Mengenal Parvo, Virus Mematikan yang Mengintai Anjing Kesayanganmu

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 24 Januari 2020
Mengenal Parvo, Virus Mematikan yang Mengintai Anjing Kesayanganmu

Parvo menyerang lambung dan usus kecil pada anjing (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI balik kelucuannya, anjing mudah terserang berbagai macam penyakit. Penyakit berbahaya yang disebabkan virus mematikan selalu mengintai teman bulumu itu. Salah satu virus tersebut bernama parvo.

Parvo disebabkan oleh virus bernama Canine Parvovirus tipe 2 atau CPV-2. Virus ini biasanya menyerang anak anjing berusia enam sampai 16 minggu. Meski begitu, anjing dewasa juga tetap berpotensi terkena virus ini.

Baca juga:

Air, Nutrisi Penting bagi Anjing

Melansir AKC, Merck Veterinary Manual mengklasifikasikan virus ini sebagai penyakit yang menyerang lambung dan usus kecil. Sel pada usus kecil akan terinfeksi, sehingga merusak penyerapan dan mengganggu penghalang usus.

Virus ini juga memengaruhi sumsum tulang dan jaringan limfopoietic, dan dalam beberapa kasus juga dapat mempengaruhi jantung. Oleh karena itu, virus parvo ini dianggap sebagai salah satu virus mematikan bagi anjing, khususnya anak anjing.

Menyerang anak anjing berusia 16 minggu (Foto: Pexels/Chevanon Photography)

Pada gejala awal, biasanya anjing tidak memiliki nafsu makan sama sekali dan seringkali muntah berlendir. Gejala tersebut juga diikuti dengan buang air besar yang berair dan berbau tidak sedap.

Tubuh anjing pun akan melemah karena tidak ada asupan di dalam tubuh dan mengalami dehidrasi. Hewan lucu berbulu ini menjadi tidak semangat untuk beraktivitas. Mereka cenderung berdiam diri tak berdaya di sudut kandangnya layaknya manusia yang sedang sakit berat.

"Potensi hidup anjing yang terkena parvo itu 50:50, tergantung bagaimana antibodi yang dimiliki olehnya" ujar salah satu Dokter di Klinik perawatan hewan. Pada masa ini, dokter akan menganjurkan hewan kesayanganmu itu dirawat inap beberapa hari untuk diberi obat dan asupan melalui infus.

Baca juga:

Mengenal Profesi Dog Handler, sang Pendamping Anjing saat Kompetisi

Namun, menurut beberapa survey, para pencinta anjing justru menyarankan agar tidak merawatnya di klinik hewan. Menurut mereka, anjing kurang mendapatkan perawatan yang baik dan merasa kesepian karena tidak didampingi pemiliknya. Meskipun hal ini merupakan pendapat pribadi masing-masing pencinta anjing.

Kehadiranmu menentukan kesembuhan anjingmu (Foto: Pexels/Helena Lopes)

Adapun, untuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan ialah tetap membawa anjing kesayangan ke klinik perawatan untuk mendapatkan penanganan langsung yang pasti. Pada penanganan pertama, dokter akan memberikan sebuah cairan khusus melalui suntikan untuk memberi asupan kepada anjing supaya tidak mengalami kelaparan dan dehidrasi.

Virus mematikan ini biasanya menyerang anjing dalam waktu 8-10 hari. Menurut Dokter hewan, dalam perawatan intensif anjing akan melewati berbagai tahapan untuk menentukan potensi kesembuhan mereka. Ya, paling buruknya anjing bisa mati.

Dalam 8-10 hari itu, terdapat tiga hari yang menjadi penentuan. Hari itu disebut sebagai masa kritis. Masa kritis merupakan tahap saat virus menyerang ke seluruh tubuh dan dapat membuat kondisi kesehatan anjing semakin buruk. Kondisi ini berlangsung selama 72 jam atau tiga hari.

Percaya atau tidak, intensitas kehadiranmu dalam menjenguk anjingmu menjadi salah satu faktor penentu keselamatan hewan berbulu kesayanganmu itu. Sering-seringlah menjenguk dan bawalah mainan-mainan baru untuknya, terutama saat masa kritisnya. Jika anjingmu berhasil melewati masa kritis, potensi selamat pada anjingmu akan besar. (nic)

Baca juga:

Ketahui Perilaku Alpha Pada Anjing Peliharaan

#Anjing #Hewan Peliharaan #Anjing Peliharaan #Virus #Penyakit
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Berita
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Korban bencana Sumatra terancam tertular campak di pengungsian. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penularan campak paling tinggi.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Indonesia
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah gencarkan sosialisasi penggunaan masker dan perkuat kesiapan faskes untuk mencegah penularan superflu di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Indonesia
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
"Kami akan memastikan nama pelapor tetap kami rahasiakan, jadi tidak perlu takut," kata Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan Sidabalok
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Indonesia
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Pramono berharap regulasi ini dapat berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan warga Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Indonesia
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi memberlakukan Pergub larangan jual-beli daging anjing dan kucing di Jakarta.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Indonesia
Anjing Liar Goyang Pariwisata Babel, Pemprov Terbitkan Kebijakan Eliminasi
Kini banyak anjing liar di kawasan objek wisata Babel yang kerap mengganggu pengunjung, bahkan sampai melakukan penyerangan terhadap para wisatawan
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Anjing Liar Goyang Pariwisata Babel, Pemprov Terbitkan Kebijakan Eliminasi
Indonesia
Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Bahkan, seluruh puskesmas di tingkat kecamatan telah membuka layanan 24 jam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Bagikan