Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Bo Bendsneyder, Pembalap Moto2 Berdarah Indonesia

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 15 Maret 2022
Mengenal Bo Bendsneyder, Pembalap Moto2 Berdarah Indonesia

Bo Bendsneyder. (Foto: MotoGP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJELANG MotoGP Mandalika yang bakal digelar 18-20 Maret 2022 mendatang, rupanya ada satu pembalap asal Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia. Adalah Bo Bendsneyder, pembalap muda yang saat ini membela tim Pertamina Mandalika SAG Team di kelas Moto2.

Kelas tersebut berada satu level di bawah MotoGP yang nanti juga akan membalap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akhir pekan mendatang. Bo telah mulai membela Pertamina SAG Mandalika Team sejak 2021 lalu, tahun pertama pembentukan tim asal Indonesia tersebut.

Sebelumnya Pertamina SAG Mandalika Team akan menunjuk Dimas Ekky Pratama sebagai pembalap mereka. Namun pada Rabu (23/12) tim tersebut mengumumkan kursi Dimas akan diganti oleh Bo, pembalap yang pernah jadi juara dunia GP125 pada 2005 silam.

Baca Juga:

Produk Lokal Made In Negeri Aing Ternyata Dipakai Pembalap MotoGP dan Moto2

Bo Bendsneyder membalap untuk Pertamina Mandalika SAG Team. (Foto: MotoGP)

Meski berkebangsaan Belanda, namun Bo memiliki darah keturunan Indonesia yang datang dari kakek pihak ayahnya. Kakek Bo pindah ke Belanda pada 1956 dari Surabaya hingga kini keluarga Bo telah menetap di Belanda. Bo sendiri lahir di Rotterdam pada 4 Maret 1999.

Bo juga merupakan seorang pembalap bertalenta, terlihat sejak awal karirnya yang memilih turun di ajang road racing. Saat itu Bo yang masih berusia 12 tahun memilih road racing ketimbang motorcross seperti Jeffrey Herlings yang telah memiliki nama besar di MXGP.

Pembalap berusia 23 tahun tersebut mulai berkompetisi di kejuaraan nasional Jerman dan Belanda dengan mengendarai motor Honda NSF100 dan Moriwaki pada 2011. Berselang tiga tahun Bo membalap di kelas Moto3 Jerman hingga setahun kemudian Bo pindah ke Red Bull Rookies Cup.

Baca Juga:

Kontrak Bersejarah Helm Indonesia Mejeng di Kepala Pembalap MotoGP

Bo Bendsneyder saat berada di kelas Red Bull Rookies Cup. (Foto: MotoGP)

Dirinya tampil begitu dominan di kelas Red Bull Rookies Cup melawan pembalap-pembalap yang kini juga telah berada di kelas Grand Prix seperti Fabio di Giannantonio, Raul Fernandez, Kaito Toba, Ayumu Sasaki, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pembalap bernomor 64 tersebut sukses meraih sepuluh podium pada kelas Red Bull Rookies Cup yang delapan di antaranya merupakan kemenangan. Selain di kelas tersebut, dirinya juga turun pada ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship bersama Dutch Racing Team mengendarai motor Honda.

Pada kelas tersebut Bo berhasil mengakhiri musim di peringkat ketujuh dengan torehan satu podium. Talenta Bo membuatnya dilirik oleh tim bergengsi di kelas Moto3 Grand Prix yaitu KTM Ajo, tim paling sukses di Moto2 dan Moto3 serta telah melahirkan banyak pembalap bintang.

Baca Juga:

MotoGP, Olahraga Mahal Hingga Miliaran Rupiah

Bo Bendsneyder membela KTM Ajo Moto3 Grand Prix. (Foto: MotoGP)

Musim pertamanya di Moto3 Grand Prix pada 2016 berjalan dengan baik, dirinya berhasil menyabet dua podium di Silverstone, Inggris, dan Sepang, Malaysia. Namun sayang pada 2017 Bo puasa podium dan hanya berhasil mengakhiri musim di peringkat ke-17.

Kemudian pada usia 19 tahun Bo pindah ke Moto2, yaitu pada tahun 2018 membela tim asal Perancis Tech 3 Racing. Namun sayang Bo masih kesulitan tampil kompetitif, bahkan mesin motornya meledak pada seri GP Italia yang mengakibatkan tulang tibia kirinya patah.

Setelah itu Bo pindah ke NTS RW Racing GP pada 2019 dan masih kesulitan hingga pada akhir musim 2020 dirinya memutuskan pindah ke WorldSSP. Sempat dikabarkan telah resmi membela Dutch EAB Racing Team, namun tampaknya dibatalkan demi membela Pertamina SAG Mandalika Team. (WAF)

Baca Juga:

Jelang MotoGP Mandalika 2022, Cek Rekomendasi Hotel Dekat Sirkuit Mandalika

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Changan Deepal S05 resmi masuk Indonesia dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, BEV dan REEV. Varian REEV diklaim mampu tempuhclebih dari 1.100 kilometer.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Lifestyle
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Mereka sengaja melepas tangan dan kaki sepenuhnya untuk menjajal fitur intelligent parking assist.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Lifestyle
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
GIIAS 2026 akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
Lifestyle
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive) menjamin penyaluran tenaga lebih optimal saat menghadapi berbagai medan tanjakan kota besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Bagikan