus memenuhi syarat yang ditentukan. (*)

Sumber: ANTARA

#Menteri Sosial #Khofifah Indar Parawansa #Hari Pahlawan #Pahlawan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
7 Tokoh Jateng Diajukan Calon Pahlawan Nasional, Ada Nama Kakek Prabowo
pengusul Raden Mas Margono Djojohadikusumo berasal dari Seruan Eling Banyumasan, sebuah paguyuban masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan Banyumas.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
7 Tokoh Jateng Diajukan Calon Pahlawan Nasional, Ada Nama Kakek Prabowo
Indonesia
Kakek Prabowo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, UIN Jakarta Bentuk 2 Tim Periset
Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo, kakek Presiden RI Prabowo Subianto dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI)
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kakek Prabowo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, UIN Jakarta Bentuk 2 Tim Periset
Berita
Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Tahap 3, Langkah Mudah Pakai NIK KTP!
Cek bansos Kemensos go id 2026 tahap 3 lewat HP menggunakan NIK KTP. Simak cara cek penerima PKH, jadwal pencairan, nominal, dan mekanismenya.
ImanK - Minggu, 16 Agustus 2026
Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Tahap 3, Langkah Mudah Pakai NIK KTP!
Indonesia
Pujangga Besar Sutan Takdir Alisjahbana Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Mensos Harap Prabowo Setuju
Mensos Gus Ipul menegaskan warisan terbesar STA bagi bangsa ini adalah perjuangannya mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa modern.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Pujangga Besar Sutan Takdir Alisjahbana Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Mensos Harap Prabowo Setuju
Indonesia
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi dan terdiri dari dua bangunan utama
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Indonesia
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Mensos Gus Ipul menjelaskan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 ribu per pasang. Tegaskan angka itu masih tahap perencanaan dan belum harga akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Indonesia
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi KPK untuk berkonsultasi soal tata kelola pengadaan program Sekolah Rakyat agar bebas korupsi dan penyimpangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Indonesia
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Menekankan pemberian tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan berasal dari anggaran Kemensos.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu
Mensos Syaifullah Yusuf dikabarkan menyebut orang yang tak memakai BPJS selama setahun dianggap mampu. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu
Bagikan