Kesehatan

Mengenal Tumor Testis yang Diidap Sebastien Haller

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 21 Juli 2022
Mengenal Tumor Testis yang Diidap Sebastien Haller

Sebastien Haller. (Foto: Twitter@BVB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMAIN baru Borussia Dortmund, Sebastien Haller, dikabarkan mengidap tumor testis. Dia pun langsung dipulangkan ke Dortmund, yang tengah menjalani tur pramusim di Swiss untuk menjalani pengobatan agar bisa pulih.

"Sebastien #Haller harus meninggalkan kamp pelatihan #BVB di Bad Ragaz karena sakit dan telah melakukan perjalanan kembali ke Dortmund. Selama pemeriksaan, ditemukan tumor testis," tulis pihak Dortmund di Instagram resminya, Selasa (19/7).

Apa sebenarnya tumor testis itu? Dan apakah bisa disembuhkan?

Mengutip laman Alodokter, tumor testis adalah kondisi ketika testis atau buah zakar terdapat pertumbuhan sel-sel abnormal yang menyebabkan munculnya benjolan. Biasanya, tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor testis termasuk jenis kanker yang cukup langka dan paling terjadi pada pria berusia 15-49 tahun.

Baca juga:

Kanker Testis, Kanker Langka yang Penuh Mitos


Tumor ini biasanya hanya tumbuh di satu testis. Gejala yang paling sering terjadi adalah munculnya benjolan atau pembengkakan di testis. Benjolan tersebut bisa sebesar kacang atau lebih besar. Ada beberapa gejala lain seperti nyeri di testis, penimbunan cairan di skrotum, rasa berat atau tidak nyaman di skrotum, sakit atau pegal di area perut dan selakangan, serta perbedaan ukuran dan bentuk kedua sisi kantong skrotum.

Tidak diketahui penyebab pasti kondisi ini, tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker testis. Faktor tersebut adalah mengalami kelainan perkembangan testis, pernah mengalami kanker testis sebelumnya, memiliki keluarga dengan riwayat kanker testis, dan mengalami HIV/AIDS.

Jika tidak segera ditangani, tumor testis bisa menyebar ke organ tubuh lain. Kondisi tersebut dapat memunculkan sejumlah gejala sesuai dengan tempat penyebaran sel-sel kanker, seperti batuk terus-menerus, batuk berdarah, muncul benjolan atau pembengkakan di leher, sakit punggung bawah, sesak napas, hingga pembengkakan dan pembesaran payudara.

Baca juga:

Benarkah Mengonsumsi Minyak Ikan Berpengaruh pada Testis?

Mengenal Tumor Testis yang Diidap Sebastian Haller
Harus segera ditangani dokter. (Foto: Unsplash/Walter Otto)

Pengobatan kanker testis tergantung pada jenis dan stadium kanker yang dialami pasien. Metode pengobatannya bisa melakukan orkiektomi, yaitu operasi pengangkatan testis yang terkena kanker. Operasi ini adalah pilihan pertama untuk mengatasi semua jenis dan stadium tumor testis.

Selain itu juga melakukan metode pengangkatan kelenjar getah bening yang sudah menyebar ke kelenjar getah bening di area perut. Pasien juga bisa melakukan radioterapi yang bertujuan untuk menghancurkan sel-sel kanker dengan menggunakan sinar radiasi tinggi. Ada juga kemoterapi yang nantinya dokter akan memberikan obat antikanker untuk membunuh sel-sel kanker.

Kemoterapi bisa dilakukan sebagai terapi untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker, juga sebagai terapi sebelum dan setelah dilakukan operasi pengangkatan benjolan dan kelenjar getah bening. (and)

Baca juga:

Jangan Pernah Menahan Ejakulasi, Ini Akibatnya!

#Borussia Dortmund #Sepakbola #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Bodo/Glimt vs Borussia Dortmund: Ujian Berat Menanti Wakil Jerman di Norwegia
Prediksi Bodo/Glimt vs Borussia Dortmund kemungkinan bakal seru. Raksasa Jerman kini menanti ujian berat di Norwegia.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi Bodo/Glimt vs Borussia Dortmund: Ujian Berat Menanti Wakil Jerman di Norwegia
Berita
Klasemen Liga Jerman Bundesliga Usai Borussia Dortmund Dipaksa Werder Bremen Imbang 2-2, Masih Memimpin
Borussia Dortmund ditahan Werder Bremen 2-2 pada pekan kelima Bundesliga 2026/2027. Sempat unggul dua gol, Dortmund tetap memimpin klasemen.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Klasemen Liga Jerman Bundesliga Usai Borussia Dortmund Dipaksa Werder Bremen Imbang 2-2, Masih Memimpin
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan