Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Menimbang Peluang BTS Menang di Grammy Awards

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 Desember 2021
Menimbang Peluang BTS Menang di Grammy Awards

Melihat peluang BTS menangi Grammy Awards 2022. (Foto Twitter@BTS_bighit)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAMPU sorot bersinar mengarah ke tujuh laki-laki dari Korea Selatan yang berdiri di tengah panggung SoFi Stadium. Lautan cahaya warna-warni dari lightstick Army Bomb menambah keindahan malam itu. Tujuh personel BTS menyiapkan kata-kata terakhir mereka sebelum memberikan persembahan lagu penutup kepada penggemar.

Setelah puas mengungkapkan cinta dan terima kasih, mereka berjoget bersama membawakan lagu Permission to Dance sebelum dikejutkan dengan kehadiran Chris Martin. Ternyata rangkaian konser Permission to Dance on Stage di Los Angeles itu ditutup dengan lagu My Universe. Lagu itu nenggambarkan ungkapan perasaan BTS mengenai para 'tentara' mereka. Setelahnya, semua membungkukkan badan mengucapkan terima kasih dan menghilang di balik layar.

BACA JUGA:

Istimewa, Momen-Momen di Konser Perdana BTS Permission to Dance on Stage

Seakan belum cukup, kejutan berikutnya hadir dalam bentuk tulisan di layar. RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook akan kembali manggung di Seoul pada Maret 2022. Amat mungkin, itu akan jadi pembuka tur dunia yang sudah lama dinanti ARMY sejak pandemi melanda semua hal.

Entah kabar tersebut betul atau tidak, setidaknya ARMY sudah cukup puas dengan harapan bahwa idola favorit mereka akan mengguncang banyak panggung lagi. Tur dunia pasti menjadi satu dari dua hadiah luar biasa yang penggemar harapkan terjadi pada BTS di 2022. Kado lainnya ialah menanti pengumuman pemenang Grammy Awards tahun depan.

Pada Rabu (24/11), Recording Academy mengumumkan daftar nominasi Grammy 2022. Seperti dugaan, grup besutan HYBE Labels itu kembali menorehkan nama mereka dalam kategori best pop duo/group performance. Lagu Butter akan bersaing dengan Higher Power (Coldplay), Kiss Me More (Doja Cat ft. SZA), I Get a Kick Out of You (Tony Bennett dan Lady Gaga), serta Lonely (Justin Bieber dan Benny Blanco).

Kembali ke Agustus 2021, saat itu, jurnalis musik Hugh Mcintyre dalam artikel Forbes mengatakan amat mungkin Butter memiliki peluang yang lebih tinggi ketimbang Dynamite. Pasalnya, pelantun Life Goes On itu benar-benar membuat mendominasi industri musik di 2021. Sepanjang tahun ini saja, mereka sudah mendapatkan tiga nomor satu di Billboard Hot 100. Tak hanya itu, hampir semua tangga lagu dari berbagai platform juga didominasi BTS. Wajah, suara, dan tarian mereka menghiasi berbagai acara musik ternama. Itu masih ditambah dengan kolaborasi-kolaborasi apik dengan musisi besar, seperti Megan Thee Stallion dan Coldplay. Setiap lagu yang dirilis juga menjebol berbagai penghargaan. Pencapian terbaru, ketujuh musisi asal Korea Selatan itu sukses menjadi artist of the year dalam acara penghargaan musik Amerika Serikat.

Jadi nominasi pop duo/group performance sudah didapatkan. Sayang, kategori lain tak berhasil lolos. Hal yang jadi pertanyaan ialah apakah BTS bisa menang piala Grammy untuk pertama kalinya?

Jika melihat berbagai prestasi dan sejarah yang dicetak BTS, seharusnya jawabannya iya. Mereka telah membuktikan diri pantas mengangkat trofi penghargaan dan menyampaikan pidato terima kasih. Namun, sebagaimana mereka tidak mendapat nominasi untuk kategori empat besar, fan sangsi BTS akan membawa pulang penghargaan.

Mcintyre ragu setelah melihat rekam jejak Grammy Awards selama ini. Ambil contoh, penghinaan yang dilakukan Recording Academy untuk Blinding Lights milik The Weeknd pada pergelaran terakhir. Ternyata lagu hit yang menghabiskan puluhan minggu di tangga lagu Billboard Hot 100 belum tentu sesuai dengan kriteria juri. Apalagi BTS bukan favorit Grammy. Selama ini, genre pop dianggap kurang serius jika dibandingkan dengan jenis musik lain, terutama yang berasal dari grup vokal termasuk boy band dan girl band. Lihat saja Little Mix, Fifth Harmony, atau One Direction. Tak ada yang menjebol--bahkan untuk nominasi--ajang penghargaan bergengsi itu.

Entah mengapa, ada sentimen khusus terhadap person of color di ajang itu. Artis kulit hitam terakhir yang memenangi album of the year ialah Herbie Hancock pada 2008. Pada 2017, Adele memperoleh semua penghargaan besar mengalahkan album Lemonade milik Beyonce. Itu hanya salah satu dari sekian hal lain yang membuat penggemar tak yakin BTS bisa mememangi GRAMMY tahun ini.

Lantas mengapa BTS bisa masuk nominasi? Alasannya tak lain dan tak bukan ialah untuk memanfaatkan popularitas grup tersebut. INF News berpendapat Grammy hanya menggunakan BTS untuk rating. Recording Academy mengumumkan pada Grammy 2021, preview kategori pop duo/group performance menunjukkan traffic tertinggi yang pernah tercatat. Namun, mereka tidak menyebutkan bahwa ketika BTS kalah, rating langsung turun 50 persen. Selain itu, partisipasi media sosial mereka juga sangat tinggi. Ada empat juta pengguna yang membahas BTS, tapi kalau mengecualikan konten apapun yang bukan BTS, jumlahnya turun jadi 1,5 juta.

Dengan melihat hal tersebut, fan menduga kemenangan BTS di GRAMMY mungkin hanya sampai pada nomine pertama dari Korea Selatan. Sementara itu untuk piala, BTS mungkin masih harus menyesuaikan dengan standar GRAMMY. Pilihan lainnya, pihak Grammy yang justru harus membuka peluang lebih besar dan melihat potensi BTS(sam)

#Musik #BTS #Grammy Award
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - 17 menit lalu
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - 25 menit lalu
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Bagikan