Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menhub: Penanganan Insiden KM Sinar Baru Dilakukan Seminggu

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 21 Juni 2018
Menhub: Penanganan Insiden KM Sinar Baru Dilakukan Seminggu

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan penanganan kecelakaan tenggelamnya KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba, Sumatra Utara, pada Senin (18/6), akan dilakukan selama tujuh hari.

"Penanganan ini akan kami lakukan selama tujuh hari, jika dianggap diperlukan akan ditambah lagi tiga hari," kata Menteri Budi Karya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta

Budi mengatakan pemerintah berkomitmen mencari korban-korban yang hilang, melakukan reformasi pada peraturan yang berlaku dan melakukan investigasi terhadap pihak-pihak terkait apabila ada suatu pelanggaran peraturan yang dilakukan.

Hingga saat ini, pemerintah beserta pemangku kepentingan terkait seperti Basarnas, KNKT, Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten sudah melakukan pembagian tugas dengan membentuk beberapa tim untuk menangani kecelakaan ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua dari kiri). Foto: MP/Mauritz

Tim-tim tersebut terbagi menjadi : Tim pendaftaran orang hilang yang terindikasi sebagai penumpang, tim pencarian dan pertolongan, tim pencari fakta penyebab kecelakan, tim penanganan korban yang meninggal dunia maupun selamat, tim pemulangan korban, dan tim media center.

"Kami ada beberapa tim, di antaranya ada tim pencarian itu dibawah Basarnas, tim penelusuran itu dibawah KNKT. Ketua KNKT masih di sana, besok saya akan temui dan kita akan diskusi lebih detail," kata Budi seperti dilansir Antara.

Sampai siang tadi dilaporkan bahwa total korban kecelakaan kapal yang sudah ditemukan sebanyak 22 orang. Korban yang selamat ada 21 orang dan empat korban meninggal dunia. Ketiga korban meninggal dunia saat ini tengah dilakukan identifikasi oleh Polda Sumatra Utara.

Ketua Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Muhammad Syaugi, menyatakan ada tambahan korban satu orang yang ditemukan pukul 14.20 WIB.

"Tambahan korban yang ditemukan jam 14.20 tadi satu orang wanita, meninggal dunia. Jaraknya kurang lebih 3-5 kilometer. Jadi empat korban meninggal itu ditemukan antara 3-4 kilometer dari titik koordinat pertama ditemukan korban," kata Syaugi.


Pencarian Kapal Motor Sinar Bangun Di Danau Toba (Foto: AP)

Menyusul kejadian kecelakaan yang terjadi, saat ini kapal-kapal yang berlayar di Danau Toba belum diperbolehkan berlayar sampai dengan aspek keselamatan terpenuhi, kecuali Kapal Roro Sumut 1 dan Sumut 2 yang digunakan untuk pertolongan.

Kementerian Perhubungan juga akan memberikan 5.000 pelampung (life jacket) kepada operator kapal motor.

Selain itu, Kemenhub melakukan audit keselamatan terhadap semua kapal yang beroperasi di Danau Toba, dan akan dilakukan renovasi kualitas dermaga dan infrastruktur pada lima dermaga di Danau Toba. (*)

#Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi #Kapal Tenggelam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Indonesia
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar setelah mengalami mati mesin. Basarnas menyebut 70 orang berada di kapal dan 24 penumpang masih dalam pencarian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Indonesia
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
KM Nurul Salsa karam di perairan Selayar. Awalnya disebut 50 penumpang, ternyata 70 orang. 41 selamat, 24 masih hilang. Basarnas dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Bravo Tim SAR, Semua Korban Tenggelam Kapal KM Intim Teratai Selamat!
Kapal naas yang berlayar dari Kupal menuju Kota Ternate itu membawa 246 penumpang dan awak, dan semuanya berhasil diselamatkan.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Bravo Tim SAR, Semua Korban Tenggelam Kapal KM Intim Teratai Selamat!
Indonesia
Kapal Sembako Tenggelam di Lombok, DPR Suruh Basarnas Libatkan BMKG Bantu Evakuasi
DPR meminta Basarnas memprioritaskan pencarian kapal motor KM Kembang Kurma asal Sumenep, Jawa Timur, yang dilaporkan karam di perairan utara Pulau Lombok.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Kapal Sembako Tenggelam di Lombok, DPR Suruh Basarnas Libatkan BMKG Bantu Evakuasi
Dunia
Korban Tewas Feri Tenggelam di Sulu Tembus 40 Orang, Setelah Hanya Belasan di Hari Pertama
Penjaga Pantai Filipina mencatat sebanyak 316 orang berhasil selamat dalam insiden tenggelamnya kapal feri penumpang-kargo M/V Trisha Kerstin 3
Wisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
Korban Tewas Feri Tenggelam di Sulu Tembus 40 Orang, Setelah Hanya Belasan di Hari Pertama
Dunia
Kapal Feri Tenggelam di Laut Sulu, Belasan Jasad Ditemukan
Kapal feri M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di Basilan, Filipina Selatan. Sebanyak 18 orang tewas, 24 hilang, dan 317 berhasil diselamatkan.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Kapal Feri Tenggelam di Laut Sulu, Belasan Jasad Ditemukan
Bagikan