Menjaga Kesehatan Lewat Liburan Akhir Tahun

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 25 November 2018
Menjaga Kesehatan Lewat Liburan Akhir Tahun

Manfaat berlibur bagi kesehatan tubuh. (Pixalbay/rawpixel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIBUR akhir tahun sudah tampak di ujung pandang. Sebagian orang sudah siap dengan agenda travelling-nya, bagaimana dengan kalian sahabat MP? Sudah adakah daftar tempat yang ingin dikunjungi di libur akhir tahun ini? Kalau belum, bergegaslah menyusun rencana.

Kenapa demikian? Karena berlibur memiliki dampak yang sangat positif bagi jasmani hingga rohani setiap orang. Seperti dilansir Go-Dok, sangat banyak manfaat yang bisa diperoleh dari liburan. Situs tanya jawab online seputar kesehatan ini memaparkan 5 poin penting manfaat liburan.

1. Untuk melepas stres

Seseorang yang sedang dilanda stres berat. (Pixalbay/MasimbaTinasheMandondo)
Seseorang yang sedang dilanda stres berat. (Pixalbay/MasimbaTinasheMandondo)

Ya, alasan pertama kenapa kamu butuh liburan adalah untuk melepas stres. Rutinitas kerja yang menjemukan akan menimbulkan rasa stres. Beban pekerjaan yang terus menumpuk akan memperparah hal ini.

Jika kamu merasa stres, maka kamu membutuhkan waktu untuk mundur sejenak dari pekerjaan. Cara terbaik untuk mencapai hal ini adalah dengan berliburan. Kegiatan ini bisa membuat otak dan tubuh kamu lebih rileks dan melepas stres.

2. Untuk menghilangkan depresi

Gadis dilanda depresi. (Pixalbay/RyanMcGuire)
Gadis dilanda depresi. (Pixalbay/RyanMcGuire)

Depresi merupakan salah satu masalah mental yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Kadang, masalah ini dipicu oleh berbagai macam hal, seperti beban kerja, masalah percintaan, keluarga, atau merasa kegagalan dalam hidup.

Salah satu cara untuk membuat kamu merasa lebih baik adalah dengan liburan, pergi dari tempat yang mengingatkan kamu akan pemicu depresi. Tak harus ke Eropa, kamu bisa pergi ke rumah nenek di desa, atau ke suatu tempat yang benar-benar baru.

Karenanya, jika merasa depresi, ada baiknya kamu mengambil waktu libur sementara untuk menyembuhkan diri.

3. Untuk menjaga kesehatan jantung

Seorang pria diserang sakit jantung. (Pixalbay/pexels)
Seorang pria diserang sakit jantung. (Pixalbay/pexels)

Percaya atau tidak, terus menerus bekerja tanpa hari libur atau berlibur bisa membuat kesehatan jantung kamu menurun. Sebuah penelitian di tahun 1992 menunjukkan bahwa pekerja yang tidak pernah mengambil cuti liburan selama 20 tahun bekerja memiliki risiko 30% lebih tinggi untuk terkena serangan jantung. Jadi, jangan ragu untuk berlibur demi kesehatan jantung jangka panjang.

4. Untuk meningkatkan produktivitas

Gadis kecil sedang membanca. (Pixalbay/khamkhor)
Gadis kecil sedang membanca. (Pixalbay/khamkhor)

Jika kamu merasa produktivitasnya di kantor atau dalam berbagai kegiatan menurun drastis, mungkin kamu butuh liburan. Pasalnya, rasa jemu dari bekerja terus menerus dapat membuat Anda menjadi lebih malas, terhambat, kurang ide, dan kurang semangat.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa berlibur dapat membantu para pekerja untuk lebih fokus saat mereka kembali ke kantor. Sebuah studi lain oleh Ernst & Young pun menyimpulkan bahwa dalam setiap 10 jam berlibur, performa pekerja meningkat hingga 8% di akhir tahun.

5. Untuk suasana hati yang lebih baik

Hati yang senang. (Pixalbay/geralt)
Hati yang senang. (Pixalbay/geralt)

Rasa suntuk dapat datang saat kamu terus terjebak dalam rutinitas yang sama. Siapapun itu, baik pekerja kantoran, anak kuliah, ibu rumah tangga, maupun tenaga ahli, rasa suntuk dapat mengecilkan mood dan membuat hidup kacau.

Belum lagi kamu juga kerap mengabaikan kesehatan, pola makan sehat, dan begadang saking sibuknya. Nah, jika ini yang terjadi, jelas kamu butuh liburan. Liburan selama long weekend atau bahkan satu minggu penuh dapat memperbaiki pola hidup dan suasana hati. Kegiatan ini membuat kamu makan dan tidur lebih teratur daripada saat bekerja. (*)

#Liburan #Tips Liburan #Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan