Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
10 November

Mengenal Tombolotutu, Calon Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Tengah

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 09 November 2021
Mengenal Tombolotutu, Calon Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Tengah

Tombolotutu yang berjuang demi Parigi Moutong. (Foto: parigimoutongkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN Joko Widodo akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh bangsa pada 10 November 2021. Salah satunya Tombolotutu, sosok istimewa di mata warga Sulawesi Selatan, terutama di keluarga Tombolotutu. Lalu, siapa sebenarnya Tombolotutu?

Selain Tombolotutu, Jokowi juga akan memberikan gelar pahlawan nasional ke sutradara sekaligus sastrawan Usmar Ismail, pejuang asal Kalimantan Tengah Sultan Aji Muhammad Idris, dan Raden Aria Wangsakara pejuang sekaligus pendiri wilayah Tangerang. Proses pemberian gelar tersebut nantinya diserahkan secara resmi kepada keluarga para almarhum di Istana Bogor.

Baca juga:

Pelesiran di Negeri Aing: ke Taman Makam Pahlawan Kalibata

Mengenal Tombolotutu, Calon Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Tengah
Marose, pasukan khusus Belanda. (Foto: Instagram@matapadi)

Mengutip laman Pemkab Parigi Moutong, wacana menjadikan Tombolotutu sebagai pahlawan nasional sebenarnya disuarakan sejak 1990-an. Namun upaya untuk mencapai hal itu terkendala dokumen resmi sebagai data primer.

Banyak upaya yang ditempuh untuk memperoleh gelar pahlawan nasional bagi Tombolotutu. Salah satunya ketika Universitas Tadulako bekerja sama dengan Kabupaten Parigi Moutong untuk meneliti perjuangan Tombolotutu dalam berjuang melawan penjajahan Belanda.

Penelitian yang dimulai pada 2017 itu akhirnya menghasilkan sebuah buku berjudul Bara Perlawanan di Teluk Tomini yang menggambarkan perjuangan Tombolotutu melawan Belanda.

Tombolotutu yang lahir pada 1857 merupakan keturunan dari Raja Massu yang merupakan Raja Moutong ketiga. Ia menjadi Raja Moutong keempat dalam usia yang sangat muda, 20 tahun. Dalam kepemimpinannya, Raja Tombolotutu sangat dekat dengan rakyatnya. Kebiasaan ini dilatarbelakangi oleh sang ayah yang senantiasa berkunjung dan melihat langsung rakyat yang dipimpinnya.

Perjuangan Tombolotutu yang paling membekas adalah ketika melawan pasukan utusan Belanda, yakni Marsose. Marsose merupakan pasukan khusus atau pasukan elite Belanda yang pernah diturunkan saat Perang Diponegoro dan Perang Aceh.

Baca juga:

Nama-Nama Tokoh Asal Betawi yang Patut Dibanggakan Penduduk Jakarta

Mengenal Tombolotutu, Calon Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Tengah
Rumah Raja Tombolotutu di Parigi Moutong. (Foto: sigarayaparigimoutong)

Kala itu, pasukan Marsose yang dikerahkan untuk menumpas perlawanan Tombolotutu kurang lebih berjumlah 170 orang.

“Kita sudah bisa membayangkan bagaimana kekuatan Tombolotutu saat itu. Meski dengan pasukan Marsose, Belanda tidak pernah berhasil menumpas Tombolotutu. Ini data sejarah. Karena itu menurut saya Tombolotutu layak diusulkan menjadi pahlawan nasional,” kata tokoh masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, Taswin Borman.

Keluarga besar Tombolotutu pun mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat karena menetapkan Tombolotutu menjadi pahlawan nasional.

“Sejak mulai mengusulkan hingga Tombolotutu masuk dalam salah satu daftar pahlawan nasional, butuh waktu yang panjang dan ini menjadi satu kebanggaan bagi kami. Hingga akhirnya tokoh Tombolotutu tercatat dalam lembaran negara bersama dengan sejumlah tokoh lainnya,” kata Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu mengutip laman ANTARA, Minggu (7/11).

Berangkat dari penetapan ini, menurut Samsurizal, tidak menutup kemungkinan masih ada tokoh-tokoh dari provinsi ini yang memenuhi syarat untuk diajukan kembali ke tim peneliti dan pengkaji gelar pusat. (and)

Baca juga:

Bernard Wilhem Lapian Wartawan Pertama Yang Dianugerahi Gelar Pahlawan

#Breaking #Hari Pahlawan #Pahlawan Nasional #Gelar Pahlawan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Darat Magnitudo 5,5 Guncang Kupang, Berpotensi Ada Susulan
BMKG memastikan guncangan gempa bumi tersebut tidak berpotensi memicu tsunami
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,5 Guncang Kupang, Berpotensi Ada Susulan
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Enggano Bengkulu Tanpa Potensi Tsunami
Petugas pemantau memastikan belum menerima laporan mengenai kerusakan fisik bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan di perairan barat daya Enggano tersebut
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Enggano Bengkulu Tanpa Potensi Tsunami
Olahraga
Persija Jakarta Resmi Umumkan Kedatangan Nadeo Argawinata, Dikontak 5 Tahun
Perekrutan Nadeo Argawinata lewat kesepakatan transfer dengan Borneo FC, melibatkan perpindahan dua pemain muda Persija, Aditya Warman dan Ibrah Ohorella.
Frengky Aruan - Rabu, 22 Juli 2026
Persija Jakarta Resmi Umumkan Kedatangan Nadeo Argawinata, Dikontak 5 Tahun
Indonesia
Prabowo Lantik Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Pukul 15.00 WIB Sore Ini
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB di Istana Negara. Sudaryono akan menjabat sebagai Kepala BGN definitif dan tidak merangkap jabatan Wamentan.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Prabowo Lantik Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Pukul 15.00 WIB Sore Ini
Indonesia
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala Baru BGN, tidak akan Rangkap Jabatan Wamentan
Sudaryono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), akan menggantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala Baru BGN, tidak akan Rangkap Jabatan Wamentan
Indonesia
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya, tapi tetap diminta awasi MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi
KPK menetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi
Indonesia
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan sejumlah pihak lainnya. 

Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Olahraga
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Stjepan Loncar didatangkan Persija dengan kontrak dua musim.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Olahraga
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Timnas Inggris mencatakan pencapaian terbaik di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966 setelah mengalahkan Prancis 6-4
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Bagikan