Mengenal Konsep dan Fungsi Koperasi Desa Merah Putih yang Dibangga-banggakan Prabowo

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 21 Juli 2025
Mengenal Konsep dan Fungsi Koperasi Desa Merah Putih yang Dibangga-banggakan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (21/7). Sekitar 80 ribu Kopdes Merah Putih diluncurkan serentak. Adapun peresmian simbolis digelar di Klaten, Jawa Tengah.

Lantas, apa itu Kopdes Merah Putih yang jadi salah satu program andalan Prabowo ?

Koperasi Merah Putih adalah gerakan ekonomi rakyat berbasis desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip gotong royong, kemandirian, dan kepemilikan bersama.

Koperasi ini bukan hanya tempat simpan pinjam atau jual beli, tetapi wadah pembangunan ekonomi yang dikelola langsung oleh dan untuk masyarakat desa.

Koperasi ini juga menjadi solusi bagi warga desa untuk mengakses layanan keuangan tanpa riba, menjual hasil tani dengan harga adil, mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, dan mengembangkan potensi lokal.

Baca juga:

Puluncuran Koperasi Merah Putih Ditunda, ESDM Bakal Jadikan Sebagai Pangkalan LPG

Tujuan dan Manfaat Koperasi Merah Putih

  • Memperkuat Perekonomian Desa

Koperasi Merah Putih, koperasi ini mendorong pemanfaatan potensi lokal seperti pertanian, UMKM, dan logistik untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

  • Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Menurut informasi dari Desa Bancak, koperasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga desa melalui berbagai kegiatan ekonomi.

  • Mendorong Ketahanan Pangan

Koperasi ini berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui distribusi hasil pertanian yang efisien.

  • Mewujudkan Desa Mandiri

Koperasi Merah Putih menjadi salah satu langkah menuju desa mandiri dan Indonesia Emas 2045.

Baca juga:

Tinjau Koperasi Merah Putih di Klaten, Zulhas: Presiden Prabowo Siap Resmikan 21 Juli 2025

Koperasi Merah Putih didukung oleh pemerintah, yang dibuktikan dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Pemerintah menargetkan pembentukan 70 ribu -80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia.

Jenis Usaha yang dikelola Koperasi Merah Putih

  1. Outlet gerai sembako
  2. Outlet gerai obat murah/apotek desa
  3. Outlet kantor koperasi
  4. Outlet koperasi simpan pinjam
  5. Outlet klinik desa
  6. Outlet cold storage/cold chain
  7. Layanan logistik

(Knu)

#Koperasi Merah Putih #Presiden Prabowo Subianto #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Latihan Militer untuk Calon Manajer Kopdes Merah Putih Dihentikan, Gerindra Sebut Presiden Prabowo Dengarkan Aspirasi Rakyat
Setiap masukan masyarakat dalam upaya perbaikan, penyempurnaan program kerja strategis pemerintah akan didengar dan ditindaklanjuti.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Latihan Militer untuk Calon Manajer Kopdes Merah Putih Dihentikan, Gerindra Sebut Presiden Prabowo Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan di Agustus 2026
Para manajer akan ditempatkan sesuai daerah asal masing-masing agar lebih memahami karakteristik wilayah dan memudahkan pengelolaan koperasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan di Agustus 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Indonesia
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko menegaskan komitmen mendukung ketahanan pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, pengembangan industri, dan peningkatan SDM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Indonesia
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang mencakup pangan, perdagangan, industri, hingga pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Indonesia
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Purbaya mengimbau masyarakat menghindari kekhawatiran berlebih
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Indonesia
Hasil Evaluasi 5 Peserta Meninggal, Wamenhan Coret Manajer Koperasi Merah Putih dari Komcad
Kemenhan membatalkan rencana menjadikan manajer Koperasi Merah Putih sebagai Komcad setelah lima peserta meninggal. Program diganti dengan pelatihan bela negara dan manajerial.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Hasil Evaluasi 5 Peserta Meninggal, Wamenhan Coret Manajer Koperasi Merah Putih dari Komcad
Indonesia
Latsarmil Calon Manajer Kopdes Diubah Jadi Bela Negara, Modul Manajerial Disuplai Kemenkop dan KKP
Kementerian Pertahanan memangkas durasi latsarmil program Manajer Koperasi Merah Putih menjadi dua pekan setelah lima peserta meninggal. Pelatihan diganti dengan Bela Negara dan dilanjutkan pendidikan manajerial.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Latsarmil Calon Manajer Kopdes Diubah Jadi Bela Negara, Modul Manajerial Disuplai Kemenkop dan KKP
Bagikan