Mengenal Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) untuk Kurangi CO2

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 27 Desember 2023
Mengenal Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) untuk Kurangi CO2

Mengenal fungsi dan pentingnya teknologi CCS. (Unsplash/Chris LeBoutillier)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENANGKAPAN dan Penyimpanan Karbon atau Carbon Capture and Storage (CCS) menjadi fokus utama dalam upaya mengatasi pemanasan global. Teknologi ini merujuk pada rangkaian proses yang bertujuan menangkap karbon dioksida (CO2).

Karbon yang ditangkap berasal dari sumber-sumber emisi besar, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah CO2 yang dilepaskan ke atmosfer, dan menyimpannya dengan aman untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Tahapan utama dalam teknologi CCS melibatkan:

Baca Juga:

Solar Panel Jadi Solusi Pengurangan Emisi Karbon dalam Produksi Air Minum

Karbon dioksida yang ditangkap bisa disimpan ke dalam bumi atau ke kedalaman laut. (Unsplash/Joseph Barrientos)

Pemisahan dan penangkapan CO2

Proses ini melibatkan pemisahan CO2 dari gas buang di sumber-sumber emisi besar seperti pembangkit listrik, industri, atau fasilitas yang menggunakan bahan bakar fosil atau biomassa. Teknologi absorpsi dan pemisahan CO2 telah lama digunakan dalam industri untuk tujuan ini.

Pengangkutan CO2

CO2 yang berhasil ditangkap diangkut melalui pipa, kapal, kereta api, atau truk ke tempat penyimpanan atau penggunaan berikutnya, mirip dengan pengangkutan gas lainnya.

Penyimpanan CO2

CO2 yang sudah ditangkap kemudian disimpan dalam fasilitas yang aman. Salah satunya dengan memasukkannya ke dalam lapisan batuan di bawah permukaan Bumi yang tidak aktif. Metode lain mencakup injeksi ke kedalaman laut yang aman.

Menurut International Energy Agency (IEA), sekitar 56% dari total emisi CO2 berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, membuat CCS menjadi krusial untuk mengurangi emisi.

Baca Juga:

F1 Uji Coba Pembangkit Listrik Paddock Mandiri untuk Pangkas Emisi Karbon

CCS masih menghadapi tantangan biaya infrastruktur nan tinggi. (Unsplash/Matthias Heyde)

CCS tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi CO2. Namun juga pada pemanfaatan CO2 yang tertangkap untuk aplikasi lain atau penyimpanan dalam formasi geologi yang dalam, seperti reservoir minyak dan gas yang sudah tidak aktif.

Ini memungkinkan CO2 yang tertangkap untuk digunakan kembali atau disimpan secara permanen. Meski memiliki potensi besar dalam mengurangi emisi, CCS masih dihadapkan pada tantangan seperti biaya yang tinggi, kebutuhan infrastruktur, dan isu-isu keamanan penyimpanan CO2.

Dengan dukungan dan pengembangan lebih lanjut, CCS memiliki potensi besar untuk menjadi elemen kunci dalam upaya global mengurangi emisi CO2 dan melawan perubahan iklim.

CCS digagas sebagai teknologi krusial dalam menanggulangi dampak perubahan iklim global. Dengan terus berkembangnya teknologi, harapannya terletak pada implementasi lebih lanjut dan peningkatan efisiensi CCS di masa depan. (waf)

Baca Juga:

Tanam Pohon Bersama TemanBumi untuk Kurangi Emisi Karbon

#Sains #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy mengeluhkan perubahan warna di sekitar kamera. Namun, penyebabnya sangat sepele.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Dunia
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Penghentian itu dilakukan di tengah kekhawatiran atas penebangan lebih dari 300 hektare hutan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Tekno
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Diprediksi, produk yang akan diluncurkan dalam acara tersebut yakni MacBook Ultra.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Samsung Galaxy S27 Ultra kini mulai mengungkap bocoran warnanya. HP itu juga membawa baterai 5.700 mAh.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Tekno
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Vivo Y600k Turbo resmi meluncur dengan baterai jumbo 9.020 mAh. HP ini dibanderol seharga Rp 7,4 juta.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Tekno
Xiaomi 18 Ultra Kabarnya Batal Meluncur, ini Alasan dan Bocoran Spesifikasinya
Xiaomi 18 kabarnya batal meluncur. Penyebabnya kemungkinan karena harganya yang terlalu mahal.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Xiaomi 18 Ultra Kabarnya Batal Meluncur, ini Alasan dan Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Honor Magic 9 Meluncur Global Januari 2027, Siap Tantang Samsung Galaxy S27
Honor Magic 9 dijadwalkan meluncur global Januari 2027. HP ini akan menjadi pesaing Samsung Galaxy S27.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Honor Magic 9 Meluncur Global Januari 2027, Siap Tantang Samsung Galaxy S27
Tekno
Bocoran Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max, Tembus Rp 28 Juta?
Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max kini bocor. HP tersebut dibanderol mulai dari harga Rp 28 jutaan.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Bocoran Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max, Tembus Rp 28 Juta?
Bagikan