Mengenal Bangunan Tangsi Belanda Yang Ambruk di Wilayah Kerajaan Siak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Mengenal Bangunan Tangsi Belanda Yang Ambruk di Wilayah Kerajaan Siak

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cagar Budaya Tangsi Belanda yang ada di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau ambruk di bagian lantai duanya.

Kejadian ini mengakibatkan korban luka yang merupakan rombongan sisi yang sedang berkunjung.

Lantas bagaimana sejarah bangunan cagar budaya Tangsi Belanda.

Tangsi Belanda sendiri menjadi salah satu bangunan ikonik yang bernilai sejarah bagi Kabupaten Siak. B

Tangsi dibangun oleh Belanda pada tahun 1860 M saat Siak di bawah pemerintahan sultan ke-9 Kerajaan Siak, yakni Sultan Assaidis Syarif Ismail Abdul Jalil Jalaluddin (1827-1864). Lalu mulai digunakan sebagai tempat singgah para tentara Belanda pada 1868 M.

Selain sebagai tempat singgah para tentara Belanda, tangsi ini juga digunakan sebagai kantor residen, gudang senjata, penjara,serta kantor controleur.

Bangunan yang dibangun oleh belanda ini tentu meninggalkan jejak arsitektur yang khas laiknya Eropa pada masa itu. Mulai dari fasad, gaya interiornya yang cenderung punya ceiling yang cukup tinggi.

Bangunan Tangsi Belanda ini memiliki lima bangunan utama dan sejumlah bangunan kecil serta sumur tua berdiameter sekitar 2,5 meter yang berada di bagian halamannya.

Ada pula penjara di dalamnya seluasnya 2-3 meter, yang bisa berisikan 4-8 orang, penjara ini berisi tahanan anak-anak pribumi yang tidak mau mengikuti peraturan pemerintah.

Bangun ini didukung sejumlah bangunan kecil serta sumur tua berdiameter sekitar 2,5 meter yang berada di bagian halamannya.

Kerja Sama Belanda dan Kerajaan Siak

Sebelum Tangsi ini dibangun, Belanda dan Kerajaan Siak menjalin kerja sama yang disebut sebagai Traktat Siak.

Kerja sama ini mencakup sektor pertanian, perkebunan dan pertambangan. Pada saat itu siak ini sangat kaya akan sumber daya alamnya, terutama rempah-rempah.

Kerja sama ekonomi antara Belanda dengan ini bersifat saling menguntungkan. Hubungan antara keduanya pun harmonis.

Konflik militer antara Kerajaan Siak dengan Belanda hanya pernah terjadi pada tahun 1753 yang dikenal sebagai Perang Guntung.

Peperangan ini dimenangkan oleh Kerajaan Siak di bawah pimpinan Tengku Buang Asmara. Setelah itu, dari berbagai catatan sejarah, tidak ada lagi yang menyebutkan terjadinya konflik milter antara Kerajaan Siak dengan Belanda. (Tka)

#Bangunan Ambruk #Belanda #Cagar Budaya
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mengenal Bangunan Tangsi Belanda Yang Ambruk di Wilayah Kerajaan Siak
Tangsi dibangun oleh Belanda pada tahun 1860 M saat Siak di bawah pemerintahan sultan ke-9 Kerajaan Siak.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Mengenal Bangunan Tangsi Belanda Yang Ambruk di Wilayah Kerajaan Siak
Indonesia
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Wali Kota Solo, Resparti Ardi, menerima kunjungan Dubes Belanda, Selasa (27/1). Ia pun mengusulkan pemulangan artefak Museum Radya Pustaka.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Indonesia
Cagar Budaya Nasional Kini Jadi 313, Fadli Zon: Kita Punya Potensi Puluhan Ribu Artefak Keren
Sebagai solusi percepatan, pemerintah mewacanakan pembentukan tim khusus untuk melakukan penilaian dan kurasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Cagar Budaya Nasional Kini Jadi 313, Fadli Zon: Kita Punya Potensi Puluhan Ribu Artefak Keren
Indonesia
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya
Pemerintah pusat akan hadir melakukan revitalisasi cagar budaya yang ada, termasuk Keraton Solo.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya
Indonesia
Gedung Eks Sekolah di Kelapa Gading Ambruk, Mandor Proyek Tewas
Bangunan tiga lantai itu diketahui sedang dalam proses renovasi oleh pengembang Agung Podomoro Land (APL) untuk diratakan dan dijual sebagai kavling.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
Gedung Eks Sekolah di Kelapa Gading Ambruk, Mandor Proyek Tewas
Indonesia
Mandor Jadi Korban Perobohan Gedung Tiga Lantai di Kelapa Gading, 10 Jam Baru Bisa Dievakuasi
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.36 WIB
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Mandor Jadi Korban Perobohan Gedung Tiga Lantai di Kelapa Gading, 10 Jam Baru Bisa Dievakuasi
Olahraga
Lolos Piala Dunia, Koeman Akui Belanda Main di Bawah Standar Saat Kualifikasi Harus Banyak Berbenah
Ronald Koeman menilai masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki Timnas Belanda sebelum turun di putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Lolos Piala Dunia, Koeman Akui Belanda Main di Bawah Standar Saat Kualifikasi Harus Banyak Berbenah
Indonesia
Bantai Lithuania 4-0, Belanda Amankan Tiket Piala Dunia 2026
Lithuania harus puas menjadi juru kunci Grup G dengan hanya tiga poin setelah dibantai Belanda 4 gol tanpa balas.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Bantai Lithuania 4-0, Belanda Amankan Tiket Piala Dunia 2026
Indonesia
Pesantren SAQJ Situbondo Libur Sepekan Pascainsiden Atap Asrama Ambruk Tewaskan Santriwati
Keputusan meliburkan proses pembelajaran ini diambil menyusul insiden ambruknya atap bangunan asrama putri yang menyebabkan satu santriwati meninggal dunia.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Pesantren SAQJ Situbondo Libur Sepekan Pascainsiden Atap Asrama Ambruk Tewaskan Santriwati
Indonesia
Joglo Semipermanen TPQ Fathul Ilmi Ambruk, 14 Santri Luka-Luka
Peristiwa ambruknya Joglo TPQ Fathul Ilmi terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Oktober 2025
Joglo Semipermanen TPQ Fathul Ilmi Ambruk, 14 Santri Luka-Luka
Bagikan