Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Telusur Luak Limopuluah

Menjajal Kuliner Payakumbuh di Malam Hari

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 27 November 2018
Menjajal Kuliner Payakumbuh di Malam Hari

Martabak mesir yang enak disantap di malam hari. (Foto: Instagram@adivanchilimintwiz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDENGAR kata Minang, yang terlintas pertama kali di otak adalah Rendang. Ya, memang daerah satu ini sangat terkenal dengan makanan yang khas. Sebut saja rendang, makanan ini pernah meraih predikat sebagai makanan terlezat versi CNN. Namun Minang bukan sekedar rendang.

Di Payakumbuh, salah satu kota yang ada di Minangkabu, banyak lagi makanan yang tak kalah enaknya dari rendang. Uniknya, makanan di kota ini lebih banyak muncul pada malam hari. Saat kota-kota lain di Sumatera Barat mulai sepi, Payakumbuh masih saja menggeliat. Khususnya mereka yang menjual kuliner.

1. Menjelajah kuliner khas Minangkabu di pinggir jalan Sumbar-Riau

teh talua
Teh talua khas Minang berpadu dengan roti bakar Bandung. (Foto: instagram@rwelfinanda)

Bagi kamu yang menggilai cita rasa khas Minangkabau, kamu bisa menjajal makanan, seperti sate danguang-danguang, martabak mesir, rendang telur, minas (mie nasi goreng), hingga lontong sayur khas Minang. Semuanya bisa kalian temui di tenda-tenda pinggir jalan di pusat kota Payakumbuh.

Bagi kamu yang mencari minuman khas Minang untuk penghangat rasa dingin kota ini. Kamu bisa menjajal minuman seperti, Kawa Daun atau minuman yang diseduh dari daun kopi yang sudah dikeringkan, teh talua atau teh telor, hingga ampiah dadiah (sejenis yogurt dari susu sapi).

2. Menikmati kuliner ala millennial Minangkabu, menghidupkan malam di Payakumbuh

Seorang gadis sedang baca buku dan minum teh di sebuah cafe di Payakumbuh. (Instagram/@erika_tryana)
Di Payakumbuh adapula tempat nongkrong khas milenials. (Foto: instagram@erika_tryana)

Untuk masalah selara, masyarakat Payakumbuh sangat cepat mengikuti zaman. Selain, warung-warung tenda, cafe-cafe yang menyediakan beragam makanan kekinian juga tumbuh subur di kota ini. Sebut saja cafe Kompil atau kopi milo yang banyak diburu warga.

Selain itu banyak cafe dengan ciri khas lain yang tumbuh. Namun mereka dalam merebut konsumen bersaing sangat sportif. Beragam keunggulan dihadirkan, mulai dari live music dan lain sebagainya. Hal-hal seperti inilah yang membuat Payakumbuh tetap aktif meski pun malam hari.

3. Makanan khas luar Payakumbuh, banyak dijumpai pula, membuat wiskul semakin semarak

Gambar warung pecel lele. (Foto/id.openrice.com)
Pecel lele sudah merambah sampai di Payakumbuh. (Foto: id.openrice.com)

Melihat tumbuh suburnya jajanan khas luar pulau, bisa dikatakan bahwa lidah masyarakat setempat sudah bisa diajak berdamai. Urang Awak yang cenderung suka makanan pedas bersantan, kini sudah mau mengecap makanan seperti pecel lele, pempek, dan makanan khas daerah lain. (zaim)

Baca Juga: Menikmati Payakumbuh dari Puncak Panorama Kayu Kolek

#Telusur Luak Limopuluah #Makanan Unik #Makanan Pedas #Minangkabau #Makanan Khas Minang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Sekjen DPP IKM B Moulevey Rajo Mudo melaporkan Permadi Arya ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Lifestyle
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Namun, penting untuk dicatat bahwa keamanan konsumsi ikan sapu-sapu sangat bergantung pada habitatnya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Foto Essay
Kuliner Tradisional Ramadan, Lamang Tapai Khas Minangkabau Jadi Favorit Menu Berbuka
Pekerja membuat lamang tapai makanan khas Minangkabau di industri rumahan kawasan Kramat Raya, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 10 Maret 2026
Kuliner Tradisional Ramadan, Lamang Tapai Khas Minangkabau Jadi Favorit Menu Berbuka
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Lifestyle
Resmi! Nasi Megono Kecombrang dan Lopis Krapyak Pekalongan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional
Nasi Megono dari Kota Pekalongan memiliki cita rasa yang istimewa dan unik dibandingkan Megono dari daerah lain di sekitarnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Resmi! Nasi Megono Kecombrang dan Lopis Krapyak Pekalongan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional
Foto Essay
Tradisi Manumbuk Ampiang: Kiprah Mak-mak Talang Babungo dalam Melestarikan Cita Rasa Minangkabau
Mak-mak memasak Ampiang kuliner warisan budaya Khas Minangkabau di Jorong Tabek, Talang Babungo, Solok, Sumatera Barat, Minggu (3/8/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 06 Agustus 2025
Tradisi Manumbuk Ampiang: Kiprah Mak-mak Talang Babungo dalam Melestarikan Cita Rasa Minangkabau
Kuliner
Rekap Makanan Viral 2024, Sensasi Rasa yang Bikin Nagih
Cokelat dubai, kopi susu oat, cromboloni, jasuke mulur, udang balon, mana pilihanmu?
Hendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 28 Desember 2024
Rekap Makanan Viral 2024, Sensasi Rasa yang Bikin Nagih
Kuliner
Menyantap Kelelawar Dalam Sajian Paniki Khas Sulawesi Utara
Paniki sudah lama dikonsumsi suku Minahasa sebagai menu turun menurun.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Agustus 2024
Menyantap Kelelawar Dalam Sajian Paniki Khas Sulawesi Utara
Fun
Kolaborasi Unik, Berani Coba Coca Cola Rasa Oreo?
Kolaborasi Coca Cola dan Oreo diluncurkan dalam edisi terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Agustus 2024
Kolaborasi Unik, Berani Coba Coca Cola Rasa Oreo?
Bagikan