Fashion

Mengenal James Maina Mwangi, Pria 'Paling Stylish' di Afrika saat Pandemi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 04 Agustus 2020
Mengenal James Maina Mwangi, Pria 'Paling Stylish' di Afrika saat Pandemi

Seorang pria memproklamirkan diri sebagai pria paling stylish di Afrika (Foto: facebook James Maina Mwangi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEORANG pria bernama James Maina Mwangi percaya bahwa dirinya merupakan pria dengan penampilan 'paling stylish' di seluruh Arfika, bahkan mungkin dunia. Hal itu lantaran pakaiannya yang sangat nyentrik hingga membuat orang sulit tidak setuju jika dirinya sangat stylish.

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, saat James datang ke Nairobi di Kenya, dia hanya memiliki satu baju dan orang-orang menertawakannya lantaran mereka mengenal ayahnya, yang merupakan seorang pejuang kebebebasan terhormat tetapi miskin.

Baca Juga:

Viral, Fenomena Langka 'Tornado Nyamuk' Gegerkan Rusia

Penampilan nyentrik dari James menjadi sorotan internasional (Foto: facebook/James Maina Mwangi)

Usai kejadian tersebut, James meminta sesuatu dari Tuhan untuk membuat dirinya menonjol, dan James akhirnya memutuskan untuk mengusung gaya busana flamboyan.

James telah menggunakan pakaian dan aksesorisnya yang berwarna cerah untuk terlihat menonjol di jalanan ibukota Kenya sejak saat itu. Bahkan James telah menarik perhatian internasional berkat gaya berpakaiannya.

James mengklaim memiliki 160 jas, lebih dari 200 pasang sepatu, 300 topi, serta aksesori seperti pulpen, kaus kaki, hingga case ponsel pintar. Warnanya cukup beragam, mulai dari hijau neon hingga kuning kunyit. James selalu memadupadankan busananya agar terlihat serasi, begitu juga dengan warna maskernya sejak pandemi COVID-19 di Afrika.

Baca Juga:

Seniman Kue Berbakat Ini Viral Karena Ciptakan Dessert Ilusi Optik

Kendati lusinan masker wajah stylish harganya terbilang tak murah, pria yang mengaku berpenampilan paling stylish di Afrika itu, tak bisa melewatkan kesempatan ini untuk menambah koleksi pakainnya yang sangat mengesankan.

Usai putus sekolah di usia 12 tahun lantaran ekonomi keluarga yang tak memadai, James Maina Mwangi mencari nafkah sebagai Jack of All Trades, dan terkadang meminjamkan pakaian berwarna-warni pada anggota gerejanya.

Lantas dari mana James mendapat pakaian yang berwarna-warni itu? Menurut sebuah laporan berita Kenya, pria necis berusia 59 tahun itu memiliki seorang penjahit yang setia dan paham akan visinya, serta menerima karya-karya unik dari para pengagumnya di seluruh dunia.

Harga kostum lengkap yang dikenakan James cukup lumayan, bila ditotal mulai dari USD 92 hingga USD 750 atau sekitar Rp11 juta. (Ryn)

Baca juga:

Viral Fenomena Semangka Persegi Asal Jepang, Enak Dilihat Tapi...

#Viral #Style #Fashion
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Roby mengungkapkan bahwa selama di Polsek Kemayoran, Suderajat sama sekali tidak mengeluhkan adanya sakit fisik atau intimidasi dari petugas
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lifestyle
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Pada awalnya, lagu ini ditulis untuk merayakan kebebasan Tiongkok setelah melewati masa peperangan melawan Jepang pada tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Indonesia
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Selain tabung, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) pada sebuah kotak berwarna merah muda yang berisi berbagai macam obat-obatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Indonesia
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Pedagang es gabus yang dituduh pakai spons, mendapat bantuan dari TNI berupa kulkas hingga kasur.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Selain masa tahanan, penyidik juga mempertimbangkan ketentuan denda yang relatif kecil serta Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) sebagai landasan hukum.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Ketegangan bermula saat seorang pengguna jalan lain merekam aksi pasutri tersebut dan mencoba mengingatkan agar tidak merokok saat berkendara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ShowBiz
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Sejak awal, Valentino dikenal lewat gaun-gaun merahnya sehingga dikenal dalam dunia mode sebagai 'Valentino red'.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Bagikan