Menristekdikti Janjikan Penyelesaian Gedung Mangkrak Selesai 2018
Menristekdikti Muhammad Nasir. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
MerahPutih.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mengatakan, penyelesaian gedung mangkrak di sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air akan diselesaikan pada 2018.
"Kami sudah ajukan ke Presiden Jokowi, nanti akan selesaikan melalui Inpres pada 2018 mendatang," kata Nasir di Jakarta, Sabtu (30/9).
Dia menjelaskan, hampir di setiap perguruan tinggi terdapat gedung mangkrak atau yang belum selesai. Total dana yang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan gedung maupun rumah sakit pendidikan yang mangkrak tersebut mencapai Rp 9, 7 triliun.
Jumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang mempunyai gedung mangkrak tersebut sebanyak 122 PTN. Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 di antaranya merupakan PTN baru.
Nasir menyebutkan dua PTN baru tersebut yakni Universitas Singaperbangsa dan Siliwangi. "Sedangkan untuk laboratorium dibutuhkan dana sekitar Rp 60 triliun lagi. Untuk di Universitas Mulawarman sendiri ada sebanyak 12 gedung mangkrak. Penyebab utamanya adalah kendala dana," katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Mulawarman, Prof Masjaya mengatakan, jumlah gedung mangkrak di universitas itu sebanyak 16 gedung. Namun, yang sudah diselesaikan sebanyak empat gedung.
"Jadi, sekarang ada sisa 12 gedung lagi yang harus diselesaikan. Pembangunan gedung itu sangat dibutuhkan untuk proses pembelajaran," katanya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Banjir & Longsor Hantam 3 Provinsi di Sumatra, Prabowo Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional
Aksi Bobby Nasution Berpotensi Picu Perpecahan, Anggota DPR dari Aceh Minta Polisi Turun Tangan
Mendiktisaintek Siap Bantu Kepulangan Mahasiswa Indonesia di Harvard, Tunggu Keputusan Lanjut
Reshuffle Kabinet, Prabowo Dinilai Ingin Kurangi Kegaduhan dan Gimmick Politik
Presiden Prabowo Lantik Mendiktisaintek dan Tiga Kepala Lembaga Negara
Muhammadiyah Ucapkan Selamat ke Brian Yuliarto, Minta Perhatikan Perguruan Tinggi Swasta
Satryo Soemantri Brodjonegoro Pilih Diam di Tengah Isu Pencopotannya