Menilik Awal Mula Berdirinya Warung Sate Petir Pak Nono Yogyakarta

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 04 Agustus 2016
Menilik Awal Mula Berdirinya Warung Sate Petir Pak Nono Yogyakarta

Sate Petir Pak Nano, di Jalan Ringroad Selatan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Sate Petir merupakan sajian sate dengan bumbunya yang super pedas. Sate ini pun menjadi salah satu kuliner super pedas di Yogyakarta. Makanan berciri daging tusukan ini bisa ditemui di Warung Sate Petir Pak Nono.

Kini, sate petir racikan Pak Nono menjadi salah satu buruan para pecinta kuliner sate di Yogyakarta. Tak ayal, sang pemilik pun menuai keuntungan berlimpah. Buktinya, hasil penjualannya, sang pemilik mampu menguliahkan anak-anaknya.

"Saya jualan gigih. Makanya saya bisa menyekolahkan, malah sampe lulus kuliah anak-anak saya," kata Marni, pemilik Warung Sate Petir Pak Nono, saat berbincang dengan merahputih.com, Rabu (3/8), di Jalan Ringroad Selatan, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta.

Marni menceritakan, warung sate petirnya berdiri berkat kegigihan sang suami, Suityarno atau dikenal Pak Nono, 69. Suaminyalah yang kali pertama mengadu nasib dengan berjualan sate. Sebelum buka warung sate, sang suami berdagang bermacam-macam. Mulai dari sandal hingga hasil kerajinan tangan. Pak Nono hanya berdagang dari emperan ke emperan lainnya.

"Setelah jualan macam-macam, barulah suami saya buka warung sate. Itu tahun 1984. Pertama buka warung di daerah Patangpuluhan," kata Marni.

http://server10.merahpoetih.com/gallery/public/2016/08/03/xrkYW3O7vj1470231092.JPG

Tahun 2004, barulah sang suami membuka lapak di tempat yang saat ini. Sejak pindah ke tempat baru itulah, warung yang didirikan mulai ramai dikunjungi. Hingga suatu hari, salah seorang wartawan asal Solo, yang kebetulan singgah, menyarankan agar membuat citarasa yang super pedas dan diberi nama "sate petir".

"Kalau resepnya udah dari turunan. Si Mbah suami saya dulu kan jualan sate kambing juga," kata Marni.

Warung ini tak cuma menyediakan sate, melainkan makanan berbahan kambing lainnya juga. Seperti, tongseng, gule kambing, hingga nasi goreng kambing. Sate petir dibanderol Rp20.000 per porsinya. Sementara paket sate dengan nasi dan minuman dibanderol Rp25.000 per porsi. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Resep Praktis Nasi Goreng Seafood Bumbu Jawa Timur
  2. Krengsengan Kambing Khas Jawa Timur yang Menggugah Selera
  3. Soto Ayam Lombok, Wisata Kuliner di Malang Paling Legendaris
  4. Mengenal Sejarah Kuliner Nusantara
  5. Wisata Kuliner Khas Makassar di Jakarta
#Wisata Kuliner Yogyakarta #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan