Kesehatan

Mengatasi Mata Kelilipan juga Ada Caranya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 31 Januari 2022
Mengatasi Mata Kelilipan juga Ada Caranya

Kelilipan bisa menimbulkan masalah mata yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat. (Foto: Unsplash/Amanda Dalbjörn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT mata kelilipan karena debu, serpihan kayu, atau bulu mata yang rontok, umumnya seseorang akan mengucek mata begitu saja. Padahal kelilipan bisa menimbulkan masalah mata yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Ketika benda asing masuk ke mata, biasanya benda tersebut menempel pada kornea mata atau konjungtiva mata. Umumnya, kelilipan tidak bahaya. Namun, di kasus tertentu, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi bahkan berpotensi menyebabkan hilangnya penglihatan.

Mengutip laman Alodokter, ada beberapa gejala yang timbul saat kelilipan, yakni rasa tertekan dan mengganjal pada mata, mata perih atau sakit, mata berair, hingga penglihatan kabur. Pada kasus yang sangat jarang, misalnya terjadi benturan yang cukup keras, benda asing juga bisa menancap di mata. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala berupa keluarnya banyak cairan atau darah dari mata.

Baca juga:

Bahaya Dibalik Mengucek Mata Saat Gatal

Mengatasi Mata Kelilipan juga Ada Caranya
Hindari mengeluarkan benda asing menggunakank cotton bud. (Foto: Unsplash/Olivier Bergeron)

Benda asing yang masuk ke mata perlu dikeluarkan sesegera mungkin. Jika dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius seperti infeksi, luka, hingga munculnya jaringan parut pada kornea.

Jika penyebab kelilipan adalah debu atau bulu tipis, umumnya mata akan mengeluarkan air mata untuk membantu membersihkan mata. Tapi saat benda asing yang cukup besar, maka cara yang bisa dilakukan antara lain jangan langsung mengucek mata. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun hingga bersih sebelum menyentuh area mata. Jika kamu sedang menggunakan lensa kontak, lepaskan terlebih dahulu. Cari keberadaan benda asing pada mata dengan bantuan cermin dan pastikan cahaya dalam ruangan cukup.

Baca juga:

Akibat Negatif Terlalu Sering Mengucek Mata

Mengatasi Mata Kelilipan juga Ada Caranya
Segera konsultasikan ke dokter jika ada masalah. (Foto: Unsplash/JESHOOTS.COM)

Apabila benda asing sudah ditemukan, siapkan wadah berisi air hangat dan benamkan mata yang kelilipan ke dalam wadah air tadi. Jika benda asing ada pada bagian dalam kelopak mata bagian atas, tarik secara perlahan kelopak mata tersebut.

Kedipkan mata beberapa kali di dalam air, guna mengeluarkan benda asing yang ada pada mata. Hindari mengeluarkan benda asing di mata dengan menggunakan benda padat, seperti tusuk gigi, pinset, atau cotton bud.

Kebanyakan kondisi kelilipan sebenarnya bisa ditangani sendiri di rumah. Namun jika setelah melakukan langkah-langkah di atas benda tersebut tidak kunjung keluar, segera konsultasikan ke dokter. (and)

Baca juga:

Jangan Tunda Periksa Dokter Mata Jika Sudah Muncul Gejala Rabun Jauh

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan