PEMAIN baru Borussia Dortmund, Sebastien Haller, dikabarkan mengidap tumor testis. Dia pun langsung dipulangkan ke Dortmund, yang tengah menjalani tur pramusim di Swiss untuk menjalani pengobatan agar bisa pulih.
"Sebastien #Haller harus meninggalkan kamp pelatihan #BVB di Bad Ragaz karena sakit dan telah melakukan perjalanan kembali ke Dortmund. Selama pemeriksaan, ditemukan tumor testis," tulis pihak Dortmund di Instagram resminya, Selasa (19/7).
Apa sebenarnya tumor testis itu? Dan apakah bisa disembuhkan?
Mengutip laman Alodokter, tumor testis adalah kondisi ketika testis atau buah zakar terdapat pertumbuhan sel-sel abnormal yang menyebabkan munculnya benjolan. Biasanya, tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor testis termasuk jenis kanker yang cukup langka dan paling terjadi pada pria berusia 15-49 tahun.
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
Tumor ini biasanya hanya tumbuh di satu testis. Gejala yang paling sering terjadi adalah munculnya benjolan atau pembengkakan di testis. Benjolan tersebut bisa sebesar kacang atau lebih besar. Ada beberapa gejala lain seperti nyeri di testis, penimbunan cairan di skrotum, rasa berat atau tidak nyaman di skrotum, sakit atau pegal di area perut dan selakangan, serta perbedaan ukuran dan bentuk kedua sisi kantong skrotum.
Tidak diketahui penyebab pasti kondisi ini, tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker testis. Faktor tersebut adalah mengalami kelainan perkembangan testis, pernah mengalami kanker testis sebelumnya, memiliki keluarga dengan riwayat kanker testis, dan mengalami HIV/AIDS.
Jika tidak segera ditangani, tumor testis bisa menyebar ke organ tubuh lain. Kondisi tersebut dapat memunculkan sejumlah gejala sesuai dengan tempat penyebaran sel-sel kanker, seperti batuk terus-menerus, batuk berdarah, muncul benjolan atau pembengkakan di leher, sakit punggung bawah, sesak napas, hingga pembengkakan dan pembesaran payudara.
Baca juga:
Pengobatan kanker testis tergantung pada jenis dan stadium kanker yang dialami pasien. Metode pengobatannya bisa melakukan orkiektomi, yaitu operasi pengangkatan testis yang terkena kanker. Operasi ini adalah pilihan pertama untuk mengatasi semua jenis dan stadium tumor testis.
Selain itu juga melakukan metode pengangkatan kelenjar getah bening yang sudah menyebar ke kelenjar getah bening di area perut. Pasien juga bisa melakukan radioterapi yang bertujuan untuk menghancurkan sel-sel kanker dengan menggunakan sinar radiasi tinggi. Ada juga kemoterapi yang nantinya dokter akan memberikan obat antikanker untuk membunuh sel-sel kanker.
Kemoterapi bisa dilakukan sebagai terapi untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker, juga sebagai terapi sebelum dan setelah dilakukan operasi pengangkatan benjolan dan kelenjar getah bening. (and)
Baca juga: