Mengenang Sosok Kwik Kian Gie, ‘Kader Banteng’ yang Pernah Melawan PDIP di Pemilu 2019

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 29 Juli 2025
Mengenang Sosok Kwik Kian Gie, ‘Kader Banteng’ yang Pernah Melawan PDIP di Pemilu 2019

Tokoh Nasional, Kwik Kian Gie. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin), Kwik Kian Gie, meninggal dunia pada Senin (28/7).

Kwik Kian Gie meninggal dunia dalam usia 90 tahun. Kwik masuk pemerintahan saat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjabat sebagai Presiden RI.

Lalu, ia melanjutkan perannya di era Megawati Soekarnoputri. Sementara di era Gus Dur, Kwik Kian Gie menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999-2000).

Kemudian, ia menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001-2004) di era Megawati.

Baca juga:

Kwik Kian Gie Wafat, Andreas Hugo Pareira Kenang Kritik Tajam ke Rezim Soeharto

Kwik lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada tanggal 11 Januari 1935. Kwik pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) pada 1955.

Namun, ia hanya setahun kuliah di di UI sebelum melanjutkan studi ke luar negeri.

Pada 1956, Kwik Kian Gie melanjutkan studi ke Nederlandsche Economiche Hogeschool Rotterdam yang kini bernama Erasmus Universiteit Rotterdam, hingga lulus pada 1963

Setelah lulus, Kwik tak langsung pulang ke Indonesia. Dia bekerja sebagai asisten atase kebudayaan dan penerangan Kedutaan Besar RI di Den Haag, selama satu tahun.

Baca juga:

Prabowo Ungkapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Ekonom Kwik Kian Gie, Unggah Foto Hitam Putih

Kemudian, ia menjadi direktur perusahaan perkebunan NV Handelsonderneming IPILO, Amsterdam.

Kehidupan di negeri kincir angin membawa perubahan besar bagi kehidupan pribadi Kwik. Ia berangkat ke Belanda sendirian, tetapi ketika pulang ke Indonesia Kwik membawa serta tiga orang bersamanya.

Sekembalinya ke Indonesia pada 1970, putra seorang pengusaha hasil bumi ini memasuki dunia bisnis.

Awalnya, ia memimpin lembaga keuangan nonbank, yaitu Indonesia Financing & Investment Company selama tiga tahun.

Ia juga membuka usaha pengelolaan perkebunan di bawah PT Jasa Dharma Utama dan mendirikan PT Altron Panorama Electronics, yang disebut terakhir menjadi agen tunggal dan distributor beberapa barang elektrik dan elektronik.

Baca juga:

Ekonom dan Kader Tulen PDIP Kwik Kian Gie Meninggal di Usia 90 Tahun

Kwik juga dikenal peduli pada dunia pendidikan. Ia ikut mendirikan SMA Erlangga di Surabaya (1954), dan menjadi pengurus Yayasan Trisakti sejak 1968.

Pada 1982, Kwik turut mendirikan Institut Manajemen Prasetiya Mulya, sekolah MBA pertama di Indonesia.

Lima tahun kemudian, ia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) bersama sejumlah koleganya.

Pada 1987, Kwik hengkang dari dunia bisnis (meski hingga 1990 namanya masih tercatat sebagai direktur utama PT Altron Niagatama Nusa).

Menurut dia, kegiatan bisnis bukan tujuan utama, melainkan batu loncatan ke dunia pendidikan dan politik.

Kwik merupakan politisi kawakan PDI-Perjuangan. Selanjutnya, Kwik melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI.

Di sana, ia pun dipercaya menjadi Wakil Ketua MPR RI. Selepas itu, Kwik menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi (1999-2000) serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (2001–2004).

Atas jasa-jasanya, ia pun dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana oleh Pemerintah Republik Indonesia, penghargaan tinggi yang mencerminkan kontribusi luar biasanya dalam bidang ekonomi dan pembangunan nasional.

Meskipun telah menjadi menteri, daya kritis tetap milik Kwik. Saat menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, ia mengancam akan mundur dari jabatannya itu jika Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS) tetap diperpanjang.

Ia menganggap perpanjangan waktu pembayaran utang para konglomerat bermasalah itu dianggapnya tidak adil dan mengorbankan rakyat.

Pada Pemilu Presiden 2019, ia menjadi salah satu penasihat ekonomi dari pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal ini tentu mengejutkan publik, karena sebagai sebagai kader PDIP Kwik malah mendukung lawan politik.

Sepanjang hidupnya, Kwik jadi pribadi yang sederhana dan tidak silau oleh kekuasaan.

Bahkan, setelah keluar dari pemerintahan, ia tetap vokal menyuarakan kritik terhadap kebijakan ekonomi yang menurutnya menyimpang dari konstitusi dan tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Ia juga aktif di media sosial dan menjadi rujukan generasi muda dalam memahami ekonomi makro dan politik anggaran negara. (knu)

#Kwik Kian Gie #Ekonom #Tokoh Nasional #Meninggal Dunia
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Mengejutkan Piala Dunia 2026: Belanda Disebut Jadi Juara, Portugal Harus Gigit Jari
Joachim Klement telah memprediksi juara Piala Dunia 2026. Belanda secara mengejutkan disebut bakal keluar sebagai jawara tahun ini.
Soffi Amira - Senin, 01 Juni 2026
Prediksi Mengejutkan Piala Dunia 2026: Belanda Disebut Jadi Juara, Portugal Harus Gigit Jari
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Karangan Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Doa Mengalir untuk 16 Korban Kecelakaan Kereta
Stasiun Bekasi Timur dipenuhi karangan bunga hingga doa dari banyak orang. Hal itu demi mengenang 16 korban kecelakaan maut kereta.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Karangan Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Doa Mengalir untuk 16 Korban Kecelakaan Kereta
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia Wafat di Madinah, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Jemaah calon haji Indonesia meninggal dunia di Madinah. Ia dilaporkan wafat setelah mengalami penurunan kondisi di bandara.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia Wafat di Madinah, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Indonesia
Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL Tewaskan 14 Orang, Pemprov DKI Siapkan Santunan
Kecelakaan maut kereta di Bekasi Timur menewaskan 14 orang, termasuk empat orang warga Jakarta. Pemprov DKI pun akan memberikan santunan.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL Tewaskan 14 Orang, Pemprov DKI Siapkan Santunan
Indonesia
Longsor di Bantargebang Tewaskan 4 Orang, DLH DKI Aktifkan Operasi Darurat
DLH DKI Jakarta mengaktifkan operasi darurat usai insiden longsor di TPST Bantargebang. Kejadian itu menewaskan empat orang.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
Longsor di Bantargebang Tewaskan 4 Orang, DLH DKI Aktifkan Operasi Darurat
ShowBiz
Unggahan Terakhir Vidi Aldiano di Instagram Dibanjiri Doa dan Ucapan Perpisahan
Unggahan terakhir Vidi Aldiano di Instagram kini dibanjiri doa dan ucapan perpisahan. Ia meninggal dunia pada Sabtu (7/3).
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Unggahan Terakhir Vidi Aldiano di Instagram Dibanjiri Doa dan Ucapan Perpisahan
ShowBiz
Profil Vidi Aldiano, Begini Perjalanan Kariernya di Industri Musik Indonesia
Perjalanan karier Vidi Aldiano dimulai sejak masih kecil. Ayahnya merupakan seorang pengusaha di bidang teknologi audio. Lalu, Ibunya adalah guru piano.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Profil Vidi Aldiano, Begini Perjalanan Kariernya di Industri Musik Indonesia
ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Indonesia
Presiden Prabowo Kenang Try Sutrisno: Prajurit Sejati, Pemimpin Sederhana
Presiden Prabowo Subianto pimpin pemakaman militer Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP Kalibata dan menetapkan Hari Berkabung Nasional 2-4 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Presiden Prabowo Kenang Try Sutrisno: Prajurit Sejati, Pemimpin Sederhana
Bagikan