MerahPutih Politik - Koordinator Gerakan Indonesia bersih Adhie Massardi menyatakan Presiden Joko Widodo sudah seharusnya melakukan perombakan kabinet (reshuffle). Ia mendesak menterio-menteri Kabinet Kerja yang bikin gaduh harus menjadi prioritas diganti.
Meski tidak menyebut nama secara spesifik, namun Adhie menyinggung beberapa kementerian di antaranya Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan KemenPAN-RB.
"Ya itu biasa, ini sebagai test case aja. sudah seharusnya ada reshuffle malah seharusnya sih bulan kemarin," kata mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid tersebut saat dihubungi merahputih.com, Kamis (7/1).
Adhie mencontohkan kegaduhan yang dibuat Yuddy Chrisnandi karena melansir laporan kinerja kementerian dan lembaga.
"Misalnya kayak Yuddy, langsung bikin evaluasi. Wapres bilang sudah izin Presiden. Tapi, kemarin Presiden bilang tidak tahu," jelas Adhie.
Adhie menekankan perombakan kabinet harus dipikirkan secara matang bukan sekedar bagi-bagi kursi.
Menurutnya, kabinet mendatang harus dipilih orang-orang yang berorientasi kepada Presiden, bukan pemimpin partai atau
"Tapi intinya bahwa reshuffle kabinent ini harus betul-betul mencerminkan kabinet Presiden," ucapnya. (dit)
BACA JUGA:
- Pengamat: Reshuffle Kabinet Harus Besar-Besaran
- "Reshuffle Kabinet Hak Presiden Bukan PDIP"
- Rakernas PDIP Dipastikan Tak Bahas Reshuffle Kabinet
- Muhaimin Iskandar: Reshuffle Tidak Dilakukan dalam Waktu Dekat
- Pengamat: Reshuffle Harus Berorientasi Kepada Kebutuhan dan Pembangunan